home

Apa keluhan Anda?

close
Tidak akurat
Susah dipahami
Yang lainnya

Punya Anak Lagi atau Sudah Cukup? Cek Pertimbangannya, yuk!

Punya Anak Lagi atau Sudah Cukup? Cek Pertimbangannya, yuk!

Saat anak sudah beranjak besar, sebagian orangtua mungkin memutuskan punya anak lagi. Namun, ini juga bukan keputusan yang mudah untuk Anda ambil. Terlebih lagi, banyak pertimbangan yang harus orangtua pikirkan sebelum memutuskan untuk hamil lagi atau tidak.

Hal yang perlu orangtua pertimbangkan untuk punya anak lagi

Banyak hal yang harus Anda pertimbangkan ketika ingin memiliki anak lagi atau tidak.

Mengutip dari March of Dimes, jeda kehamilan kedua sebaiknya adalah 18 bulan setelah melahirkan buah hati yang pertama.

Artinya, saat si kecil berusia 1,5 tahun, baru ibu memutuskan untuk hamil lagi.

Jeda waktu ini bukan tanpa alasan karena mampu memberi waktu tubuh ibu untuk pulih sepenuhnya.

Sebelum memutuskan untuk punya anak lagi, sebaiknya pertimbangkan terlebih dahulu hal-hal berikut ini.

1. Jarak antar kehamilan

ibu hamil sedang melakukan persiapan operasi caesar

Hamil lagi dengan rentang jarak kehamilan selanjutnya yang terlalu dekat dapat berisiko untuk ibu dan bayi nantinya.

Jarak kehamilan selanjutnya yang kurang dari satu tahun dapat meningkatkan peluang bayi lahir prematur dan mempunyai berbagai risiko kesehatan.

Jarak kehamilan yang lebih dari satu tahun dapat memberikan kesempatan yang lebih banyak untuk tubuh pulih kembali pascamelahirkan anak pertama.

Untuk mencegah kehamilan yang tidak terencana, ayah atau ibu bisa memakai alat kontrasepsi setidaknya 6 minggu setelah melahirkan.

Menyusui bayi juga dapat menjadi alat kontrasepsi alami karena dapat mencegah kehamilan atau disebut juga sebagai metode amenore laktasi.

Alasannya, hormon yang memicu produksi ASI dapat menekan ovulasi sehingga ibu lebih sulit hamil ketika masih menyusui.

Jika memungkinkan, WHO merekomendasikan untuk meneruskan pemberian ASI sampai 2 tahun.

Oleh karena itu, 2 tahun mungkin merupakan jarak kehamilan yang baik agar kebutuhan nutrisi bayi pertama tercukupi.

2. Umur ibu

santan untuk ibu hamil

Bila ibu berusia lebih dari 35 tahun atau pernah mengalami keguguran dan bayi lahir mati (still birth), sebaiknya konsultasikan dengan dokter sebelum memutuskan punya anak lagi.

Bagi wanita yang berusia lebih dari 35 tahun, menunggu 18 bulan untuk memiliki buah hati lagi bukanlah waktu yang tepat.

Ini sama saja seperti Anda menunggu 1 tahun setelah melahirkan anak pertama untuk dapat hamil lagi. Pasalnya, semakin tua usia ibu saat hamil, semakin banyak risiko kehamilan yang ibu alami.

Namun, jika umur ibu masih kurang dari 30 tahun, masih ada banyak waktu untuk memutuskan kapan punya anak lagi atau tidak.

Anda bisa mengatur jarak kehamilan selanjutnya 2 tahun, 3 tahun, atau bahkan 4 tahun dari kehamilan pertama.

Hamil lagi saat usia 30 tahun ke bawah masih mempunyai risiko masalah kesehatan yang rendah.

3. Kemampuan keuangan

membicarakan keuangan dengan pasangan

Salah satu hal yang tentu harus orangtua pertimbangkan untuk hamil lagi adalah keuangan.

Pasalnya, membesarkan anak bukan perkara mudah dan perlu biaya tidak sedikit.

Anda perlu menabung dan menyiapkan dana sebelum memutuskan kapan harus punya anak lagi.

Hal ini dapat membantu ayah dan ibu merencanakan masa depan keluarga.

4. Menjelaskan pada si kakak

susu untuk anak alergi susu sapi

Saat memutuskan punya anak lagi, orangtua perlu memberitahu anak pertama bahwa ia akan menjadi kakak.

Walau usianya masih kecil, tetap jelaskan dengan bahasa sederhana kalau akan kedatangan anggota keluarga baru di rumah.

Mengutip dari Mayo Clinic, orangtua bisa menjelaskan pada anak pertama kalau akan ada bayi di rumah yang menangis, tidur, dan menyusu sepanjang hari.

Bila si calon kakak berusia kurang dari 2 tahun, Anda bisa membacakan cerita bergambar bayi dan jelaskan padanya.

Sementara itu, kalau calon kakak berusia 2-4 tahun, beri penjelasan kalau bayi pasti membutuhkan perhatian ibu dan ayahnya.

Pada usia ini, si kecil cenderung cemburu pada adiknya sehingga orangtua perlu menjelaskan secara perlahan.

Kembali lagi, untuk menjadi orangtua dengan anak satu atau lebih atau lebih merupakan keputusan Anda berdua dengan pasangan.

Terlebih lagi, keputusan untuk menjadi orangtua saja sudah merupakan sebuah keputusan besar.

Mempunyai satu, dua, tiga, atau lebih anak adalah sama pentingnya tergantung dari kemampuan.

Hal yang perlu orangtua ingat, berapa pun jumlah anak, tetap jadi tanggung jawab sebagai orangtua untuk membesarkannya.

Kalkulator Masa Subur

Kalkulator Masa Subur

Memantau siklus haid, menentukan hari kesuburan dan lebih membantu Anda untuk merencanakan kehamilan lebih baik.

Kalkulator Masa Subur

Memantau siklus haid, menentukan hari kesuburan dan lebih membantu Anda untuk merencanakan kehamilan lebih baik.

Kalkulator Masa Subur

Berapa lama siklus haid Anda?

(hari)

28

Berapa lama Anda haid?

(hari)

7

Punya cerita soal kehamilan?

Ayo gabung dengan komunitas Ibu Hamil Hello Sehat dan temukan berbagai cerita menarik seputar kehamilan.


Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Sumber

How long should you wait before getting pregnant again?. (2021). Retrieved 22 October 2021, from https://www.marchofdimes.org/pregnancy/how-long-should-you-wait-before-getting-pregnant-again.aspx

NPR Cookie Consent and Choices. (2021). Retrieved 22 October 2021, from https://www.npr.org/sections/health-shots/2018/11/01/663181674/how-long-should-older-moms-wait-before-getting-pregnant-again

Getting pregnant again | Office on Women’s Health. (2021). Retrieved 22 October 2021, from https://www.womenshealth.gov/pregnancy/childbirth-and-beyond/getting-pregnant-again

Pregnancy spacing: Tips for family planning. (2021). Retrieved 22 October 2021, from https://www.mayoclinic.org/healthy-lifestyle/getting-pregnant/in-depth/family-planning/art-20044072

 

Foto Penulisbadge
Ditulis oleh dr. Damar Upahita Diperbarui 27/10/2021