Operasi Histerektomi Abdominal

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 11 Mei 2020 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Definisi

Apa itu operasi histerektomi abdominal?

Operasi histerektomi abdominal dilakukan untuk mengangkat seluruh atau sebagian rahim dengan sayatan pada perut. Selama operasi, dokter Anda dapat mengangkat rahim atau indung telur jika mereka merasa perlu.

Kapan saya perlu menjalani operasi histerektomi abdominal?

Dokter sering melakukan operasi ini untuk pengobatan siklus menstruasi yang berkepanjangan dan perdarahan yang banyak. Selain itu, operasi ini dapat mengobati penyakit lain seperti fibrosis uterus dan oophorocystosis.

Pencegahan & peringatan

Apa yang harus saya ketahui sebelum menjalani operasi histerektomi abdominal ?

Sebelum operasi, Anda harus mencari dan mempertimbangkan pengobatan lain. Siklus menstruasi berkepanjangan dapat diobati dengan obat-obatan, alat kontrasepsi, atau operasi pengangkatan dinding rahim.

Jika dokter Anda berpikir lokasi dan ukuran oophorocystosis tidak membutuhkan operasi, dokter akan memberikan obat-obatan untuk mengontrol gejala. Jika obat tidak efektif, ada pengobatan lain seperti pengangkatan kista atau pengurangan embolisasi arteri rahim.

Penting bagi Anda untuk memahami pencegahan dan peringatan sebelum operasi. Diskusikan dengan dokter Anda jika Anda pertanyaan.

Proses

Apa yang harus saya lakukan sebelum operasi histerektomi abdominal?

Sebelum operasi, dokter akan melakukan beberapa tes untuk memeriksa apakah Anda dapat menjalani operasi. Ahli bedah juga akan memilih jenis operasi yang tepat untuk Anda. Tes yang diperlukan adalah:

  • tes Pap (dikenal sebagai tes Papanicolaou), yang mendeteksi secara dini adanya sel-sel serviks yang abnormal atau kanker leher rahim.
  • biopsi endometrium, yang mendeteksi sel abnormal pada endometrium atau memeriksa keberadaan kanker endometrium.
  • USG panggul, yang membantu dokter mengidentifikasi ukuran fibrosis rahim, polip endometrium, atau kanker ovarium.

Sebelum tes, dokter akan memberikan beberapa obat-obatan untuk membersihkan saluran pencernaan. Ini merupakan proses yang diperlukan dalam pembedahan. Selain itu, Anda perlu membersihkan vagina Anda (douche vagina) untuk mengurangi risiko infeksi sebelum dan setelah operasi. Tepat sebelum operasi, dokter akan menyuntikkan antibiotik melalui pembuluh darah untuk mengurangi risiko infeksi setelah operasi.

Bagaimana proses operasi histerektomi abdominal?

Operasi dilakukan di bawah anestesi. Biasanya memakan waktu satu jam. Pertama, dokter bedah membuat sayatan, yang biasanya berada di bawah garis pusar di perut. Kemudian, dokter bedah akan menarik dan membuka dinding perut ke dua sisi dan memasukkan instrumen untuk mengangkat rahim. Dalam kebanyakan kasus, ahli bedah juga akan mengangkat leher rahim.

Selama operasi, selain sayatan pada perut, dokter bedah akan membuat beberapa sayatan di vagina untuk memudahkan pengangkatan leher rahim.

Apa yang harus saya lakukan setelah operasi histerektomi abdominal?

Setelah operasi, Anda perlu dirawat di rumah sakit selama beberapa jam untuk pemulihan. Dokter akan:

  • mengamati jika Anda memiliki nyeri perut
  • memberikan beberapa obat-obatan untuk mengurangi rasa sakit dan mencegah infeksi setelah operasi.
  • membantu Anda untuk berdiri dengan segera dan berjalan di sekitar ruangan setelah operasi untuk pemulihan

Setelah operasi, biasanya Anda harus tinggal di rumah sakit selama 1-2 hari, kadang-kadang bisa lebih lama. Setelah operasi, Anda harus menggunakan pembalut karena darah dan cairan vagina akan mengalir cukup banyak. Perdarahan vagina dapat berlangsung dari beberapa hari sampai beberapa minggu. Anda harus menyadari bahwa jika Anda mengalami perdarahan sebanyak yang Anda alami selama periode menstruasi, Anda harus segera memberi tahu dokter Anda.

Apabila Anda memiliki pertanyaan yang berkaitan dengan proses operasi ini, konsultasikanlah kepada dokter Anda untuk pemahaman yang lebih baik.

Komplikasi

Komplikasi apa yang bisa terjadi?

Ada beberapa komplikasi umum untuk operasi apapun

  • nyeri
  • perdarahan
  • infeksi di luka bekas sayatan operasi
  • bekas luka yang menonjol
  • penyumbatan

Ada beberapa komplikasi spesifik dari operasi ini:

  • infeksi panggul atau abses
  • organ terdekat bisa rusak akibat bentuan selama operasi
  • munculnya fistula
  • munculnya hematoma
  • vagina retak
  • turunnya organ
  • rasa sedih dan terpukul karena Anda akan menjadi mandul setelah rahim diangkat
  • Anda tidak mengalami menstruasi

Jika Anda memiliki pertanyaan tentang kemungkinan komplikasi, silakan berkonsultasi dengan dokter Anda untuk informasi lebih lanjut.

Hello Health Group tidak menyediakan nasihat medis, diagnosis, atau pengobatan.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy
Sumber

Baca Juga:

    Yang juga perlu Anda baca

    Akantosis Nigrikans, Saat Kulit Menebal dan Menghitam Akibat Diabetes

    Akantosis nigrikans adalah gangguan kulit yang ditandai dengan kulit menebal dan menggelap. Kondisi ini bisa menjadi salah satu tanda diabetes.

    Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
    Ditulis oleh: Fidhia Kemala
    Penyakit Diabetes, Diabetes Tipe 2 8 September 2020 . Waktu baca 5 menit

    11 Cara Mencegah Diabetes yang Bisa Dilakukan Mulai Hari Ini

    Meski tak bisa disembuhkan, ada berbagai macam cara untuk mencegah diabetes. Tindakan pencegahan diabetes ini pun sangat sederhana. Apa saja?

    Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Aprinda Puji
    Penyakit Diabetes, Diabetes Tipe 2 8 September 2020 . Waktu baca 9 menit

    Gejala Penyakit Urologi, Dari Nyeri Buang Air Kecil Hingga Impotensi

    Gejala penyakit urologi kerap berhubungan dengan proses kencing yang tidak normal seperti kesulitan atau malah terlalu sering. Apa gejala lainnya?

    Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
    Ditulis oleh: Nabila Azmi
    Urologi 7 September 2020 . Waktu baca 10 menit

    8 Kondisi yang Menjadi Penyebab Sering Buang Air Kecil

    Ada banyak hal yang menjadi penyebab sering buang air kecil, mulai dari kebiasaan minum, konsumsi obat, hingga penyakit. Apakah Anda memiliki salah satunya?

    Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
    Ditulis oleh: Fauzan Budi Prasetya
    Urologi, Kandung Kemih 6 Agustus 2020 . Waktu baca 6 menit

    Direkomendasikan untuk Anda

    pencegahan anemia

    7 Cara Mencegah Anemia yang Perlu Anda Lakukan

    Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
    Ditulis oleh: Fajarina Nurin
    Dipublikasikan tanggal: 2 Oktober 2020 . Waktu baca 7 menit
    terapi urine minum air kencing

    Terapi Urine dengan Minum Air Kencing, Benarkah Efektif?

    Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
    Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
    Dipublikasikan tanggal: 23 September 2020 . Waktu baca 8 menit
    merawat kulit orang diabetes

    Berbagai Perawatan untuk Menjaga Kesehatan Kulit

    Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
    Ditulis oleh: Lika Aprilia Samiadi
    Dipublikasikan tanggal: 18 September 2020 . Waktu baca 8 menit
    transplantasi ginjal

    Transplantasi Ginjal

    Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
    Ditulis oleh: Lika Aprilia Samiadi
    Dipublikasikan tanggal: 15 September 2020 . Waktu baca 11 menit