Wasir Setelah Melahirkan: Bagaimana Cara Mengatasinya?

Oleh

Setelah melahirkan, perasaan lega langsung muncul. Perjuangan Anda selama 9 bulan mengandung telah berhasil. Namun, terkadang Anda mendapatkan masalah baru, salah satunya adalah wasir setelah melahirkan. Jika Anda mengalami rasa sakit saat buang air besar dan merasakan adanya pembengkakan di sekitar dubur Anda setelah melahirkan, mungkin Anda sedang memiliki wasir.

Apa itu wasir?

Wasir atau hemoroid merupakan pembuluh darah vena di daerah dubur yang membengkak. Pembengkakan ini seperti daging yang muncul di daerah dubur, bisa terbentuk dalam berbagai ukuran mulai dari sebesar biji buah sampai seukuran buah anggur. Hal ini bisa menyebabkan perdarahan ketika Anda buang air besar dan membuat Anda merasa tidak nyaman.

Wasir bisa muncul selama kehamilan atau setelah melahirkan pada Anda yang sebelumnya tidak pernah mengalami wasir. Jika Anda pernah menderita wasir sebelum hamil, maka Anda lebih mungkin mendapatkannya lagi saat kehamilan atau setelah melahirkan. Biasanya, wasir bisa hilang dengan sendirinya setelah Anda melahirkan.

Bagaimana bisa muncul wasir setelah melahirkan atau bahkan saat hamil?

Kehamilan membuat Anda lebih mungkin untuk menderita wasir. Tekanan pada perineum (area di antara lubang vagina dan anus) selama kehamilan atau setelah melahirkan membuat Anda lebih mungkin mengalami wasir. Saat hamil, rahim Anda terus membesar sehingga memberi tekanan pada vena besar di sisi kanan tubuh yang menerima darah dari kaki. Tekanan ini kemudian dapat memperlambat kembalinya darah dari bagian bawah tubuh, sehingga meningkatkan tekanan pada pembuluh darah di bawah rahim dan menyebabkannya menjadi besar.

Selain itu, peningkatan hormon progesteron selama kehamilan juga menyebabkan dinding pembuluh darah berelaksasi, sehingga pembuluh darah lebih mudah menjadi bengkak. Hormon progesteron juga dapat menyebabkan sembelit dengan cara memperlambat pergerakan usus Anda. Sembelit saat hamil atau setelah melahirkan dapat menyebabkan tekanan pada pembuluh darah, sehingga bisa berkembang menjadi atau memperburuk wasir. Anda juga bisa mengembangkan wasir karena Anda mengejan terlalu keras selama persalinan.

Bagaimana menangani wasir setelah melahirkan?

Wasir setelah melahirkan biasanya terjadi pada wanita yang melahirkan dengan cara normal. Gejalanya, seperti nyeri, gatal pada dubur, perdarahan saat buang air besar, atau pembengkakan di sekitar anus. Namun, jangan khawatir karena wasir ini bisa sembuh jika diobati.

Anda bisa mengatasi wasir dengan cara:

  • Anda dapat merendam diri Anda, terutama daerah dubur, dengan air hangat. Lakukan cara ini 2-4 kali dalam sehari. Ini akan membantu ukuran wasir Anda menyusut.
  • Anda juga bisa mengompres daerah yang bengkak dengan kompres es beberapa kali dalam sehari. Es dapat membantu mengurangi pembengkakan dan ketidaknyamanan.
  • Hindari duduk dan berdiri dalam waktu yang lama serta berbaringlah sebanyak yang Anda bisa.
  • Saat Anda duduk, sebaiknya beri alas bantal untuk mengurangi tekanan pada rektum. Jangan duduk di kursi langsung, terutama pada permukaan kursi yang keras. Duduk di kursi goyang atau kursi malas mungkin lebih nyaman untuk Anda.
  • Setiap selesai buang air besar, sebaiknya bersihkan daerah dubur Anda dengan lembut. Anda juga bisa membersihkannya dengan air hangat. Jika Anda membersihkan dengan tisu, sebaiknya pilih tisu yang lembut dan tidak mengandung pewangi sehingga tidak menyebabkan iritasi pada kulit Anda.
  • Bicarakan dengan dokter Anda apa saja obat yang dapat Anda gunakan untuk mengobati wasir, seperti salep topikal dan supositoria. Jangan lupa untuk menanyakan berapa lama sebaiknya obat tersebut digunakan, biasanya obat tersebut tidak boleh digunakan lebih dari satu minggu. Atau, Anda juga bisa menggunakan obat laksatif atau pencahar untuk membantu melunakkan feses Anda sehingga lebih mudah untuk dikeluarkan. Walaupun banyak obat untuk wasir di pasaran, namun sebaiknya Anda berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter Anda.
  • Perbanyak konsumsi serat (dari sayuran, buah-buahan, biji-bijian, dan kacang-kacangan) serta cairan (8-10 gelas per hari). Hal ini dapat membantu mencegah sembelit, membuat buang air besar Anda lebih lancar, sehingga tidak memperburuk wasir Anda.
  • Melakukan olahraga secara teratur. Hal ini juga dapat membantu melancarkan pencernaan Anda. Anda bisa mencoba senam Kegel untuk meningkatkan sirkulasi darah di daerah dubur dan memperkuat otot-otot di sekitar anus, sehingga dapat membantu mengurangi wasir.
  • Meski wasir setelah melahirkan dapat membuat Anda merasa sakit saat buang air besar, janganla ini membuat Anda menahan BAB. Jika Anda sering menunda buang air besar, ini dapat membuat feses Anda menjadi kering dan sulit untuk dikeluarkan. Juga, hindari mengejan terlalu keras saat buang air besar dan jangan buang air besar dalam waktu yang lama.

BACA JUGA

Sumber
Pantau Perkembangan Janin Anda Dapatkan update mingguan di email Anda
untuk memantau perkembangan janin dalam kandungan.
Error message goes here
Pantau Bayi Saya
Tak tahu kapan akan melahirkan? Hitung di sini! *Dengan mendaftar, saya setuju dengan Syarat & Ketentuan Hello Sehat.
Anda hamil [num] minggu! Kami siap memandu Anda dalam perjalanan sebagai orangtua. Email pertama untuk Anda akan segera dikirim. Silakan klik tautan yang sudah kami kirim ke email Anda sebagai konfirmasi bahwa alamat email Anda sudah benar.
Sebelum mulai, silakan baca ini dulu:
Kapan hari pertama menstruasi terakhir Anda?
Hitung!
Error message goes here
Anda hamil [num] minggu! Perkiraan Melahirkan: [num] Dapatkan info setiap hari, sesuai dengan kebutuhan pribadi Anda dan bayi.
Error message goes here
Pantau sekarang!
Hitung ulang!
Yang juga perlu Anda baca