4 Masalah Kulit yang Mungkin Muncul Usai Melahirkan

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Dipublikasikan tanggal: 29 September 2019 . Waktu baca 3 menit
Bagikan sekarang

Setelah melahirkan, ada beberapa kondisi yang mungkin muncul pada tubuh ibu, terutama masalah kulit. Hal tersebut disebabkan oleh berbagai faktor, seperti fisik dan faktor psikologis. 

Tidak perlu khawatir karena sebagian besar masalah ini sifatnya sementara dan akan hilang seiring dengan berjalannya waktu. Agar lebih jelas, kenali dahulu apa saja kondisi yang muncul pada kulit Anda setelah melahirkan. 

Berbagai masalah kulit yang muncul setelah melahirkan

1. Stretch mark

Tips Mencegah Stretch Mark Saat Hamil

Salah satu masalah kulit yang paling umum muncul setelah melahirkan adalah stretch mark. Biasanya guratan berwarna pink ini akan muncul pada perut, paha, dan payudara. 

Pada saat kehamilan, perut Anda akan melebar dan membesar seiring dengan berkembangnya janin. Setelah melahirkan, perut akan kembali ke ukuran yang lebih kecil dan meninggalkan stretch mark pada bagian-bagian yang meregang tadi. 

Umumnya, kondisi ini tidak membutuhkan perawatan medis apa pun dan bisa dihilangkan dengan cara-cara alami. Jadi, Anda tidak perlu khawatir jika menemukan garis-garis tipis berwarna cokelat dan pink karena ini adalah hal yang normal. 

2. Mata panda

cara menghilangkan mata panda

Bagi para wanita, mengurus bayi adalah hal yang menyenangkan sekaligus melelahkan. Mereka diharuskan untuk terjaga ketika bayi ingin menyusu atau menangis karena tidak bisa tidur di malam hari. 

Kelelahan tersebut menyebabkan satu masalah kulit yang sebenarnya juga umum terjadi pada orang-orang biasa, yaitu lingkaran hitam di bawah mata dan mata yang membengkak.

Hal ini dikarenakan adanya perubahan hormon dan kurang tidur setelah melahirkan, sehingga tanda kelelahan ini bisa dilihat di mata Anda. 

Selain itu, lingkaran hitam juga dipengaruhi oleh penumpukan cairan di bawah mata yang membuat kantong mata menjadi besar. Akibatnya, terbentuklah mata bengkak dan lingkaran hitam tepat di bawahnya. 

Walaupun tidak berbahaya, mata panda tentu dapat merusak penampilan Anda karena membuat Anda lebih lesu. Jika Anda berniat menghilangkannya, cobalah untuk melakukan perawatan di dokter. 

3. Melasma

melasma adalah

Melasma merupakan sebuah kondisi yang menimbulkan bercak cokelat atau abu-abu pada kulit, terutama area wajah. Umumnya, masalah kulit ini terjadi pada ibu hamil karena perubahan hormon estrogen dan progesteron selama masa kehamilan. 

Akan tetapi, masalah kulit ini biasanya akan hilang setelah Anda melahirkan. Jika Anda masih mendapati bercak tersebut pada kulit Anda, kemungkinan besar dikarenakan Anda terlalu sering terpapar matahari atau dipengaruhi oleh pil KB. 

Salah satu cara mengatasi masalah ini adalah dengan menjaga diri agar tidak terlalu sering terkena matahari, terutama ketika sedang terik-teriknya, yaitu jam 10-4 sore. 

4. Jerawat

Biasanya, masalah kulit setelah melahirkan disebabkan oleh perubahan hormon di tubuh yang bisa mengakibatkan beberapa kondisi, seperti munculnya jerawat. 

Misalnya, tingginya kadar hormon progesteron di dalam tubuh dapat menimbulkan jerawat di wajah Anda, terutama saat hamil. Setelah melahirkan, ada beberapa ibu hamil yang mengeluhkan jerawatnya semakin parah.

Meski begitu, sebagian dari mereka mengaku bahwa masalah tersebut dapat hilang dengan sendirinya. 

Setiap wanita yang baru saja melahirkan akan mengalami kondisi yang berbeda-beda, termasuk untuk masalah kulit yang mungkin dihadapi. Itu sebabnya cobalah berkonsultasi sesuai anjuran dokter agar jerawat dapat hilang dan tidak merusak penampilan Anda. 

Kalkulator Hari Perkiraan Lahir

Kalkulator ini dapat memperkirakan kapan hari persalinan Anda.

Cek HPL di Sini
general

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy

Yang juga perlu Anda baca

Apa Penyebab Bisul dan Kapan Perlu Diperiksa Dokter?

Meski kecil, bisul bisa jadi mengganggu, bahkan menyakitkan, terutama jika letaknya di pantat. Tapi, apa penyebab bisul sebenarnya?

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Ajeng Quamila
Kesehatan Kulit, Penyakit Infeksi Kulit 9 November 2020 . Waktu baca 4 menit

Pilihan Obat Alami untuk Panu yang Ampuh dan Mudah Didapat

Tahukah Anda bahwa selain ampuh untuk jerawat, gel lidah buaya juga bisa digunakan sebagai obat alami untuk panu? Simak bahan alami lainnya.

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Kesehatan Kulit, Penyakit Infeksi Kulit 9 November 2020 . Waktu baca 5 menit

Jerawat Pustula (Jerawat Nanah)

Jerawat pustula atau jerawat nanah umum dikeluhkan banyak orang. Cari tahu penyebab, ciri-ciri, sekaligus pengobatannya di sini.

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Jerawat, Kesehatan Kulit 2 November 2020 . Waktu baca 7 menit

Jerawat Papula

Jerawat papula adalah masalah pada kulit yang umum dihadapi banyak orang. Simak penyebab, ciri-ciri, dan cara penanganannya.

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Jerawat, Kesehatan Kulit 2 November 2020 . Waktu baca 7 menit

Direkomendasikan untuk Anda

folikulitis

Folikulitis

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Widya Citra Andini
Dipublikasikan tanggal: 24 November 2020 . Waktu baca 9 menit
obat memar

7 Obat Memar Paling Efektif Tanpa Harus ke Dokter

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Ajeng Quamila
Dipublikasikan tanggal: 16 November 2020 . Waktu baca 7 menit
penyebab kutu air

Kenali Penyebab Kutu Air yang Bisa Merusak Kuku dan Kulit

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Dipublikasikan tanggal: 10 November 2020 . Waktu baca 4 menit
penyakit kulit menular

Ragam Penyakit Kulit Menular Beserta Penyebab dan Gejalanya

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Rr. Bamandhita Rahma Setiaji
Dipublikasikan tanggal: 10 November 2020 . Waktu baca 11 menit