Apakah Wanita dengan PCOS Bisa Hamil? Perlu Waktu Berapa Lama?

Ditinjau secara medis oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 24/03/2020
Bagikan sekarang

Pertanyaan apakah wanita dengan PCOS bisa hamil kerap muncul, sebagai salah satu kondisi yang menyebabkan wanita mengalami gangguan kesuburan. PCOS atau sindrom ovarium polikistik adalah gangguan hormon yang  menyebabkan siklus menstruasi jadi tidak teratur, sehingga pengidap PCOS sulit hamil. Jadi, apakah wanita dengan PCOS bisa hamil? Jika iya, harus tunggu berapa lama hal itu dapat terjadi? Cari tahu jawabannya di bawah ini.

Kemungkinan wanita dengan PCOS bisa hamil

apa itu pcos polycystic ovary syndrome

Jika Anda memiliki PCOS dan bertanya-tanya di dalam hati, apakah Anda tetap bisa hamil? Jawabannya bisa. Wanita yang memiliki PCOS bisa hamil, sehingga Anda tetap memiliki harapan untuk dapat memiliki anak lewat rahim Anda sendiri.

Hanya, tentu saja peluang wanita penderita PCOS bisa hamil memang lebih kecil dan usaha yang dibutuhkan lebih besar dibandingkan dengan wanita pada umumnya. Pasalnya, wanita dengan PCOS, ukuran indung telur (ovarium) Anda lebih besar dari biasanya.

Indung telur yang lebih besar ini di dalamnya bisa berisikan banyak kista kecil yang mengandung telur yang belum matang. Hal ini menyebabkan sel telur tersebut sulit untuk dikeluarkan, apalagi dibuahi.

Selain itu, wanita dengan PCOS memiliki kadar hormon androgen yang cukup tinggi dan bisa menghambat proses ovulasi, yaitu pelepasan telur sehat untuk dibuahi sperma.

Namun, jangan khawatir dulu. Saat ini sudah banyak berbagai perawatan PCOS yang dapat membantu Anda bisa hamil. Perawatan PCOS yang bisa Anda lakukan agar bisa hamil, mulai dari yang alami dengan mengubah gaya hidup hingga menjalani berbagai prosedur medis yang tepat untuk kondisi Anda.

Berapa lama wanita dengan PCOS bisa hamil?

hydrosalphix, gangguan fungsi tuba fallopi penyebab wanita sulit hamil

Ada banyak sekali faktor penentu wanita penderita PCOS bisa hamil yang harus dipertimbangkan baik-baik. Termasuk usia Anda dan pasangan, kondisi kesehatan Anda dan pasangan, hingga faktor risiko masalah kesuburan lainnya. Maka sebenarnya, seberapa besar peluang wanita PCOS untuk hamil dan seberapa cepat kehamilan terjadi akan berbeda dengan pasangan yang lain.

Gambaran umum berapa lama penderita PCOS bisa hamil dilansir dari Verywell Health menyebutkan, sepasang suami istri dengan PCOS dapat memperoleh kehamilan dalam kurun waktu satu tahun setelah mencoba.

Namun, sang istri yang memiliki PCOS setidaknya harus sehat atau tidak memiliki kondisi kesehatan lain yang dapat memengaruhi kesuburannya. Di samping itu, perlu diupayakan siklus menstruasi normal meski memiliki PCOS jika Anda ingin bisa sukses hamil.

Demikian juga, sang suami dari penderita PCOS juga harus dalam keadaan sehat. Artinya, suami tidak memiliki faktor risiko yang berkaitan dengan masalah kesuburan.

Kondisi tentu akan berbeda jika Anda atau pasangan Anda mungkin diketahui memiliki faktor risiko masalah kesuburan tertentu. Hal ini akan membuat waktu yang Anda butuhkan sebagai penderita PCOS bisa hamil memakan waktu yang lebih lama, bahkan lebih dari satu tahun.

Gangguan produksi insulin pada wanita dengan PCOS

obesitas

Salah satu penyebab kenapa wanita PCOS bisa sulit hamil adalah karena gangguan hormon tersebut menyebabkan tubuh kesulitan mengelola produksi insulin. Kondisi ini mengakibatkan peningkatan berat badan berlebih atau obesitas.

Padahal, wanita pengidap PCOS yang memiliki berat badan berlebih diduga memiliki masa ovulasi yang tidak teratur sehingga bisa menjadi penyebab sulit hamil. Bahkan, tak menutup kemungkinan akan sulit bagi tubuhnya untuk memproduksi sel telur. Itulah mengapa beberapa wanita dengan PCOS bisa mengalami anovulasi hingga sulit hamil.

Penderita PCOS yang mengalami anovulasi dapat mengalami kesulitan untuk hamil. Mengapa? Anovulasi sendiri adalah kondisi di mana Anda tidak mengalami proses ovulasi sama sekali, sehingga menstruasi pun tidak terjadi.

Jika tidak berovulasi, maka tidak ada sel telur yang diproduksi. Hal ini dapat berimbas pada maka pembuahan pun tidak akan bisa terjadi meski sperma sudah masuk ke dalam tubuh wanita. Tak heran jika ada juga penderita PCOS yang mengalami kesulitan, hingga tidak bisa hamil.

Nah, cara paling efektif untuk mengembalikan siklus menstruasi yang normal agar Anda bisa berovulasi lebih lancar adalah dengan menurunkan berat badan. Upaya ini dapat membantu Anda kembali mengalami ovulasi agar meski menderita PCOS. Namun, Anda tidak perlu menurunkan berat badan secara drastis, melainkan secukupnya saja.

PCOS bisa hamil, selama Anda menjalani pola hidup sehat

Selain demi menurunkan berat badan, pola hidup sehat sebaiknya Anda anut agar membantu mempercepat Anda bisa cepat hamil meski menderita PCOS.  Salah satu cara yang dapat dilakukan adalah dengan mengubah gaya hidup dan pola makan.

Setidaknya, lakukan kebiasaan ini sejak tiga bulan sebelum memulai program hamil. Di samping sehat, upaya ini bisa membantu Anda menurunkan berat badan hingga ideal.

Kondisi tubuh yang bugar dapat mempengaruhi kesuburan. Selain itu, badan yang sehat setidaknya berpotensi membantu Anda memperbaiki siklus ovulasi Anda.

Mengatur pola makan sehat

Ada beberapa tips yang bisa Anda gunakan untuk menerapkan pola makan sehat agar Anda dapat memperoleh kehamilan, meski memiliki PCOS. Anda bisa memulai membiasakan diri untuk mengonsumsi sayuran dan buah.

Penderita PCOS lebih baik makan sarapan dalam jumlah yang besar jika ingin bisa hamil, tapi kurangi porsi makan malam Anda. Selain itu, tambahkan protein dan sayuran hijau ke menu makanan sehari-hari.

Untuk konsumsi karbohidrat, pilih jenis yang kompleks, seperti gandum utuh dan kacang-kacangan. Jika Anda ingin mengonsumsi makanan yang memiliki kadar karbohidrat yang tinggi, padukan makanan tersebut dengan lemak yang sehat. Sebagai contoh buah alpukat, minyak zaitun, dan kacang-kacangan atau protein yang dapat menghambat lonjakan gula darah.

Memperbaiki gaya hidup sehat

Selain menerapkan pola makan yang baik, Anda juga bisa memperbaiki gaya hidup agar menjadi lebih sehat. Anda dapat menambahkan aktivitas fisik pada rutinitas Anda sehari-hari, salah satunya berolahraga. Kegiatan ini bisa membantu mengatasi gejala PCOS yang Anda alami.

Anda pun bisa mengombinasikan rutinitas olahraga dengan pola makan sehat agar bisa meningkatkan atau mengembalikan siklus menstruasi Anda kembali seperti sedia kala, hingga 50%.

Belum dapat dipastikan apakah pola makan sehat dan olahraga dapat membantu penderita PCOS untuk memperoleh keturunan. Namun, pola hidup sehat memang berpotensi meningkatkan kemungkinan wanita dengan PCOS dapat hamil. Tidak hanya itu, kondisi ini juga bisa membantu Anda merasa lebih sehat dan bugar.

Sama halnya dengan upaya menurunkan berat badan, memperbaiki gaya hidup menjadi lebih sehat sangat bermanfaat bagi Anda jika ingin bisa segera hamil saat mengalami PCOS. Jadi, jangan takut untuk mewujudkannya.

Kapan harus periksa ke dokter?

pergi ke dokter kandungan

Pada umumnya, dokter akan menyarankan Anda agar segera konsultasi jika Anda wanita yang berusia kurang dari 35 tahun, memiliki masalah terkait siklus menstruasi atau kesuburan, dan belum hamil juga setelah satu tahun sudah rutin berhubungan seks dengan pasangan. Begitu pula jika Anda adalah seorang wanita yang berusia di atas 35 tahun, namun belum hamil setelah 6 bulan rutin berhubungan seks.

Dokter akan membantu Anda memastikan kondisi kesehatan Anda, termasuk kemungkinan Anda mengalami kondisi PCOS. Dengan begitu, Anda bisa menentukan perawatan yang tepat untuk memudahkan Anda mengalami kehamilan bersama dengan pasangan.

Melancarkan ovulasi untuk meningkatkan kesuburan wanita dengan PCOS

gejala pcos

Gangguan hormon akibat PCOS dapat memengaruhi siklus menstruasi Anda, sehingga terkadang obat-obatan tertentu diperlukan untuk membantu memperlancar ovulasi agar meningkatkan kemungkinan hamil.

Pasalnya, ovulasi yang teratur menjadi salah satu kunci penting untuk membantu Anda agar bisa hamil meski mengalami PCOS. Dengan mengetahui kapan tubuh akan berovulasi, Anda pun bisa menghitung masa subur.

Clomid atau clomiphene citrate adalah jenis obat yang biasanya diresepkan dokter untuk membantu ovulasi, termasuk pada penderita PCOS. Clomid bekerja dengan membantu indung telur untuk mengambil telur yang akhirnya akan tumbuh, matang, dan dilepaskan. Obat lainnya yang juga memiliki fungsi yang sama yaitu Letrozole.

Namun, jika obat-obatan yang diminum ini tidak efektif, obat suntik juga akan diresepkan untuk merangsang ovulasi bagi Anda yang mengalami PCOS. Obat-obatan ini biasanya berbentuk hormon FSH, yakni hormon utama yang diproduksi oleh tubuh untuk merangsang pertumbuhan folikel telur setiap bulannya.

icsi program bayi tabung untuk pria

Selain obat, dokter juga akan menganjurkan Anda untuk melakukan in vitro fertilization (IVF) atau yang dikenal dengan bayi tabung. Selama proses ini, dokter akan memberikan obat untuk merangsang indung telur agar banyak telur yang tumbuh dan matang.

Telur-telur yang telah matang ini nantinya akan diangkat melalui pembedahan dan dan digabungkan dengan sperma untuk dapat dibuahi di tabung yang akan ditempatkan di laboratorium khusus. Setelah embrio tumbuh, nantinya ia akan ditempatkan kembali ke rahim dengan harapan dapat tertanam dengan baik dan berkembang menjadi janin yang utuh.

Berdasarkan penjelasan di atas, wanita dengan PCOS bisa hamil, asal dapat mengubah pola hidup lebih sehat dan mengonsumsi obat-obatan yang direkomendasikan dokter. Selain itu, ada pula upaya bayi tabung yang dapat membantu wanita yang menderita bisa memiliki keturunan.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

4 Tips Mencegah Pasien PCOS Ngidam Makanan yang Tidak Sehat

Pasien PCOS diketahui mudah ngidam makanan tidak sehat. Lantas, bagaimana tips mencegah keinginan ngidam yang tidak sehat pada pasien PCOS?

Ditinjau secara medis oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji

Orang Berbadan Gemuk Ternyata Lebih Sering Mendengkur, Ini Sebabnya

Siapa pun bisa mendengkur saat tidur, tapi orang dengan tubuh yang gemuk ternyata lebih sering mengalami gangguan ini. Apa sebabnya?

Ditinjau secara medis oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Diah Ayu

Apakah Normal Jika Muncul Flek Cokelat Setelah Haid?

Cukup banyak wanita yang melihat flek cokelat keluar beberapa hari setelah haid. Kondisi ini bisa normal bisa juga tidak. Cari tahu di sini lebih jelasnya.

Ditinjau secara medis oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Widya Citra Andini

6 Pilihan Pengobatan Bagi Pengidap PCOS

Sindrom ovarium polikistik (PCOS) dapat membuat wanita sulit hamil. Enam jenis pengobatan ini paling direkomendasikan untuk wanita pengidap PCOS.

Ditinjau secara medis oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novi Sulistia Wati
Kesuburan, Kehamilan 04/08/2019

Direkomendasikan untuk Anda

Apa Akibatnya pada Janin Jika Ibu Merokok Saat Hamil?

Ditinjau secara medis oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Ajeng Quamila
Dipublikasikan tanggal: 31/05/2020
fibroid rahim dan pcos

Apa Bedanya Fibroid Rahim dan Sindrom Ovarium Polikistik (PCOS)?

Ditinjau secara medis oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Diah Ayu
Dipublikasikan tanggal: 08/04/2020
dampak memelihara hewan selama hamil

Hati-hati, Ini Risiko Memelihara Hewan Selama Hamil

Ditinjau secara medis oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Ihda Fadila
Dipublikasikan tanggal: 05/04/2020
dampak banjir ibu hamil

Hati-Hati, Banjir Bisa Berdampak Buruk Terhadap Kesehatan Ibu Hamil

Ditinjau secara medis oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Nabila Azmi
Dipublikasikan tanggal: 03/01/2020