Demam Pada Anak

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 11 Mei 2020 . Waktu baca 11 menit
Bagikan sekarang

Definisi

Apa itu demam pada anak?

Demam pada anak adalah peningkatan suhu tubuh anak secara sementara, sering disebabkan oleh penyakit. Kondisi ini menunjukkan bahwa ada sesuatu yang tidak beres dalam tubuh anak. 

Oleh karena itu, demam pada anak-anak dianggap sebagai respons normal terhadap berbagai kondisi yang mana infeksi adalah kondisi yang paling umum. Jika suhu anak Anda lebih tinggi dari 38℃, anak-anak Anda pasti mengalami memiliki demam. 

Menurut Stanford Children’s Health, demam bukan merupakan penyakit, tapi gejala atau tanda bahwa tubuh anak Anda sedang berjuang melawan penyakit atau infeksi. Demam merangsang pertahanan tubuh, mengirimkan sel darah putih dan sel “pejuang” lainnya untuk melawan dan menghancurkan penyebab infeksi. 

Kenaikan suhu tubuh pada anak juga dapat terjadi karena:

  • Bahan kimia, yang disebut sitokin dan mediators, dibuat dalam tubuh sebagai respon terhadap pengganggu tubuh. 
  • Tubuh membuat lebih banyak makrofag. Ini adalah sel-sel yang berperang ketika “penyusup” hadir dalam tubuh. Sel ini “memakan” organisme penyerang. 
  • Tubuh sibuk berusaha membuat antibodi alami yang melawan infeksi. Antibodi ini akan mengenali infeksi saat mencoba menyerang. 
  • Banyak bakteri tertutup dalam membran yang seperti mantel. Ketika selaput ini rusak atau pecah, isi yang lepas bisa jadi racun bagi tubuh. Mereka kemudian merangsang otak untuk menaikkan suhu tubuh. 

Seberapa umum demam pada anak?

Demam pada anak-anak umum terjadi. Hampir setiap anak akan mengalami demam pada masanya. Biasanya, demam akan hilang dengan sendirinya pada hari ke-3 hingga ke-4. 

Kondisi ini dapat dikelola dengan mengurangi faktor risiko. Silakan diskusikan dengan dokter Anda untuk informasi lebih lanjut.

Gejala

Apa saja gejala demam pada anak?

Demam pada anak mungkin membuat ketidaknyamanan ketika suhu tubuh naik. Diikuti dengan kenaikan suhu tubuh lebih dari 38℃, gejala kondisi ini adalah:

  • Anak Anda tidak aktif dan banyak bicara seperti biasa
  • Anak Anda mungkin tidak merasa lapar atau haus
  • Anak Anda mungkin merasa tubuhnya hangat atau panas. Ingatlah jika anak Anda merasa “terbakar”,  suhu yang diukur mungkin tidak setinggi itu. 

Pada anak yang sehat, tidak semua demam harus diatasi. Namun, demam tinggi dapat membuat anak merasa tidak nyaman dan menciptakan masalah buruk, seperti dehidrasi

Demam mungkin tidak terlalu serius jika anak Anda masih:

  • Tertarik untuk bermain
  • Makan dan minum dengan baik
  • Merespon dan tersenyum pada Anda
  • Punya warna kulit yang normal
  • Terlihat baik-baik saja ketika suhu tubuhnya perlahan menurun. 

Kemungkinan ada tanda­-tanda dan gejala yang tidak disebutkan di atas. Bila Anda memiliki kekhawatiran akan sebuah gejala tertentu, konsultasikanlah dengan dokter Anda.

Bagaimana menentukan demam pada anak?

Ciuman lembut pada dahi atau tangan yang diletakkan pada permukaan kulit anak sudah cukup menunjukkan apakah anak Anda demam atau tidak. Namun, metode pengukuran suhu ini (disebut suhu sentuhan) tidak akan memberikan pengukuran yang akurat. 

Gunakan termometer digital yang dapat diandalkan untuk menginformasikan demam. Demam pada anak terjadi ketika suhu tubuh berada pada tahap ini:

  • Diukur secara oral (melalui mulut): 37,8℃
  • Diukur secara rektal (melalui dubur): 38℃
  • Diukur dalam posisi aksila (di bawah lengan): 37,2℃

Demam tinggi tidak menunjukkan tentang seberapa sakit anak Anda. Flu ringan dan infeksi virus terkadang bisa menyebabkan demam tinggi (38,9℃ hingga 40℃), tapi ini tidak berarti ada tanda masalah serius. 

Menurut Kids Health, nyatanya masalah serius pada bayi mungkin tidak menyebabkan demam atau justru menurunkan suhu tubuh (di bawah 36,1℃). 

Karena demam bisa naik dan turun, anak Anda mungkin kedinginan ketika suhu tubuh mulai naik. Anak mungkin berkeringat untuk melepaskan panas ekstra seraya menurunkan susu tubuhnya. 

 Terkadang, demam pada anak membuat napas berjalan lebih cepat dari biasanya dan mungkin mempercepat detak jantung. 

Kapan saya harus menghubungi dokter?

Anak dengan suhu tubuh lebih rendah dari 38,9℃ biasanya tidak membutuhkan pertolongan medis, kecuali mereka merasa sangat nyaman. Kids Health menyebut ada pengecualian penting dalam demam pada anak, yaitu:

Jika anak Anda berusia 3 tahun atau lebih muda mengalami suhu tubuh 38℃ atau lebih tinggi, segera hubungi dokter atau pergi ke unit gawat darurat. Demam yang ringan pun dapat menjadi tanda infeksi serius pada bayi yang sangat muda.

Selain itu, Anda harus menghubungi dokter Anda jika anak Anda memiliki salah satu dari gejala berikut:

  • Anak Anda berusia berapapun dan mengalami demam berulang dengan suhu tubuh di atas 40℃. 
  • Anak Anda lebih muda dari 2 tahun dan mengalami demam dengan suhu tubuh 38℃ yang bertahan lebih dari satu hari. 
  • Anak Anda berusia 2 tahun dan mengalami demam dengan suhu tubuh 38℃ yang bertahan lebih dari tiga hari. 
  • Bayi Anda rewel dan terus menangis. 
  • Bernapas lebih cepat atau tetap bernapas cepat meski demam sudah menurun. 
  • Anak menjadi lesu atau pemarah, muntah berulang kali, mengalami sakit kepala berat atau sakit perut, atau memiliki gejala lain menyebabkan ketidaknyamanan yang signifikan.
  • Mengalami demam setelah ditinggalkan di dalam mobil yang panas, dan berlangsung lebih dari tiga hari.
  • Memiliki kontak mata yang buruk.
  • Anak sudah diperiksa ke dokter tetapi kondisi lebih buruk atau gejala baru muncul lagi.
  • Mengalami kejang.
  • Anak memiliki masalah medis yang kompleks atau menggunakan resep obat secara berkepanjangan.

Penyebab

Apa yang menyebabkan demam pada anak?

Penting untuk mengingat bahwa demam tanpa gejala lain bukan merupakan penyakit. Demam pada anak dapat disebabkan oleh:

Infeksi

Kebanyakan demam disebabkan oleh infeksi atau penyakit lain. Demam bisa membantu tubuh untuk melawan infeksi dengan menstimulasi mekanisme pertahanan alami. 

Mengenakan pakaian terlalu berlebihan

Bayi, terutama yang baru lahir, mungkin demam karena mereka mengenakan pakaian terlalu berlebihan atau berada di lingkungan yang panas. Mereka belum bisa mengatur suhu tubuh seperti anak-anak dengan usia lebih tua. 

Karena demam pada bayi baru lahir dapat menunjukkan infeksi serius, bayi yang berpakaian berlebihan harus diperiksa oleh dokter jika demam. 

Imunisasi

Bayi dan anak-anak terkadang mengalami demam ringan setelah melalui imunisasi. 

Meskipun pertumbuhan gigi dapat menyebabkan suhu tubuh meningkat, itu biasanya tidak menyebabkan demam pada anak dengan suhu lebih dari 37,8℃.

Apa yang meningkatkan risiko terjadinya demam pada anak?

Ada banyak faktor risiko untuk demam pada anak, seperti:

  • Umur. Anak-anak dengan usia yang muda lebih mungkin tertular penyakit dan mengalami demam.
  • Kontak. Anak-anak dapat mengalami demam jika mereka kontak secara dekat dengan orang yang sakit, sehingga meningkatkan risiko terkena infeksi dan demam.
  • Imunitas. Anak-anak dengan sistem kekebalan tubuh lemah memiliki peningkatan risiko mengalami infeksi dan demam.
  • Makanan dan air. Makan makanan atau air yang terkontaminasi adalah salah satu risiko yang menyebabkan infeksi dan demam.

Diagnosis

Bagaimana demam pada anak didiagnosis?

Untuk mendiagnosis apakah anak Anda mengalami demam, dokter mungkin mengajukan pertanyaan tentang gejala yang dialami anak Anda dan riwayat kesehatan mereka. 

Dalam beberapa kasus, dokter dapat melakukan pemeriksaan fisik untuk memastikan kondisi anak Anda. Selain itu, berdasarkan riwayat kesehatan anak Anda dan pemeriksaan fisik dokter Anda dapat memerlukan tes seperti tes darah atau rontgen dada jika diperlukan.

Pengobatan

Informasi yang diberikan bukanlah pengganti saran medis. SELALU berkonsultasi dengan dokter Anda untuk informasi lebih lanjut.

Bagaimana saya dapat membantu mengatasi demam pada anak saya?

Tidak semua demam membutuhkan pertolongan. Dalam kebanyakan kasus, sebuah demam harus mendapat perawatan hanya jika anak mengalami ketidaknyamanan. Berikut beberapa cara untuk meredakan gejala yang biasanya datang bersama demam pada anak:

Obat-obatan

Infeksi saluran kemih, infeksi telinga, infeksi tenggorokan, infeksi sinus, infeksi kulit, infeksi gastrointestinal, dan pneumonia dapat diobati dengan antibiotik di rumah. Anak mungkin menerima antibiotik oral, suntikan, atau keduanya.

Jika anak Anda didiagnosis memiliki bakteri meningitis, mereka biasanya  diminta untuk dirawat di rumah sakit. Kemudian, mereka dapat diberikan acetaminophen atau ibuprofen untuk menurunkan demam.

Bayi berusia di bawah dua bulan tidak diperbolehkan diberikan obat untuk demam tanpa pemeriksaan dokter. Jika anak Anda punya masalah kesehatan, pemeriksaan dokter diperlukan untuk menentukan obat yang terbaik. 

Ingatlah bahwa obat demam bisa menurunkan suhu tubuh sementara, tapi biasanya tidak akan mengembalikannya pada suhu normal. Obat itu juga tidak akan meredakan penyebab dari demam.

Dehidrasi dapat terjadi selama demam pada anak-anak. Untuk mengatasi hal ini, anak dapat menerima cairan oral atau cairan intravena (IV). Jika seorang anak muntah, maka obat untuk mengontrol mual dapat diberikan melalui suntikan atau supositoria rektal.

Menciptakan kenyamanan di rumah

Berikut gaya hidup dan pengobatan rumahan yang dapat membantu Anda mengatasi demam pada anak-anak:

  • Berikan pakaian yang tidak berlebihan

Berikan pakaian yang cukup pada anak Anda dan balut mereka dengan satu lapis selimut. Pakaian dan balutan yang berlebihan dapat mencegah panas tubuh keluar dan menyebabkan suhu tubuh naik. 

  • Mandi air hangat

Hal ini dapat membantu anak merasa nyaman. Hal ini harus dilakukan tidak lebih dari 10 menit setiap jam

  • Jaga anak agar terhindar dari dehidrasi

Anak-anak kehilangan air lebih banyak dari kulit dan paru-paru selama demam. Anda dapat membantu mereka menghindari hal ini dengan mendorong mereka untuk minum cairan bening, tapi tanpa kafein atau air. 

Cairan ini bisa menjadi sup ayam, oralit, dan minuman rehidrasi lain yang tersedia di toko atau apotek.

  • Ciptakan kenyamanan pada kamar anak Anda

Pastikan suhu kamar tidur anak Anda berada pada suhu yang nyaman, tidak panas dan tidak dingin. 

  • Jangan gunakan air dingin untuk memandikan anak Anda

Spons air hangat hanya membantu menurunkan suhu tubuh sementara. Anak Anda pun bisa menjadi tidak nyaman dengan cara ini. 

Jangan pernah menggosok tubuh anak Anda dengan alkohol karena bisa menyebabkan keracunan jika diserap melalui kulit. Jangan pula mengompres anak Anda dengan air es atau air dingin karena dapat menyebabkan kedinginan hingga suhu tubuh naik. 

Makanan dan minuman

Sediakan banyak cairan untuk anak Anda untuk menghindari dehidrasi karena demam menyebabkan anak kehilangan cairan lebih cepat. Air, sup, dan gelatin berasa merupakan pilihan yang baik. 

Hindari minuman dengan kafein, seperti cola dan teh, karena bisa menyebabkan dehidrasi semakin parah karena buang air kecil terlalu sering.

Jika Anda memiliki pertanyaan, silakan berkonsultasi dengan dokter Anda untuk lebih memahami solusi terbaik untuk Anda.

Hello Health Group tidak memberikan saran medis, diagnosis atau pengobatan.

Pengobatan di rumah

Apa saja perubahan gaya hidup atau pengobatan rumahan yang dapat dilakukan untuk mengatasi demam pada anak?

Berikut gaya hidup dan pengobatan rumahan yang dapat membantu Anda mengatasi demam pada anak-anak:

  • Mandi air hangat. Hal ini dapat membantu anak merasa nyaman. Hal ini harus dilakukan tidak lebih dari 10 menit setiap jam
  • Jaga  anak agar terhindar dari dehidrasi. Anak-anak kehilangan air lebih banyak dari kulit dan paru-paru selama demam. Anda dapat membantu mereka menghindari hal ini dengan mendorong mereka untuk minum cairan bening tapi tanpa kafein atau air. Cairan ini bisa menjadi sup ayam, oralit, dan minuman rehidrasi lain yang tersedia di toko atau apotek.

Bila ada pertanyaan, konsultasikanlah dengan dokter untuk solusi terbaik masalah Anda.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy
Sumber

Baca Juga:

    Yang juga perlu Anda baca

    Kurap (Kadas)

    Kurap (kadas) adalah penyakit kulit akibat infeksi jamur yang menyerang permukaan kulit. Penyakit ini sangat menular dan ditandai dengan ruam.

    Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
    Ditulis oleh: Widya Citra Andini
    Kesehatan Kulit, Penyakit Infeksi Kulit 10 November 2020 . Waktu baca 11 menit

    Apa yang Terjadi Bila Kadar Limfosit Tinggi?

    Kadar limfosit tinggi bisa menjadi tanda bahwa Anda terkena penyakit tertentu, lho. Apa saja penyakit yang bisa sebabkan kadar limfosit melonjak?

    Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
    Ditulis oleh: Novita Joseph
    Penyakit Kelainan Darah, Kelainan Sel Darah Putih 10 November 2020 . Waktu baca 5 menit

    Bisul

    Bisul adalah benjolan berisi nanah yang berada di kulit Anda. Apa penyebabnya dan bagaimana cara mengobatinya? Simak ulasan lengkapnya di Hello Sehat.

    Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
    Ditulis oleh: Risky Candra Swari
    Kesehatan Kulit, Penyakit Infeksi Kulit 9 November 2020 . Waktu baca 10 menit

    Mengenal Neutropenia, Ketika Kadar Neutrofil Terlalu Rendah

    Neutropenia adalah rendahnya kadar neutrofil dalam darah. Neutrofil yang terlalu rendah dapat membuat Anda rentan infeksi, lebih fatal, berujung kematian.

    Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
    Ditulis oleh: Fajarina Nurin
    Penyakit Kelainan Darah, Kelainan Sel Darah Putih 9 November 2020 . Waktu baca 7 menit

    Direkomendasikan untuk Anda

    infeksi gusi periodontitis

    Periodontitis

    Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Risky Candra Swari
    Dipublikasikan tanggal: 27 November 2020 . Waktu baca 15 menit
    gejala flu

    7 Gejala Flu yang Tidak Boleh Disepelekan

    Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
    Ditulis oleh: Risky Candra Swari
    Dipublikasikan tanggal: 26 November 2020 . Waktu baca 7 menit
    kebotakan alias alopecia

    Alopecia (Kebotakan)

    Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
    Ditulis oleh: Lika Aprilia Samiadi
    Dipublikasikan tanggal: 23 November 2020 . Waktu baca 10 menit
    tinea cruris adalah

    Tinea Cruris

    Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
    Ditulis oleh: Fajarina Nurin
    Dipublikasikan tanggal: 10 November 2020 . Waktu baca 6 menit