Perkembangan Janin di Usia Kehamilan 6 Minggu

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 20/04/2020 . Waktu baca 7 menit
Bagikan sekarang

Perkembangan Janin

Bagaimana perkembangan janin 6 minggu kehamilan saya?

Pada perkembangan janin 6 minggu kehamilan, bayi Anda sudah sebesar kacang dengan ukuran 2-5 mm dari puncak kepala hingga bokong.

Menurut Baby Center, di minggu ini, otak dan sistem saraf janin berkembang sangat cepat. Perkembangan matanya sudah mulai terbentuk dengan ditandai titik gelap pada hasil USG. Sementara telinganya tampak berbentuk seperti lekukan kecil di sisi kepala.

Di usia 6 minggu kehamilan, jantung janin mulai berdetak dan dapat dideteksi melalui USG. Sistem pencernaan dan pernapasan bayi akan mulai terbentuk dengan sempurna.

Sel-sel tunas akan berkembang menjadi bakal lengan dan kaki. Ini adalah tanda bahwa perkembangan janin kehamilan 6 minggu dalam keadaan baik.

Perubahan pada Tubuh

Bagaimana perubahan pada tubuh ibu di perkembangan janin 6 minggu kehamilan?

Pada usia 6 minggu kehamilan ini, Anda akan merasa lebih mudah lelah, seperti dilansir Kids Health.

Anda mungkin akan merasakan lebih banyak tanda-tanda kehamilan daripada minggu lalu. Berikut beberapa tips untuk membantu Anda melewati periode ini.

Perhatikan tubuh Anda

Seperti yang disebutkan sebelumnya, Anda akan lebih cepat lelah dalam fase perkembangan janin kehamilan 6 minggu.

Jadi, kalau Anda merasa lelah, sebaiknya segera beristirahat. Jangan memaksakan diri untuk bekerja atau melakukan aktivitas fisik lainnya.

Minta bantuan

Jangan sungkan untuk meminta bantuan pada suami Anda. Bila perlu, sampaikan apa yang sedang Anda rasakan kepada pasangan Anda. Jika teman atau keluarga menawarkan bantuan jangan menolaknya agar kondisi Anda dan bayi tetap terjaga.

Tidur yang cukup

Ibu hamil sering merasa lebih mudah mengantuk. Untuk mengatasinya, luangkanlah lebih banyak waktu untuk tidur.

Jika memungkinkan, tidurlah lebih awal agar waktu tidur Anda bisa lebih lama. Selain tidak mengganggu aktivitas sehari-hari, tidur yang cukup juga membantu mengoptimalkan perkembangan janin.

Makan teratur

Untuk menjaga energi, Anda memerlukan pasokan bahan bakar dari makanan. Pastikan Anda memenuhi asupan protein dan karbohidrat selama kehamilan.

Selain itu, pastikan juga Anda mendapatkan cukup kalori agar perkembangan janin 6 minggu kehamilan tetap terjaga dengan baik.

Pilih makanan untuk kurangi rasa mual

Rasa mual dan ingin muntah sangat wajar terjadi di trimester pertama, termasuk di usia 6 minggu kehamilan.

Rasa mual dapat membuat Anda tidak nafsu makan. Pilih makanan yang mudah Anda makan seperti bubur dan sup.

Anda bisa tambahkan sedikit jahe untuk membantu mengurangi rasa mual. Bisa juga dengan mengonsumsi makanan porsi sedikit tapi sering. Terkadang makan dengan porsi banyak membuat rasa mual justru muncul.

Terus bergerak

Kehamilan bukan alasan untuk tidak melakukan aktivitas sama sekali. Berusahalah untuk tetap bergerak dengan melakukan berbagai aktivitas fisik yang ringan dan mudah.

Beberapa aktivitas yang bisa dilakukan adalah berjalan santai selama 30 menit atau berenang di pagi hari.

Ini akan membuat Anda berenergi dan membantu Anda tidur lebih nyenyak di malam hari sehingga perkembangan janin 6 minggu kehamilan berjalan optimal.

Konsultasikan dengan dokter jika rasa lelah Anda tidak berkurang atau bertambah parah. Mungkin terdapat penyebab lain untuk kelelahan Anda.

Dokter dapat memberikan diagnosis yang tepat agar perkembangan janin 6 minggu kehamilan tetap berjalan dengan baik.

Menjaga perkembangan janin 6 minggu kehamilan

Anda mungkin khawatir dengan seringnya Anda buang air kecil. Jangan khawatir karena hal ini sangatlah normal di fase ini.

Alasannya, hormon kehamilan di usia 6 minggu kehamilan,hCG, menyebabkan Anda jadi sering buang air kecil.

Hormon ini meningkatkan aliran darah ke ginjal untuk membuang kotoran dari tubuh Anda dan bayi Anda. Ingat, Anda buang air tidak hanya untuk Anda, tetapi juga untuk sang bayi.

Berikut beberapa tips yang bisa dilakukan untuk mendukung kesehatan janin di 6 minggu kehamilan:

Condongkan badan ke depan ketika buang air kecil

Gerakan ini membantu mengosongkan kandung kemih dengan tuntas. Ketika selesai buang air, pastikan  bahwa kandung kemih Anda benar-benar kosong, supaya tidak bolak-balik ke kamar mandi. Selain melelahkan, bolak-balik ke kamar mandi bisa mengganggu perkembangan janin.

Banyak minum

Jangan takut minum karena jadi sering buang air kecil. Pasalnya, tubuh Anda dan bayi membutuhkan banyak cairan selama masa perkembangan. Pasalnya, dehidrasi dapat menyebabkan infeksi saluran kemih.

Hindari kafein

Kafein menyebabkan Anda semakin sering buang air kecil. Hindari mengonsumsi teh dan kopi karena keduanya mengandung kafein yang mampu dapat mengganggu kehamilan Anda.

Kunjungan ke Dokter/Bidan

Apa yang perlu saya diskusikan dengan dokter di usia 6 minggu kehamilan?

Pada usia 6 minggu kehamilan ini, euforia kehamilan dapat berubah menjadi rasa takut.

Ada banyak ketakutan yang mungkin menghampiri Anda, terutama jika ini adalah kehamilan pertama Anda.

Ini adalah hal yang normal terjadi,  jangan merasa tertekan. Dokter dapat meyakinkan Anda bahwa bayi baik-baik saja. Jika Anda mengalami tanda dan gejala yang dirasa tak wajar, segeralah konsultasi ke dokter.

Tes yang mungkin dibutuhkan untuk mendeteksi perkembangan janin kehamilan 6 minggu

Untuk memantau kehamilan, Anda akan menjalani tes fisik saat berkunjung ke dokter seperti menimbang berat badan, tinggi badan, tekanan darah, serta kesehatan Anda secara keseluruhan.

Beberapa tes darah dapat dilakukan selama kunjungan pertama untuk menentukan golongan darah Anda (A, B, AB atau O) dan faktor Rh (Rh positif atau Rh negatif).

Selain itum tes darah juga dilakukan untuk menentukan apakah Anda masih memiliki kekebalan terhadap beberapa penyakit dari imunisasi sebelumnya, seperti rubella dan hepatitis B.

Serangkaian tes ini untuk mendukung perkembangan janin 6 minggu kehamilan.

Kesehatan dan Keselamatan

Apa saja yang perlu saya ketahui untuk menjaga kesehatan janin 6 minggu kehamilan?

Kehamilan trimester pertama merupakan fase awal yang cukup rentan, termasuk di usia 6 minggu. Ada beberapa hal yang perlu ibu hamil ketahui untuk menjaga kesehatan selama kehamilan, yaitu:

1. Risiko keguguran

Mengutip dari Mayo Clinic, sekitar 10-20 persen wanita hamil berisiko mengalami keguguranBiasanya, penyebab keguguran dini adalah kelainan pada kromosom atau beberapa masalah dalam pengembangan embrio. Penyebab lain dari keguguran awal yaitu:

  • Kelainan pada kromosom dari ayah, ibu, atau keduanya
  • Gangguan pembekuan darah
  • Kelainan serviks atau rahim
  • Hormon yang tidak seimbang
  • Sistem imun merusak proses transplantasi embrio

Jika Anda khawatir akan keguguran, fokuslah untuk mengurus diri sendiri dan janin. Jauhi  hal-hal yang dapat memicu keguguran, seperti merokok dan minum alkohol. 

2. Penyalahgunaan vitamin tertentu

Meski wanita hamil membutuhkan banyak nutrisi, mengonsumsi terlalu banyak vitamin juga tidak baik untuk Anda.

Dalam beberapa kasus, vitamin bahkan bisa berbahaya bagi Anda dan janin di dalam kandungan.

Konsultasikan dengan dokter mengenai obat-obatan yang Anda gunakan. Terlalu banyak obat-obatan, walaupun obat tersebut diangap sangat aman dan tanpa resep, tetap tidak aman untuk wanita hamil dan perkembangan janin Anda.

Jadi minggu depan janin akan tumbuh seperti apa?

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

    Apakah artikel ini membantu Anda?
    happy unhappy"
    Sumber

    Yang juga perlu Anda baca

    Frozen Yogurt Versus Es Krim, Lebih Sehat Mana?

    Benarkah frozen yogurt memiliki kandungan lemak yang lebih sedikit dari es krim? Cari tahu di sini untuk memastikan apakah frozen yogurt memang lebih sehat.

    Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
    Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
    Hidup Sehat, Fakta Unik 17/06/2020 . Waktu baca 5 menit

    Ternyata Ayah Juga Bisa Kena Depresi Pasca Melahirkan

    Postpartum depression tak cuma menyerang wanita yang baru melahirkan. Depresi pasca melahirkan juga bisa dialami para ayah. Inilah tanda-tandanya.

    Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
    Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
    Parenting, Tips Parenting 14/06/2020 . Waktu baca 5 menit

    Hai Para Suami, Ini 15 Tanda Istri Anda Sedang Hamil

    Tak hanya wanita yang harus memerhatikan perubahan pada dirinya. Sebagai suami Anda juga harus peka melihat tanda istri hamil dan segera mempersiapkan diri.

    Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
    Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
    Kesuburan, Kehamilan, Hidup Sehat 13/06/2020 . Waktu baca 6 menit

    Penyebab dan Cara Mengatasi ASI yang Tidak Keluar Setelah Melahirkan

    Banyak ibu yang khawatir karena setelah sang buah hati lahir ke dunia, ASI tidak kunjung keluar dari payudara. Sebenarnya, apa penyebab kondisi ini?

    Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
    Parenting, Menyusui 05/06/2020 . Waktu baca 10 menit

    Direkomendasikan untuk Anda

    mengantar istri melahirkan ke rumah sakit

    Ayah, Ini Tips Mengantar Ibu Hamil ke Rumah Sakit untuk Kelahiran

    Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
    Ditulis oleh: Maria Amanda
    Dipublikasikan tanggal: 27/06/2020 . Waktu baca 4 menit
    cara memandikan bayi yang baru lahir

    Agar Tidak Bingung, Berikut Cara Memandikan Bayi Baru Lahir

    Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Riska Herliafifah
    Dipublikasikan tanggal: 25/06/2020 . Waktu baca 9 menit
    kacang almond

    Khasiat Mujarab Kacang Almond untuk Penderita Hipertensi

    Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
    Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
    Dipublikasikan tanggal: 25/06/2020 . Waktu baca 5 menit
    kista saat hamil di usia tua

    Apa yang Akan Terjadi Jika Muncul Kista Saat Hamil?

    Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
    Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
    Dipublikasikan tanggal: 19/06/2020 . Waktu baca 5 menit