Anda sedang hamil? Ayo ikut komunitas Ibu Hamil kami sekarang!

home

Adakah saran agar artikel ini lebih baik?

close
chevron
Artikel ini tidak akurat
chevron

Mohon sampaikan saran Anda

wanring-icon
Anda tidak perlu mengisi secara detail bila tidak berkenan. Klik 'Kirim Opini Saya' di bawah ini untuk lanjut membaca.
chevron
Artikel ini tidak memberi cukup informasi
chevron

Tolong beri tahu kami bila ada yang salah

wanring-icon
Anda tidak wajib mengisi kolom ini. Klik "Kirim" untuk lanjut membaca.
chevron
Saya punya pertanyaan
chevron

Kami tidak memberi pelayanan kesehatan berupa diagnosis atau perawatan, tapi kami terbuka terhadap saran Anda. Silakan ketik di kotak berikut ini.

wanring-icon
Bila Anda memiliki kondisi medis tertentu, silakan menghubungi layanan kesehatan terdekat di sekitar rumah atau datangi IGD terdekat.

Supaya Aman dan Nyaman, Coba 3 Posisi Tidur Ini Setelah Melahirkan

Supaya Aman dan Nyaman, Coba 3 Posisi Tidur Ini Setelah Melahirkan

Melahirkan memang menguras banyak tenaga. Apalagi jika proses melahirkan dilakukan melalui operasi caesar, tubuh benar-benar harus istirahat agar cepat pulih. Nah, untuk mengembalikan stamina tubuh, para ibu harus cukup tidur. Namun, hal ini sering kali terganggu karena posisi tidur tertentu menimbulkan rasa tidak nyaman. Lantas, bagaimana posisi tidur setelah melahirkan yang paling baik? Cari tahu jawabannya di bawah ini.

Posisi tidur setelah melahirkan normal maupun caesar

Setelah melahirkan, bagian tubuh tertentu akan terasa sakit dan tidak nyaman. Entah itu sekitar vagina, payudara, dan juga perut.

Bila Anda tidur dengan posisi tengkurap, tekanan meningkat dan rasa sakit akan terus muncul.

Meski rasa sakit dapat diringankan dengan obat pereda nyeri, tentu akan lebih aman jika Anda juga memperbaiki posisi tidur.

Posisi tidur yang paling baik setelah melahirkan yaitu yang tidak meningkatkan tekanan dan tidak menimbulkan ketegangan otot.

Hanya saja ada banyak posisi tidur yang nyaman untuk dilakukan. Jadi, sesuaikan dengan kemudahan dan kenyamanan Anda saat mencobanya.

Beberapa posisi tidur setelah melahirkan baik normal maupun caesar yang bisa Anda coba, antara lain:

1. Tidur telentang

Tidur telentang selama beberapa hari atau minggu pertama setelah proses melahirkan adalah posisi tidur yang paling nyaman.

Bagian perut, vagina, atau sayatan perut bekas operasi tidak mendapat tekanan lebih sehingga rasa nyeri akan berkurang. Jika perdarahan masih terjadi, Anda bisa meletakkan bantal di bawah lutut.

Sayangnya posisi ini sedikit menyulitkan Anda untuk bangun dari tempat tidur atau duduk. Apalagi jika Anda melahirkan secara caesar, bagian perut akan mendapat tekanan.

Untuk menghindari adanya tekanan pada perut saat bangun atau duduk, ambil dulu bantal yang Anda letakkan di bawah lutut.

Kemudian, mundurkan tubuh Anda sedikit ke belakang sambil mengganjal punggung bawah dengan bantal.

health-tool-icon

Kalkulator Hari Perkiraan Lahir-Hello Sehat

Gunakan kalkulator ini untuk menghitung hari perkiraan lahir (HPL) Anda. Ini hanyalah prediksi, bukan sebuah jaminan pasti. Pada umumnya, hari melahirkan sebenarnya akan maju atau mundur seminggu dari HPL.

Durasi siklus haid

28 days

2. Tidur menyamping

Selain tidur telentang, Anda juga bisa tidur menyamping. Namun, posisi punggung dan bokong harus tetap lurus.

Jangan terlalu condong ke belakang karena bisa menekuk perut bagian depan. Anda bisa mengganjal bantal di belakang tubuh untuk menahan punggung.

Tangan yang Anda gunakan sebagai bantalan kepala atau diletakkan di depan dada dapat memudahkan Anda untuk bangun.

Anda bisa mengombinasikan posisi tidur menyamping dan telentang supaya tubuh tidak pegal dan Anda tetap nyaman.

3. Tidur dengan bantal tinggi

Tidur dengan bantal tinggi yang ditumpuk dapat meningkatkan kenyamanan ibu setelah melahirkan.

Posisi yang nyaris seperti orang duduk ini bisa membuat Anda tidur lebih baik dan pernapasan jadi lebih lancar.

Supaya tidak pegal, Anda juga bisa mengganjal punggung bawah dengan bantal tipis. Selain itu, poisi ini memudahkan Anda untuk bangun.

Posisi tidur ini sangat direkomendasikan bagi para ibu yang memiliki sleep anea. Sleep apnea adalah gangguan tidur akibat pernapasan yang sering berhenti sejenak selama tidur.

Kondisi ini sering kali menyebabkan seseorang merasa sangat lelah keesokkan harinya.

Hal-hal yang perlu Anda perhatikan

anak tidur bareng orangtua

Istirahat yang cukup akan mempercepat proses pemulihan tubuh setelah melahirkan. Jadi, gunakan waku sebaik-baiknya untuk beristirahat.

Jika si kecil tidur, Anda sebaiknya gunakan kesempatan tersebut untuk tidur juga. Minta pasangan Anda bekerja sama membantu Anda merawat dan menenangkan bayi.

Jika memang diperlukan, Anda bisa menyewa pengasuh bayi atau minta tolong anggota keluarga yang lain untuk membantu Anda merawat bayi agar Anda tidak terlalu kelelahan.

Jangan lupa untuk selalu mengonsumsi makanan bernutrisi untuk memulihkan stamina tubuh. Jika Anda mengalami kesulitan tidur yang tak kunjung membaik, segera periksa ke dokter.

Punya cerita soal kehamilan?

Ayo gabung dengan komunitas Ibu Hamil Hello Sehat dan temukan berbagai cerita menarik seputar kehamilan.


Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Sumber

What to Expect After a Vaginal Delivery. https://www.webmd.com/parenting/baby/recovery-vaginal-delivery#1. Accessed on November 5, 2018.

What Are The Best Positions to Sleep after A C-Section Delivery? https://parenting.firstcry.com/articles/sleeping-position-after-c-section-how-to-sleep-after-cesarean/. Accessed on November 5, 2018.

10 Ways New Moms Can Get More Sleep. https://www.webmd.com/sleep-disorders/features/sleep-deprived-new-baby#1. Accessed on November 5, 2018.

 

Foto Penulis
Ditulis oleh Aprinda Puji Diperbarui 15/07/2021
Ditinjau oleh dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
x