5 Hal yang Harus Dihindari Supaya Tubuh Lebih Cepat Pulih Setelah Operasi

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 7 September 2020 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Orang yang baru saja selesai operasi dianjurkan untuk banyak istirahat supaya cepat sembuh. Namun terkadang, tidak sedikit orang yang merasa sudah sehat dan langsung memaksakan diri kembali beraktivitas. Padahal, mengabaikan anjuran dokter sewaktu di rumah sakit justru bisa menghambat proses pemulihan setelah operasi, lho! Yuk, hindari berbagai kesalahan umum berikut ini yang bisa bikin Anda tak kunjung sembuh.

Pemulihan setelah operasi bisa terhambat karena hal ini

Sistem kekebalan tubuh memainkan peran penting dalam mempercepat pemulihan setelah operasi. Semakin baik daya imun Anda, maka Anda pun akan cepat sembuh dan pulih seperti sedia kala.

Itulah kenapa Anda dianjurkan untuk banyak istirahat. Namun kenyataannya, banyak orang mengira bahwa setelah keluar dari rumah sakit, ini artinya ia sudah benar-benar sehat dan bisa bebas beraktivitas seperti semula.

Eits, tunggu dulu. Anggapan seperti ini justru bisa menghambat pemulihan setelah operasi, lho. Alih-alih bikin cepat sembuh, hal ini malah berisiko membuat Anda kembali jatuh sakit.

Berikut ini beberapa kesalahan yang paling sering dilakukan selama pemulihan setelah operasi, yaitu:

1. Terlalu banyak beraktivitas

cara membersihkan rumah

Begitu sampai rumah, Anda mungkin sudah lelah berbaring terus di rumah sakit dan ingin segera beraktivitas. Misalnya bersih-bersih rumah, memasak di dapur, berkebun, dan sebagainya.

Alih-alih meregangkan otot-otot yang kaku, terlalu banyak beraktivitas justru bisa bikin Anda tak kunjung sembuh, lho. Hal ini disampaikan oleh Jonathan Whiteson, MD, seorang direktur rehabilitasi jantung dan paru dari Rusk Rehabilitation Center di NYU Langone Medical Center, dilansir dari WebMD.

Terlalu banyak bergerak atau beraktivitas bisa membuat luka bekas operasi tidak sembuh benar. Akibatnya, ini bisa memicu infeksi di sekitar luka bekas operasi dan membahayakan kesehatan.

2. Kebanyakan tidur

kentut saat tidur

Memang benar bahwa orang yang baru selesai operasi dianjurkan untuk banyak istirahat. Meski demikian, ini bukan berarti Anda boleh terus-terusan berbaring tanpa beraktivitas apa pun.

Terlalu banyak tidur atau berbaring ternyata justru dapat memicu sejumlah masalah kesehatan. Mulai dari penggumpalan darah, emboli paru, dan kelemahan otot.

Sediakan sedikit waktu untuk tetap bergerak, misalnya dengan berjalan kaki, meskipun hanya di sekitaran rumah. Bukan cuma mengatasi kelelahan, hal ini juga dapat membantu melancarkan gerakan usus yang sempat terhambat pasca operasi.

Lagi-lagi, pahami tubuh Anda sendiri. Kalau sudah mulai terasa capek, segeralah kembali istirahat.

3. Tidak patuh minum obat

efek samping minum obat justru membuat sakit

Efek samping dari obat-obatan tertentu kadang membuat Anda jadi malas minum obat. Misalnya karena menyebabkan sembelit, mual, atau pusing.

Hati-hati, malas minum obat bisa bikin Anda susah tidur, hilang nafsu makan, atau justru membuat badan jadi semakin lemas. Pada akhirnya, proses pemulihan pasca operasi jadi terhambat dan Anda pun tak kunjung sembuh.

Sebisa mungkin, tetaplah minum obat secara rutin sesuai anjuran dokter. Bila Anda tidak tahan dengan efek sampingnya, tanyakan ke dokter mengenai jenis obat lain yang efek sampingnya lebih ringan.

4. Kurang asupan makanan atau minuman

nafsu makan menurun

Kehilangan nafsu makan sangat umum dialami oleh orang-orang yang baru saja menjalani operasi. Ini karena gerakan ususnya masih belum stabil sehingga sering kali memicu rasa mual dan tidak ingin makan atau minum.

Namun bagaimanapun, pastikan Anda tetap mendapatkan asupan makanan dan minuman yang cukup selama masa pemulihan. Hal ini bertujuan untuk menjaga daya tahan tubuh tetap kuat dan terhidrasi.

Memilih jenis makanan setelah operasi juga tidak boleh sembarangan. Pilihlah makanan yang mengandung banyak protein rendah lemak seperti ikan, telur, susu rendah lemak, atau kacang-kacangan untuk mempercepat penyembuhan luka dan regenerasi jaringan.

5. Menyepelekan latihan pernapasan

latihan pernapasan

Bila Anda baru saja menjalani operasi perut, jantung, paru-paru, atau tulang belakang, dokter mungkin akan menganjurkan Anda untuk sering melatih pernapasan. Hal ini bertujuan untuk membantu memulihkan paru-paru Anda dari pengaruh obat bius selama operasi.

Caranya, tarik napas dalam lewat hidung dan embuskan secara perlahan lewat mulut. Rutin melakukan latihan pernapasan sangat penting untuk menghilangkan sisa penumpukan lendir di dalam paru-paru.

Dengan menghindari kesalahan-kesalahan tersebut, proses pemulihan pasca operasi bisa jadi lebih cepat. Jangan lupa juga untuk rutin konsultasi ke dokter untuk memantau kesehatan Anda, ya!

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Makan Telur Mentah, Sehat atau Malah Berbahaya?

Telur mentah bisa ditemukan dalam berbagai minuman dan masakan. Tapi ternyata ada banyak risiko makan telur mentah, apalagi untuk orang-orang tertentu.

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Fakta Gizi, Nutrisi 13 Januari 2021 . Waktu baca 5 menit

Inilah Fungsi 4 Hormon Penting untuk Manusia Bertahan Hidup

Anda mungkin sudah tahu kalau hormon yang tak seimbang bisa menimbulkan masalah kesehatan. Tapi, tahukah Anda apa saja fungsi hormon esensial dalam tubuh?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: dr. Angelina Yuwono
Kesehatan, Informasi Kesehatan 11 Januari 2021 . Waktu baca 5 menit

10 Fakta Unik tentang Jantung Manusia

Tahukah Anda bahwa banyak serangan jantung terjadi di hari Senin pagi? Simak berbagai fakta jantung lainnya yang mungkin belum Anda tahu.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Kesehatan Jantung 7 Januari 2021 . Waktu baca 5 menit

Kenapa Makan Petai dan Jengkol Bikin Napas dan Kencing Jadi Bau?

Suka makan petai dan jengkol? Kalau begitu, Anda pasti sudah hapal dengan bau mulut dan bau urin yang menyengat setelahnya. Apa penyebabnya, ya?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Kesehatan, Informasi Kesehatan 7 Januari 2021 . Waktu baca 3 menit

Direkomendasikan untuk Anda

sakit kepala setelah keramas

Tiba-tiba Sakit Kepala Setelah Keramas, Apa Penyebabnya?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 15 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit
payudara sakit tanda hamil

Payudara Terasa Sakit, Apa Penyebabnya Selalu Kanker?

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Novi Sulistia Wati
Dipublikasikan tanggal: 14 Januari 2021 . Waktu baca 6 menit
gemetar setelah minum kopi

Gemetar Setelah Minum Kopi? Mungkin Anda Overdosis Kafein

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 14 Januari 2021 . Waktu baca 3 menit
viagra

5 Fakta Unik Viagra, Bukan Sekadar Obat Kuat Pria

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Sarmoko, Apt.
Dipublikasikan tanggal: 13 Januari 2021 . Waktu baca 5 menit