Periode Perkembangan

Begini Proses Otak untuk Membentuk Ikatan Batin Antara Ibu dan Anak

Oleh Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum

Setiap ibu pasti memiliki ikatan batin tersendiri dengan anaknya. Ada yang bilang ikatan batin mulai terbentuk ketika bayi lahir, bahkan dari bayi masih di dalam kandungan. Lalu sebenarnya kapan ikatan batin ibu-anak ini terbentuk? Bagaimana ikatan ini bisa terbentuk? Ini penjelasannya.

Bagaimana proses terbentuknya ikatan batin ibu dan anak?

Ikatan batin seorang ibu dengan sang anak baru mulai terbentuk ketika bayi lahir. Memang sampai saat ini belum ada penjelasan bagaimana sebuah ikatan batin ibu dan anak terbentuk. Namun yang jelas, dopamin ibu berperan penting dalam hal ini. Jadi begini, saat ibu melihat anaknya baru lahir, hormon dopamin atau yang biasa disebut dengan hormon kebahagiaan ini diproduksi oleh tubuh.

Hal ini dijelaskan dalam sebuah penelitian yang dilakukan untuk mengetahui apa saja yang terjadi di otak ketika ibu termotivasi untuk merawat bayinya. Penelitian ini mengukur cara kerja otak ibu dengan cara memindai otak melalui alat medis khusus. Pemeriksaan ini dilakukan ketika ibu melihat kembali foto dan video mereka sedang merawat bayinya.

Hasil penelitian tersebut menemukan bahwa otak ibu memproduksi lebih banyak dopamin yang lebih banyak ketika mereka melihat video tersebut. Oleh karena itu, para peneliti sepakat menganggap dopamin sebagai penguat ikatan batin ibu dengan anak. Dopamin dapat memotivasi ibu untuk berbuat lebih banyak untuk anak-anak mereka dan hal tersebut membuat ibu merasa lebih baik dan tentunya lebih bahagia.

Anda memiliki waktu setidaknya satu tahun untuk menjalin ikatan batin dengan si anak

Memang idealnya, ikatan batin akan benar-benar terbentuk sesaat setelah bayi lahir. Namun bagaimana jika ibu dan bayi terpisah ketika persalinan selesai, akibat beberapa hal seperti bayi prematur atau membutuhkan perawatan medis lebih lanjut? Hal ini tentu saja membuat ibu menjadi stress dan takut ikatan batin dengan bayinya tidak kuat. Namun hal ini tidak mungkin terjadi.

Setiap bayi yang baru lahir sudah dapat mulai beradaptasi dengan lingkungan barunya jika sudah melakukan interaksi dengan intensitas yang banyak. Para peneliti menyebutkan bahwa ikatan batin seorang ibu dengan anaknya masih bisa terjalin kuat jika dibangun selama satu tahun pertama kehidupan si bayi. Sehingga, Anda masih punya waktu untuk itu.

Ikatan batin akan diperkuat ketika ibu memberikan ASI-nya kepada sang bayi, ikatan batin akan semakin kuat. Bahkan penelitian terdahulu menemukan bahwa hormon oksitosin yang diproduksi ibu ketika menyusui, mampu menguatkan ikatan antara ibu-anak.  

Bayi juga akan secara alami membentuk ikatan batin dengan ibunya. Ketika bayi menangis, menghasilkan suara atau gumaman, tersenyum, mencari puting saat menyusu, serta kontak mata, ini adalah cara ia membangun ikatan batin dengan sang ibu. Dan tenang, hal tersebut akan terjadi secara alami, pada semua bayi.

Baca Juga:

Sumber
Yang juga perlu Anda baca