Definisi

Apa itu histerektomi vaginal?

Histerektomi vaginal adalah prosedur medis untuk mengangkat rahim dan leher rahim. Pada beberapa kasus tertentu, mungkin akan dibarengi dengan pengangkatan indung telur (ovary). Tetapi umumnya, mereka akan dibiarkan.

Prolapsus uteri (penurunan rahim dari posisi normalnya ke dalam vagina akibat melemahnya otot-otot dan ligamen-ligamen dasar panggul, atau dikenal juga dengan sebutan turun berok), menstruasi dengan volume besar atau sakit, dan fibroid menjadi tiga alasan yang sering ditemui untuk menjalankan histerektomi.

Apa saja manfaat histerektomi vaginal?

Histerektomi dapat menyembuhkan atau meringankan gejala-gejala yang Anda idap. Anda tidak akan lagi mengalami menstruasi.

Pencegahan & peringatan

Apa yang harus saya ketahui sebelum menjalani histerektomi vaginal?

Tanda-tanda prolapsus uteri dapat diringankan dengan melakukan senam Kegel.

Menstruasi berat dapat diatasi dengan konsumsi obat oral, menggunakan IUD (intra-uterine device), atau mengangkat lapisan endometrium pada rahim Anda.

Anda dapat mengonsumsi obat-obatan untuk mengontrol gejala-gejala tersebut. Dosis akan diberikan berdasarkan ukuran dan posisi fibroid (tumor non-kanker dalam rahim). Terapi lain termasuk operasi pengangkatan fibroid atau uterine artery embolisation (UAE).

Proses

Apa yang harus saya lakukan sebelum menjalani histerektomi vaginal?

Diskusikan dengan dokter Anda seputar pengobatan terbaru Anda, alergi yang Anda idap, atau kondisi kesehatan Anda. Sebelum menjalankan operasi, Anda akan bertemu dengan dokter anestesi dan berdiskusi seputar metode sedatif yang akan gunakan. Penting untuk selalu mengikuti instruksi dokter mengenai kapan sebaiknya Anda mulai berpuasa sebelum operasi.

Anda akan diberikan panduan yang jelas untuk dijalankan pra-operasi, termasuk apakah Anda dapat mengonsumsi makanan/minuman apapun menjelang prosedur. Umumnya, Anda akan diharuskan berpuasa 6 jam sebelum operasi dimulai. Anda mungkin diperbolehkan mengonsumsi minuman, seperti kopi, sampai beberapa jam sebelum operasi.

Bagaimana proses histerektomi vaginal?

Prosedur histerektomi dilakukan dalam keadaan bius total. Lama prosedur kurang lebih 45 menit.  Dokter kandungan Anda akan membuat sayatan di bagian atas vagina, area sekitar leher rahim, untuk mengangkat rahim dan leher rahim Anda.

Kemudian, dokter akan menjahit organ-organ penunjang rahim lainnya ke bagian atas vagina Anda untuk menghindari kemungkinan turunnya organ-organ di kemudian hari.

Apa yang harus saya lakukan setelah menjalani histerektomi vaginal?

Anda akan kembali ke rumah setelah 1 – 3 hari setelah prosedur. Istirahatlah selama dua minggu dan lanjutkan olahraga-olahraga ringan yang disarankan oleh dokter dan tim petugas medis di rumah sakit. Umumnya, Anda dapat kembali bekerja setelah 4 – 6 minggu, tergantung dari jenis pekerjaan yang Anda lakukan.

Anda akan kembali normal untuk beraktivitas setelah 2 – 3 bulan.

Olahraga rutin akan membantu Anda untuk cepat pulih. Sebelum memulai, konsultasikan dengan dokter Anda.

Komplikasi

Komplikasi apa yang bisa terjadi?

Histerektomi adalah prosedur yang aman. Namun, ada beberapa risiko komplikasi ringan yang mungkin terjadi. Konsultasikan dengan dokter bedah Anda seputar risiko yang mungkin akan Anda dapatkan.

Komplikasi dari sejumlah prosedur medis umumnya termasuk reaksi terhadap anestesi yang tidak terduga, pendarahan atau penggumpalan darah (deep vein thrombosis DVT).

Komplikasi lain yang lebih spesifik, yaitu:

  • infeksi pada panggul atau abses (penimbunan nanah, biasa terjadi akibat infeksi bakteri)
  • kerusakan pada struktur organ sekitar rahim
  • Timbul fistula (kelainan pada saluran penghubung kanalis anal dengan vagina)

  • penggantian ke histerektomi abdominal
  • timbul hematoma
  • vaginal cuff dehiscence

Lebih lanjut, risiko komplikasi jangka panjang, meliputi:

  • prolaps (jatuhnya organ-organ pendukung rahim)
  • rasa sakit yang tidak kunjung hilang
  • adesi (sekelompok jaringan luka yang saling berkait sehingga menyatukan dua permukaan organ yang seharusnya terpisah satu sama lain)
  • stress incontinence (gangguan saluran kandung kemih)
  • merasa kehilangan (pengangkatan rahim menyebabkan infertilitas)
  • menopause, bahkan jika indung telur Anda tidak diangkat.

Anda dapat mengurangi risiko komplikasi dengan berhati hati dan selalu mengikuti aturan dokter Anda seputar persiapan menerima endoskopi, seperti berpuasa dan menghentikan beberapa pengobatan tertentu.

 

 

Hello Health Group tidak menyediakan nasihat medis, diagnosis, atau pengobatan.

Yang juga perlu Anda baca