Fotokeratitis (ultraviolet keratitis)

Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 11 Mei 2020 . Waktu baca 3 menit
Bagikan sekarang

Definisi

Apa itu fotokeratitis?

Fotokeratitis adalah kerusakan kornea mata (selaput transparan di lapisan terluar mata) yang terbakar akibat paparan berlebih dari radiasi sinar UV, baik dari sinar matahari atau sumber cahaya lainnya (seperti flash kamera atau peralatan las listrik).

Kornea mata yang terbakar dapat menyebabkan rasa sakit, perubahan penglihatan, hingga bahkan kebutaan permanen.

Tanda-tanda & Gejala

Apa saja tanda-tanda dan gejala fotokeratitis (ultraviolet keratitis)?

Gejala fotokeratitis mungkin termasuk:

  • Rasa sakit, sedang hingga parah
  • Mata merah
  • Sensitif terhadap cahaya
  • Air mata berlebihan
  • Penglihatan buram
  • Sensasi mata berpasir, seperti merasa kelilipan setiap saat

Jika Anda memiliki tanda-tanda atau gejala-gejala di atas atau pertanyaan lainnya, konsultasikanlah dengan dokter Anda. Tubuh masing-masing orang berbeda. Selalu konsultasikan ke dokter untuk menangani kondisi kesehatan Anda.

Penyebab

Apa penyebab fotokeratitis?

Fotokeratitis disebabkan oleh radiasi UV berlebihan yang membakar kornea. Ini bisa diakibatkan oleh:

Diagnosis & Pengobatan

Informasi yang diberikan bukanlah pengganti nasihat medis. SELALU konsultasikan pada dokter Anda.

Bagaimana fotokeratitis didiagnosis?

Dokter akan terlebih dulu melakukan tes pemeriksaan dasar untuk mengamati mata Anda, dan bertanya seputar riwayat kesehatan Anda serta paparan radiasi apa yang baru-baru ini Anda alami.

  • Dokter akan memeriksa kelopak mata, pupil, dan penglihatan Anda secara keseluruhan.
  • Spesialis mata mungkin akan mengecek mata Anda lebih lanjut menggunakan lampu slit untuk mengamati permukaan lapisan mata dengan lebih detail.
  • Dokter mungkin akan meneteskan obat mata khusus yang mengandung pewarna (fluorescein) untuk membuat warna Anda menguning. Mata Anda kemudian akan disenter cahaya biru untuk mencari letak kerusakan pada kornea. Perubahan warna ini hanya bersifat sementara.

Jika dokter menemukan adanya kerusakan kornea, yang kemudian dipastikan karena paparan radiasi UV, barulah diagnosis fotokeratitis bisa diresmikan.

Bagaimana fotokeratitis diobati?

Pengobatan termasuk obat pereda nyeri yang diminum dan obat tetes mata khusus untuk mencegah infeksi lebih lanjut. Selanjutnya, Anda akan diminta untuk menjalani pemeriksaan lanjutan dalam 24-48 jam setelahnya untuk memastikan kondisi kornea memulih.

Pengobatan di Rumah

Apa saja perubahan gaya hidup atau pengobatan rumahan yang dapat dilakukan untuk mengatasi fotokeratitis?

Perubahan gaya hidup berikut bisa membantu Anda mengatasi fotokeratitis di rumah:

  • Lepas lensa kontak (jika memakainya) ketika merasakan nyeri atau sakit mata.
  • Pakai kacamata hitam jika Anda sensitif terhadap cahaya. Pastikan memiliki jaminan pelindung 100% dari UVA dan UVB
  • Gunakan pelumas mata atau air mata buatan untuk melembapkan mata.
  • Gunakan masker pelindung mata ketika mengoperasikan peralatan las listrik.

 Bila ada pertanyaan, konsultasikanlah dengan dokter untuk solusi terbaik masalah Anda.

Hello Health Group tidak memberikan nasihat medis, diagnosis, maupun pengobatan.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy
Sumber

Baca Juga:

    Yang juga perlu Anda baca

    Apa Benar Kena Air Hujan Bisa Bikin Sakit?

    Banyak orang yang jatuh sakit setelah hujan-hujanan. Benarkah terkena air hujan memengaruhi kesehatan kita? Bagaimana cara mengatasinya?

    Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Risky Candra Swari
    Hidup Sehat, Fakta Unik 22 Oktober 2020 . Waktu baca 4 menit

    Cara Mengatasi Gejala Leptospirosis, Penyakit Khas di Musim Hujan

    Leptospirosis adalah salah satu penyakit yang sering bermunculan saat musim hujan. Saat gejala leptospirosis mulai terasa, segera atasi dengan cara ini.

    Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Adelia Marista Safitri
    Hidup Sehat, Tips Sehat 22 Oktober 2020 . Waktu baca 4 menit

    Efek Makan Mi untuk Penderita Diabetes dan Tips Aman Mengonsumsinya

    Meski populer, mi instan sering dicap sebagai makanan tidak sehat. Lantas, apakah penderita diabetes boleh makan mi instan?

    Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Risky Candra Swari
    Penyakit Diabetes, Diabetes Tipe 2 22 Oktober 2020 . Waktu baca 5 menit

    Panduan Makanan Bergizi untuk Orang dengan Thalassemia

    Salah satu masalah orang thalasemia adalah masalah gizi. Apa saja pilihan makanan dan nutrisi yang tepat untuk penderita thalasemia?

    Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
    Ditulis oleh: Rr. Bamandhita Rahma Setiaji
    Penyakit Kelainan Darah, Thalasemia 22 Oktober 2020 . Waktu baca 7 menit

    Direkomendasikan untuk Anda

    covid-19 vaksin yang terburu-buru

    Pro Kontra Rencana Vaksin COVID-19 di Indonesia

    Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
    Ditulis oleh: Ulfa Rahayu
    Dipublikasikan tanggal: 23 Oktober 2020 . Waktu baca 7 menit
    cara mengobati sengatan lebah

    Pertolongan Pertama untuk Mengobati Sengatan Lebah

    Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
    Dipublikasikan tanggal: 23 Oktober 2020 . Waktu baca 3 menit
    KDRT konflik rumah tangga

    Alasan Psikologis Mengapa Korban KDRT Susah Lepas dari Jeratan Pasangan

    Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
    Dipublikasikan tanggal: 22 Oktober 2020 . Waktu baca 4 menit
    tips menghindari perceraian

    7 Rahasia Menghindari Perceraian dalam Rumah Tangga

    Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Novita Joseph
    Dipublikasikan tanggal: 22 Oktober 2020 . Waktu baca 5 menit