Anda sedang hamil? Ayo ikut komunitas Ibu Hamil kami sekarang!

home

Adakah saran agar artikel ini lebih baik?

close
chevron
Artikel ini tidak akurat
chevron

Mohon sampaikan saran Anda

wanring-icon
Anda tidak perlu mengisi secara detail bila tidak berkenan. Klik 'Kirim Opini Saya' di bawah ini untuk lanjut membaca.
chevron
Artikel ini tidak memberi cukup informasi
chevron

Tolong beri tahu kami bila ada yang salah

wanring-icon
Anda tidak wajib mengisi kolom ini. Klik "Kirim" untuk lanjut membaca.
chevron
Saya punya pertanyaan
chevron

Kami tidak memberi pelayanan kesehatan berupa diagnosis atau perawatan, tapi kami terbuka terhadap saran Anda. Silakan ketik di kotak berikut ini.

wanring-icon
Bila Anda memiliki kondisi medis tertentu, silakan menghubungi layanan kesehatan terdekat di sekitar rumah atau datangi IGD terdekat.

Apakah Wanita dengan PCOS Bisa Hamil? Perlu Waktu Berapa Lama?

Apakah Wanita dengan PCOS Bisa Hamil? Perlu Waktu Berapa Lama?

PCOS atau sindrom ovarium polikistik adalah gangguan hormon yang menyebabkan siklus menstruasi jadi tidak teratur. Hal ini yang membuat pengidap PCOS sulit hamil. Jadi, apakah wanita dengan PCOS bisa hamil? Jika iya, harus tunggu berapa lama hal itu dapat terjadi? Cari tahu jawabannya di bawah ini.

Kemungkinan wanita dengan PCOS bisa hamil

PCOS bisa hamil

Jika Anda memiliki kondisi PCOS dan bertanya-tanya di dalam hati, apakah Anda tetap bisa hamil?

Perlu diketahui apabila PCOS menjadi salah satu penyebab wanita susah hamil.

Namun, Anda tetap memiliki harapan untuk dapat memiliki anak. Hanya saja, peluang penderita PCOS bisa hamil memang lebih kecil.

Selain itu, usaha yang dibutuhkan lebih besar dibandingkan dengan wanita pada umumnya.

Pasalnya, wanita dengan PCOS memiliki ukuran indung telur (ovarium) lebih besar dari biasanya.

Di dalamnya, terdapat kista kecil yang mengandung telur yang belum matang.

Hal ini menyebabkan sel telur tersebut sulit untuk dikeluarkan, apalagi dibuahi.

Selain itu, wanita dengan PCOS memiliki kadar hormon androgen yang cukup tinggi.

Kondisi ini bisa menghambat masa subur dan ovulasi, yaitu pelepasan telur sehat untuk dibuahi sperma.

Namun, jangan berkecil hati dahulu. Saat ini sudah ada berbagai perawatan PCOS yang dapat membantu Anda bisa hamil.

Berapa lama wanita dengan PCOS bisa hamil?

PCOS bisa hamil

Ada banyak sekali faktor penentu wanita penderita PCOS bisa hamil.

Hal yang harus dipertimbangkan baik-baik di antaranya adalah kondisi kesehatan serta masalah kesuburan lainnya.

Maka, seberapa besar peluang wanita dengan kondisi ini mengalami kehamilan akan berbeda pada setiap orang.

Hingga saat ini, belum ada waktu pasti akan berapa lama waktu yang dibutuhkan.

Dikutip dari Your Fertility, kebanyakan wanita membutuhkan waktu lebih lama untuk bisa hamil dengan kondisi PCOS.

Apabila siklus menstruasi dan gangguan ovulasi bisa diatasi, maka peluang kehamilan juga semakin besar. Berbeda hal nya ketika pasangan juga mempunyai masalah seperti infertilitas.

Kondisi ini kemungkinan bisa membuat wanita yang mengalami PCOS membutuhkan waktu satu tahun atau lebih agar bisa hamil.

Gangguan produksi insulin pada wanita dengan PCOS

Salah satu penyebab wanita PCOS susah untuk bisa hamil adalah karena gangguan hormon.

Apabila terjadi gangguan hormone, maka membuat tubuh kesulitan memproduksi insulin.

Kondisi ini mengakibatkan peningkatan berat badan hingga terjadi obesitas.

Wanita yang mempunyai kondisi berat badan berlebih memengaruhi tingkat kesuburan.

Hal ini pula yang membuat waktu ovulasi jadi tidak teratur sehingga tubuh sulit untuk memproduksi sel telur (anovulasi).

Jika tidak terjadi anovulasi, maka kecil kemungkinan terjadinya proses pembuahan.

Maka dari itu, hal yang bisa dilakukan adalah dengan menurunkan berat badan.

Program hamil untuk kondisi PCOS

Program hamil untuk PCOS

Pada umumnya, dokter akan menyarankan Anda untuk berkonsultasi apabila mempunyai masalah kesuburan.

Apalagi, jika sudah melakukan program hamil dan belum ada perubahan dalam jangka waktu satu tahun.

Begitu pula jika Anda wanita yang berusia di atas 35 tahun, tetapi belum hamil setelah 6 bulan rutin berhubungan seks.

Dokter akan membantu memastikan kondisi kesehatan, termasuk kemungkinan mengalami PCOS sehingga Anda bisa hamil.

Dikutip dari Women’s Health, tidak ada obat khusus untuk mengatasi PCOS. Akan tetapi, dokter bisa membantu mengurangi gejala.

Maka dari itu, dibutuhkan kombinasi perawatan program hamil untuk kondisi PCOS, seperti:

1. Mengatur pola makan menjadi lebih sehat

Ini merupakan salah satu program agar penderita PCOS bisa hamil.

Ada beberapa tips yang bisa dilakukan untuk menerapkan pola makan sehat.

Sebagai contoh adalah mulai membiasakan diri rutin mengonsumsi sayuran dan buah.

Penderita PCOS lebih baik sarapan dalam jumlah yang besar jika ingin hamil. Akan tetapi, kurangi porsi makan malam.

Selain itu, tambahkan protein dan sayuran hijau ke menu makanan sehari-hari.

Apabila tetap ingin mengonsumsi karbohidrat, pilih karbohidrat kompleks seperti gandum utuh, beras merah, quinoa, atau jagung.

Jika Anda ingin mengonsumsi makanan dengan kadar karbohidrat yang tinggi, padukan makanan tersebut dengan lemak sehat.

Sebagai contoh alpukat, minyak zaitun, dan kacang-kacangan.

Lalu, kombinasikan pula dengan protein yang dapat menghambat lonjakan gula darah.

2. Memperbaiki gaya hidup agar lebih sehat

Selain menerapkan pola makan sehat, Anda juga bisa memperbaiki gaya hidup menjadi lebih sehat.

Cara ini dilakukan juga sekaligus untuk mendapatkan berat badan yang seimbang sehingga meningkatkan peluang kehamilan.

Anda bisa menambahkan kegiatan yang berhubungan dengan aktivitas fisik dalam rutinitas sebagai program hamil untuk PCOS.

Sebagai contoh adalah berolahraga secara rutin. Pilihah olahraga yang ringan dan Anda sukai.

Hingga kini, belum dapat dipastikan apakah pola makan sehat dan olahraga dapat membantu penderita PCOS bisa hamil.

Namun, pola hidup sehat memang berpotensi meningkatkan kemungkinan wanita bisa hamil.

Tidak hanya itu saja, kebiasaan ini juga bisa membantu Anda merasa lebih sehat dan bugar.

Setidaknya, lakukan kebiasaan ini sejak tiga bulan sebelum memulai program hamil untuk PCOS.

Kondisi tubuh yang bugar dapat memengaruhi kesuburan serta berpotensi membantu memperbaiki siklus ovulasi Anda.

3. Mengonsumsi obat

Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya bahwa PCOS terjadi karena gangguan hormon sehingga memengaruhi siklus menstruasi.

Maka dari itu, dibutuhkan pengobatan tertentu untuk membantu melancarkan siklus agar bisa ovulasi.

Clomid atau clomiphene citrate adalah jenis obat yang biasanya diresepkan dokter untuk membantu ovulasi, termasuk pada penderita PCOS.

Cara kerja obat ini adalah membantu indung telur mengambil telur yang akhirnya akan tumbuh, matang, dan dilepaskan.

Obat lainnya yang juga memiliki fungsi yang sama yaitu Letrozole.

Apabila obat yang diminum ini tidak efektif, obat suntik juga akan diresepkan untuk merangsang ovulasi sehingga penderita PCOS bisa hamil.

Obat suntik ini merupakan hormon FSH, yakni hormon utama yang diproduksi oleh tubuh untuk merangsang pertumbuhan folikel telur setiap bulan.

4. Melakukan bayi tabung

Tidak hanya mengonsumsi obat tertentu, pada kondisi tertentu ada kemungkinan Anda disarankan untuk melakukan terapi kesuburan.

Salah satu program hamil yang bisa dilakukan untuk kondisi PCOS adalah melakukan bayi tabung.

Selama proses ini, dokter akan memberikan obat untuk merangsang indung telur agar banyak telur yang tumbuh dan matang.

Telur-telur yang telah matang ini nantinya akan diangkat melalui pembedahan.

Lalu, digabungkan dengan sperma agar dapat dibuahi di dalam tabung khusus.

Setelah embrio tumbuh, nantinya akan ditempatkan kembali ke rahim dengan harapan dapat tertanam dengan baik dan berkembang menjadi janin.

Berdasarkan penjelasan di atas, dapat disimpulkan bahwa wanita dengan PCOS masih bisa hamil.

Namun, dibutuhkan kombinasi perawatan seperti mengubah pola makan serta hidup sehat hingga mengonsumsi obat-obatan tertentu.

Sebagai contoh ketika Anda dapat menurunkan berat badan hingga 10%.

Hal ini bisa membantu agar siklus menstruasi jadi lebih teratur sehingga meningkatkan peluang untuk mengalami kehamilan walaupun bisa mengalami risiko tertentu.

Punya cerita soal kehamilan?

Ayo gabung dengan komunitas Ibu Hamil Hello Sehat dan temukan berbagai cerita menarik seputar kehamilan.


Kalkulator Masa Subur

Kalkulator Masa Subur

Memantau siklus haid, menentukan hari kesuburan dan lebih membantu Anda untuk merencanakan kehamilan lebih baik.

Kalkulator Masa Subur

Memantau siklus haid, menentukan hari kesuburan dan lebih membantu Anda untuk merencanakan kehamilan lebih baik.

Kalkulator Masa Subur

Berapa lama siklus haid Anda?

(hari)

28

Berapa lama Anda haid?

(hari)

7

Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Sumber

Polycystic ovary syndrome | Womenshealth.gov. (2016). Retrieved 14 October 2020, from https://www.womenshealth.gov/a-z-topics/polycystic-ovary-syndrome

PCOS and pregnancy.(2020). Retrieved 14 October 2020, from https://www.pregnancybirthbaby.org.au/pcos-and-pregnancy

Can I get pregnant if I have PCOS? – NWHN. (2019). Retrieved 14 October 2020, from https://www.nwhn.org/can-i-get-pregnant-if-i-have-pcos/

Female Age-Related Fertility Decline. (2020). Retrieved 14 October 2020, from https://www.acog.org/clinical/clinical-guidance/committee-opinion/articles/2014/03/female-age-related-fertility-decline

Polycystic Ovary Syndrome (PCOS) | Your Fertility. (2020). Retrieved 14 October 2020, from https://www.yourfertility.org.au/everyone/health-medical/polycystic-ovary-syndrome-pcos

Sharma, R., Biedenharn, K., Fedor, J., & Agarwal, A. (2013). Lifestyle factors and reproductive health: taking control of your fertility. Reproductive Biology And Endocrinology, 11(1), 66. doi: 10.1186/1477-7827-11-66

Foto Penulisbadge
Ditulis oleh Atifa Adlina Diperbarui 30/06/2021
Ditinjau secara medis oleh dr Damar Upahita
x