Kenapa Kehamilan Sebaiknya Direncanakan Dulu

Oleh Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh:

Kehamilan bukanlah suatu hal yang mudah untuk dijalani. Kehamilan yang tidak direncanakan dengan baik dapat memberi dampak buruk bagi ibu dan bayinya. Sehingga, merencanakan kehamilan merupakan hal yang harus Anda lakukan sebelum hamil. Banyak nutrisi yang diperlukan sebelum dan selama kehamilan yang harus Anda persiapkan. Pada kehamilan juga terjadi berbagai perubahan pada tubuh ibu dan harus dipersiapkan dengan baik, sehingga ibu terhindar dari komplikasi selama kehamilan.

Dampak kehamilan yang tidak direncanakan

Dikutip dari laman Maternal and Early Years, The Scientific Advisory Committee on Nutrition menyatakan bahwa banyak faktor yang menjadi penentu pertumbuhan janin yang terjadi sebelum kehamilan. Status gizi ibu saat mulai terjadi kehamilan turut mempengaruhi kemampuan tubuh ibu dalam memenuhi kebutuhan gizi yang diperlukan oleh bayi selama dalam kandungan. Pemenuhan kebutuhan gizi ibu dan bayi ini harus dilakukan berkelanjutan sampai bayi lahir.

Salah satu contoh zat gizi yang perlu dipersiapkan ibu sebelum ia mulai hamil adalah asam folat. Kekurangan asam folat baik sebelum maupun selama kehamilan dapat meningkatkan risiko cacat lahir pada bayi. Zat gizi lain yang juga harus dipenuhi ibu selama kehamilan adalah zat besi. Kekurangan zat besi selama kehamilan dapat menyebabkan ibu mengalami anemia saat hamil. Kekurangan vitamin D dan kalsium selama kehamilan juga dapat mempengaruhi pembentukan tulang pada bayi.

Selain zat gizi, hal lain yang juga harus diperhatikan ibu sebelum hamil adalah berat badan. Kelebihan berat badan atau obesitas pada ibu sebelum ia hamil dapat meningkatkan risiko ibu mengalami diabetes saat kehamilan (diabetes gestasional) dan hipertensi.

Yang perlu didiskusikan dengan dokter sebelum Anda hamil

Sangat penting bagi Anda untuk mempersiapkan diri Anda dengan baik sebelum Anda berencana untuk hamil. Sebaiknya diskusikan dengan dokter Anda mengenai

  • Riwayat kesehatan Anda dan obat-obatan yang Anda konsumsi
  • Masalah pada kehamilan sebelumnya (jika ini bukan kehamilan pertama Anda)
  • Vaksin yang sudah Anda dapatkan
  • Gaya hidup Anda, seperti apakah Anda merokok atau minum alkohol, dan bagaimana pekerjaan Anda
  • Apa saja yang harus Anda lakukan sebelum kehamilan, sehingga komplikasi saat kehamilan dapat dihindari

Pemeriksaan sebelum dan selama kehamilan sangat dianjurkan guna menjaga kesehatan Anda dan calon bayi Anda kelak.

Apa saja yang harus dipersiapkan sebelum kehamilan?

Beberapa hal yang harus Anda persiapkan sebelum kehamilan adalah:

1. Berat badan

Apakah berat badan Anda sudah dalam kisaran normal? Jika berat badan Anda berlebih, sebaiknya batasi asupan Anda dan lakukan olahraga secara teratur sebagai upaya untuk menurunkan berat badan Anda. Berat badan normal sebelum dan selama kehamilan dapat menurunkan risiko Anda mengalami komplikasi selama kehamilan, seperti hipertensi dan diabetes gestasional.

Jika berat badan Anda berlebih sebelum kehamilan, Anda hanya perlu menaikkan sedikit berat badan Anda selama hamil. Sebaliknya, jika berat badan Anda kurang sebelum hamil, Anda harus menaikkan berat badan lebih banyak selama kehamilan.

2. Nutrisi sebelum kehamilan

Sebelum Anda hamil, hal yang baik Anda lakukan adalah memperbaiki pola makan Anda. Anda harus mulai mencoba untuk mengonsumsi makanan sehat dan seimbang guna memenuhi kebutuhan gizi Anda sebelum hamil. Hal ini juga dapat membuat kehamilan Anda lebih mudah untuk Anda jalani karena Anda sudah terbiasa untuk makan makanan sehat dan melakukan pola hidup sehat.

Mulailah dengan menambahkan lebih banyak sayuran dan buah-buahan segar dalam menu Anda sehari-hari. Hal ini dapat membantu Anda menerapkan pola makan dengan gizi seimbang lebih mudah.

Selain sayuran dan buah-buahan yang banyak mengandung vitamin dan mineral, zat gizi yang harus Anda perhatikan saat makan adalah:

  • Karbohidrat. Cobalah untuk mengonsumsi karbohidrat dari sumber lain selain nasi, seperti menggantinya dengan roti gandum atau beras merah. Selain itu, cobalah untuk mulai membatasi makanan atau minuman manis.
  • Protein. Anda dapat mendapatkannya dari daging, ikan, susu dan produknya, serta kacang-kacangan, seperti tahu dan tempe. Jika Anda vegetarian, Anda tetap bisa mendapatkan protein dalam jumlah yang cukup. Sebaiknya bicarakan dengan dokter Anda mengenai hal ini.
  • Lemak. Merupakan zat gizi yang juga penting selama kehamilan. Lemak berfungsi untuk membantu tubuh menyerap vitamin. Pastikan Anda mengonsumsi lemak sehat, yang bisa didapatkan dari ikan atau sumber nabati, seperti kacang-kacangan.
  • Serat. Bisa diperoleh dari sayuran, buah-buahan, dan biji-bijian. Setidaknya Anda harus mengonsumsi sayuran dan buah-buahan sebanyak 3-5 porsi per hari untuk mencukupi kebutuhan serat Anda. Memenuhi kebutuhan serat Anda dapat mencegah Anda dari sembelit selama kehamilan.

3. Suplemen vitamin

Hal ini Anda perlukan jika Anda tidak dapat memenuhi kebutuhan zat gizi tertentu yang sangat tinggi, seperti asam folat, zat besi, dan vitamin A. Mengonsumsi suplemen vitamin atau vitamin prenatal sebelum atau selama kehamilan dapat membantu Anda memenuhi kebutuhan zat gizi penting selama kehamilan.

Namun, Anda perlu hati-hati dalam mengonsumsinya. Konsultasikan dengan dokter Anda terlebih dahulu apakah Anda membutuhkan suplemen vitamin tersebut. Dokter akan menyesuaikan dengan asupan Anda sehari-hari. Terlalu banyak asupan vitamin juga dapat berdampak buruk bagi Anda dan bayi Anda, misalnya kelebihan vitamin A dapat menyebabkan bayi cacat lahir.

4. Olahraga secara teratur

Olahraga dapat membuat Anda merasa lebih baik dan memberi Anda banyak energi. Olahraga yang dilakukan selama kehamilan dapat membuat Anda lebih siap untuk melakukan persalinan. Anda dapat membiasakan melakukan olahraga mulai dari sebelum hamil. Anda bisa memulainya dengan berjalan, berenang, yoga, atau olahraga ringan lainnya.

5. Berhenti merokok dan minum alkohol

Jika Anda merokok atau suka minum alkohol, sebaiknya mulailah untuk belajar berhenti merokok dan minum alkohol mulai dari sekarang. Merokok atau minum alkohol selama kehamilan terbukti dapat membahayakan kesehatan bayi Anda dan juga Anda, bahkan dapat menyebabkan keguguran. Merokok atau minum alkohol sebelum kehamilan juga dapat membuat Anda lebih sulit untuk hamil.

6. Kurangi stres

Pastikan Anda dalam keadaan yang sehat dan tidak ada hal yang mengganggu pikiran Anda baik sebelum maupun selama kehamilan. Stres saat mencoba hamil dapat membuat Anda kesulitan untuk mencapai kehamilan. Stres yang dirasakan selama kehamilan juga dapat mengganggu Anda. Lakukan hal-hal yang dapat membuat Anda senang dan tenang. Juga, hindari stres yang bisa Anda dapatkan dari tempat kerja.

7. Vaksinasi

Pastikan vaksinasi Anda sudah lengkap sebelum Anda hamil. Hal ini bertujuan agar Anda terhindar dari penyakit infeksi, seperti rubella, selama kehamilan. Rubella dapat membahayakan bayi Anda selama kehamilan. Jika Anda belum menerima dua dosis vaksin MMR atau Anda tidak mengingatnya, sebaiknya konsultasikan dengan dokter Anda. Lengkapi vaksinasi Anda beberapa bulan sebelum kehamilan.

BACA JUGA

Sumber
Pantau Perkembangan Janin Anda Dapatkan update mingguan di email Anda
untuk memantau perkembangan janin dalam kandungan.
Error message goes here
Pantau Bayi Saya
Tak tahu kapan akan melahirkan? Hitung di sini! *Dengan mendaftar, saya setuju dengan Syarat & Ketentuan Hello Sehat.
Anda hamil [num] minggu! Kami siap memandu Anda dalam perjalanan sebagai orangtua. Email pertama untuk Anda akan segera dikirim. Silakan klik tautan yang sudah kami kirim ke email Anda sebagai konfirmasi bahwa alamat email Anda sudah benar.
Sebelum mulai, silakan baca ini dulu:
Kapan hari pertama menstruasi terakhir Anda?
Hitung!
Error message goes here
Anda hamil [num] minggu! Perkiraan Melahirkan: [num] Dapatkan info setiap hari, sesuai dengan kebutuhan pribadi Anda dan bayi.
Error message goes here
Pantau sekarang!
Hitung ulang!
Yang juga perlu Anda baca