Obesitas Mengurangi Kesuburan Wanita

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 18 Desember 2020 . Waktu baca 5 menit
Bagikan sekarang

Obesitas merupakan suatu kondisi di mana seseorang memiliki indeks massa tubuh yang tinggi yaitu lebih dari 27. Menurut WHO, pada tahun 2014 terdapat 600 juta orang usia dewasa mengalami obesitas. Di Indonesia sendiri, kejadian obesitas pada kelompok perempuan dewasa tahun 2013 yaitu sebesar 32,9% yang mengalami kenaikan sebanyak 18% dari tahun 2007.

Obesitas dapat  menyebabkan berbagai penyakit kronis, seperti penyakit jantung, diabetes melitus, dan hipertensi. Tidak hanya itu, perempuan obesitas ternyata berisiko mengalami gangguan fungsi reproduksi dan menyebabkan infertilitas atau tidak subur. Infertilitas atau tidak subur didefinisikan dengan kondisi di mana perempuan tidak juga mengalami kehamilan walaupun melakukan hubungan seksual secara rutin. Lalu, mengapa obesitas dapat menyebabkan ketidaksuburan bagi perempuan?

Bagaimana obesitas bisa mempengaruhi kesuburan?

Beberapa penelitian telah membuktikan bahwa kehamilan susah terjadi pada perempuan yang mengalami obesitas jika dibandingkan dengan wanita dengan berat badan normal atau overweight. Bahkan ketika mengalami kehamilan, perempuan obesitas berisiko mengalami keguguran. Sebuah penelitian yang dilakukan pada 3.029 pasangan, menunjukkan bahwa pada perempuan yang memiliki IMT lebih dari 30 mengalami kesulitan hamil setidaknya dalam satu tahun. Selain itu, diketahui juga perempuan dengan IMT yang lebih dari 30 tersebut tidak dapat melakukan kelahiran secara normal. Sedangkan perempuan dengan IMT 40 atau lebih,  menurunkan peluang untuk  hamil sebanyak 43%.  

Survei menunjukkan bahwa perempuan dengan IMT 24 hingga 31 mengalami anovulasi (indung telur tidak menghasilkan telur) lebih tinggi 30% setiap bulannya dibandingkan dengan perempuan yang memiliki IMT yang normal. Bahkan perempuan yang IMT-nya lebih dari 31, berpeluang 170% lebih tinggi untuk mengalami anovulasi.

Hormon leptin yang tidak seimbang

Orang yang mengalami obesitas, biasanya cenderung mengonsumsi makanan dengan kalori, gula, dan lemak yang tinggi. Ketika tubuh mengonsumsi terlalu banyak lemak, maka akan muncul hormon leptin yang berfungsi untuk mengatur nafsu makan dan memberikan sinyal pada otak bahwa tubuh sudah ‘penuh’. Namun, asupan lemak yang terus-menerus masuk akan membuat hormon leptin terus diproduksi oleh tubuh. Semakin banyak jumlah lemak yang dikonsumsi, semakin tinggi pula kadar leptin. Namun, leptin menjadi resisten dan tidak berfungsi lagi dengan baik karena terlalu banyak lemak yang masuk sehingga terlalu tinggi kadar leptin di dalam tubuh.

Gangguan fungsi leptin dapat mempengaruhi ketidakseimbangan kadar hormon seksual, seperti luteinizing hormone dan estradiol yang merupakan hormon kesuburan pada wanita. Hormon-hormon tersebut membantu mempersiapkan ovum atau telur pada wanita. Selain itu, perempuan memiliki kadar hormon leptin tiga kali lebih tinggi dibandingkan dengan laki-laki. Sehingga, ketika perempuan mengonsumsi makanan berlemak terlalu banyak, kemudian leptin yang dihasilkan juga akan semakin banyak. Hal tersebutlah yang menyebabkan perempuan obesitas susah hamil.

Resistensi hormon insulin

Tidak hanya resistensi terhadap hormon leptin, tubuh juga mengalami resisten terhadap hormon insulin. Ketika orang yang mengalami obesitas terlalu banyak mengonsumsi karbohidrat atau gula maka akan terjadi hiperglikemia dalam tubuh. Hiperglikemia yang berlangsung terus-menerus akan mengakibatkan tubuh tidak lagi peka terhadap hormon insulin. Penelitian menyatakan bahwa sel pituitary yang berfungsi untuk menghasilkan luteinizing homorne, yang sangat berperan dalam proses pembuahan dan menentukan kesuburan perempuan.

Penelitian tersebut dilakukan pada tikus betina yang kehilangan reseptor insulin, sehingga tubuh tidak bisa menerima sinyal dari hormon insulin. Tikus betina tersebut diberikan makanan tinggi lemak selama tiga bulan. Pada akhir penelitian, diketahui bahwa tikus betina tersebut mengalami polycystic ovary syndrome (PCOS), yaitu kondisi yang biasanya menjadi alasan ketidaksuburan pada perempuan. Selain itu, beberapa tikus betina lainnya juga menunjukkan menstruasi yang tidak rutin dan gangguan reproduksi lainnya.

Penelitian lain menyebutkan bahwa polycystic ovary syndrome mengakibatkan peningkatan hormon androgen (hormon laki-laki) pada perempuan, dan mengganggu ovarium untuk menghasilkan telur. Banyak hal yang menyebabkan PCOS, namun peneliti menyatakakan bahwa memiliki status gizi yang obesitas dapat meningkatkan risiko tinggi untuk perempuan mengalami PCOS.

Menyebabkan keguguran

Walaupun perempuan yang obesitas telah berhasil hamil, namun kehamilannya tersebut sangat berisiko bagi kesehatan janinnya. Perempuan yang obesitas cenderung memiliki kualitas telur yang kurang baik, mengalami gangguan ketika proses implantasi ovum (yang sudah dibuahi) terjadi, dan gangguan fungsi hormon akibat obesitas akan menjadi penyulit saat kehamilan.

Namun, seiring dengan penurunan berat badan dan kadar lemak dalam tubuh, maka perempuan dapat menormalkan fungsi reproduksinya kembali. The British Fertility Society menyebutkan bahwa perempuan yang mengalami obesitas harus menurunkan berat badannya menjadi normal agar dapat subur kembali.

BACA JUGA

 

Kalkulator BMI

Benarkah berat badan Anda sudah ideal?

Ayo Cari Tahu!
general

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Baca Juga:

    Yang juga perlu Anda baca

    7 Masalah Pada Kaki yang Umum Terjadi Seiring Bertambahnya Usia

    Penyakit kaki merupakan masalah kesehatan yang banyak dikeluhkan oleh lansia. Selain nyeri telapak kaki karena asam urat, ini dia penyebab lainnya.

    Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Adelia Marista Safitri
    Kesehatan Lansia, Perawatan Lansia 27 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit

    7 Trik Jitu Agar Tak Mudah Tergoda Makan Junk Food

    Anda tidak bisa berhenti makan junk food? Tenang, ada siasat khusus untuk menghindari godaan makan makanan tak sehat. Intip caranya di sini, yuk.

    Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
    Tips Makan Sehat, Nutrisi 27 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit

    Habis Makan, Gula Darah Malah Turun Drastis? Apa Sebabnya?

    Lemas habis makan mungkin masih wajar. Tapi kalau Anda gemetaran atau berkeringat, bisa jadi tanda gula darah turun. Hal ini disebut hipoglikemia reaktif.

    Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
    Ditulis oleh: dr. Angelina Yuwono
    Penyakit Diabetes, Gula Darah Normal 26 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit

    Mengenal Jenis-Jenis Parasit dan Penyakit Infeksi yang Disebabkannya

    Cacingan, toksoplasmosis, dan malaria adalah contoh penyakit infeksi parasit yang cukup umum di Indonesia. Bagaimana cara mengobatinya?

    Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
    Ditulis oleh: Novita Joseph
    Penyakit Infeksi, Infeksi Jamur dan Parasit 26 Januari 2021 . Waktu baca 10 menit

    Direkomendasikan untuk Anda

    obat masuk angin

    5 Pilihan Obat Masuk Angin yang Manjur Meredakan Gejalanya

    Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Widya Citra Andini
    Dipublikasikan tanggal: 28 Januari 2021 . Waktu baca 12 menit
    gatal setelah mandi

    Gatal Setelah Mandi? Beberapa Hal Ini Bisa Jadi Penyebabnya

    Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Andisa Shabrina
    Dipublikasikan tanggal: 28 Januari 2021 . Waktu baca 3 menit
    Perbedaan mual tanda hamil dan maag

    5 Perbedaan Mual Hamil dan Maag yang Perlu Diperhatikan

    Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Annisa Hapsari
    Dipublikasikan tanggal: 27 Januari 2021 . Waktu baca 7 menit
    tremor bisa sembuh

    Apakah Tremor Bisa Disembuhkan? Apa Saja Pengobatannya?

    Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Rr. Bamandhita Rahma Setiaji
    Dipublikasikan tanggal: 27 Januari 2021 . Waktu baca 5 menit