Operasi Varises

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 11/05/2020 . Waktu baca 3 menit
Bagikan sekarang

Definisi

Apa itu operasi varises?

Varises vena adalah pembuluh balik (vena) yang membesar dan terbelit pada kaki Anda. Kondisi ini umumnya merupakan hal genetik dan dapat bertambah parah saat masa kehamilan dan jika kegiatan/pekerjaan Anda membutuhkan Anda untuk berdiri dalam waktu lama.

Pembuluh darah di kaki Anda mengandung katup satu arah untuk membantu aliran darah kembali ke jantung. Jika katup tidak bekerja dengan baik, darah akan mengalir di jalur yang salah, menyebabkan varises.

Kapan saya perlu menjalani operasi varises?

Operasi dapat membantu mencegah gejala dan komplikasi yang disebabkan oleh varises.

Pencegahan & peringatan

Apa yang harus diketahui sebelum menjalani operasi varises?

Kaos kaki khusus dapat membantu untuk mengontrol gejala tetapi tidak akan menyebuhkan varises. Terapi lainnya dapat digunakan, seperti melalui injeksi (foam sclerotherapy), radio-frequency ablation (RFA) atau endovenous laser ablation (EVLA). Varises dapat kambuh.

Proses

Bagaimana proses operasi varises?

Prosedur ini dilakukan dalam keadaan bius total. Lama prosedur kurang lebih 20 menit – 3 jam. Dokter Anda akan memutus pembuluh darah tipis dari pembuluh darah besar di kaki Anda melalui irisan di selangkangan paha atau di belakang lutut Anda. Selain itu, dokter mungkin akan membuat banyak irisan di sepanjang area varises untuk mengangkatnya. Varises utama umumnya akan dicabut menggunakan instrumen khusus.

Apa yang harus saya lakukan setelah menjalani operasi varises vena?

Setelah prosedur, Anda akan:

  • kembali ke rumah di hari yang sama, atau esoknya
  • kembali bekerja dalam beberapa hari, tergantung dari jenis pekerjaan yang Anda lakukan
  • jika luka operasi Anda sudah sembuh, Anda dapat kembali beraktivitas seperti biasanya saat Anda sudah merasa nyaman
  • olahraga rutin akan membantu Anda untuk cepat pulih. Sebelum memulai, mintalah saran dokter dan petugas medis yang menangani Anda

Komplikasi

Komplikasi apa yang bisa terjadi?

Operasi varises adalah prosedur yang aman. Namun, ada beberapa risiko komplikasi ringan yang mungkin terjadi. Konsultasikan dengan dokter bedah Anda seputar risiko yang mungkin akan Anda dapatkan.

Komplikasi dari sejumlah prosedur medis umumnya termasuk reaksi terhadap anestesi yang tidak terduga, pendarahan atau penggumpalan darah (deep vein thrombosis DVT).

Komplikasi lain yang lebih spesifik, yaitu:

  • timbul gumpalan di bawa luka
  • kebas atau rasa menggelitik
  • kerusakan saraf
  • varises vena kambuhan
  • timbul thread veins
  • pembengkakan pada kaki
  • cedera pada pembuluh nadi, pembuluh darah atau saraf kaki

Anda dapat mengurangi risiko komplikasi dengan berhati hati dan selalu mengikuti aturan dokter Anda seputar persiapan menerima endoskopi, seperti berpuasa dan menghentikan beberapa pengobatan tertentu.

Hello Health Group tidak menyediakan nasihat medis, diagnosis, atau pengobatan.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

    Apakah artikel ini membantu Anda?
    happy unhappy"

    Yang juga perlu Anda baca

    Penyebab Bau Kaki Tidak Sedap (dan Cara Mengusirnya)

    Masalah bau kaki tak sedap tentu sangat mengganggu. Untuk mengusir masalah ini, ikuti tips-tips dari para ahli dan bebaskan diri Anda dari bau kaki.

    Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
    Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
    Hidup Sehat, Tips Sehat 15/06/2020 . Waktu baca 5 menit

    6 Jenis Minyak Esensial untuk Mengatasi Masalah Pencernaan

    Masalah pencernaan bisa sangat mengganggu dan menyusahkan. Berbagai pengobatan pun Anda coba. Nah, sudahkah Anda menggunakan minyak esensial?

    Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
    Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
    Hidup Sehat, Tips Sehat 13/06/2020 . Waktu baca 4 menit

    Pura-pura Sakit? Bisa Jadi Anda Mengidap Sindrom Munchausen

    Tanpa Anda sadari, sering berpura-pura sakit ternyata bisa menandakan gangguan jiwa. Cari tahu tanda-tanda dan penyebab sindrom pura-pura sakit berikut ini.

    Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
    Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
    Hidup Sehat, Psikologi 13/06/2020 . Waktu baca 5 menit

    7 Mitos yang Salah Tentang Membentuk Otot

    Sudah olahraga mati-matian tapi otot tak juga terbentuk? Mungkin karena Anda mengikuti aturan membentuk otot yang hanya mitos belaka.

    Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
    Ditulis oleh: Adinda Rudystina
    Kebugaran, Hidup Sehat 12/06/2020 . Waktu baca 4 menit

    Direkomendasikan untuk Anda

    botol plastik hangat

    Amankah Minum Air dari Botol Plastik yang Sudah Hangat?

    Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
    Dipublikasikan tanggal: 10/07/2020 . Waktu baca 4 menit
    menjaga kebersihan diri

    Apakah Anda Termasuk Orang yang Cukup Bersih? Cek Dulu di Sini!

    Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Novi Sulistia Wati
    Dipublikasikan tanggal: 22/06/2020 . Waktu baca 5 menit
    frozen yogurt vs es krim sehat mana

    Frozen Yogurt Versus Es Krim, Lebih Sehat Mana?

    Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
    Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
    Dipublikasikan tanggal: 17/06/2020 . Waktu baca 5 menit
    arti kedutan

    Otot Sering Kedutan, Bahaya atau Tidak?

    Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
    Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
    Dipublikasikan tanggal: 15/06/2020 . Waktu baca 5 menit