Hanya Punya Satu Indung Telur (Ovarium), Apakah Wanita Masih Bisa Hamil?

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Dipublikasikan tanggal: 9 Februari 2019 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Ovarium adalah organ yang berfungsi untuk memproduksi sel telur dan hormon. Normalnya, setiap wanita memiliki dua ovarium atau indung telur. Namun, ada beberapa kondisi yang mengharuskan satu ovarium wanita diangkat, misalnya karena kanker ovarium, dan akhirnya menyisakan satu ovarium saja. Yang jadi pertanyaan, apakah wanita masih bisa hamil dengan satu indung telur? Berikut ulasannya.

Mungkinkah hamil dengan satu indung telur saja?

hamil di luar kandungan

Wajar saja kalau Anda diliputi rasa cemas saat memiliki satu indung telur. Pasalnya, kondisi Anda tentu tidak seperti wanita normal pada umumnya yang punya dua indung telur. Karena perbedaan inilah, muncul ketakutan bahwa Anda akan sulit punya anak karena ‘pabrik’ sel telurnya tinggal sebelah. Apa benar begitu?

Kabar baiknya, Anda masih bisa hamil meskipun hanya dengan satu indung telur, lho! Baik dengan satu atau dua ovarium, wanita akan tetap bisa menghasilkan sel telur dan berpeluang untuk hamil selama kondisi ovariumnya sehat.

Anda mungkin berpikir bahwa hidup dengan satu indung telur berarti tidak ada lagi proses ovulasi. Ovulasi adalah proses ketika sel telur yang sudah matang dikeluarkan dari ovarium menuju saluran telur (tuba falopii).

Faktanya, dalam satu siklus menstruasi, kedua indung telur tidak akan mengeluarkan sel telur di waktu yang bersamaan. Maksudnya, ovarium akan melepaskan satu sel telur secara bergantian setiap bulan. Misalnya, bulan ini sel telur akan dikeluarkan oleh ovarium kanan, kemudian bulan selanjutnya ovarium kiri yang melepaskan sel telur. Namun memang, tidak diketahui pasti bagaimana urutan sebenarnya.

Selama kondisi ovarium dan tuba falopii Anda sehat, maka peluang kehamilannya pun akan sama seperti wanita yang punya dua indung telur. Jadi, Anda tak perlu khawatir lagi karena Anda tentu saja bisa hamil dan punya anak.

Tips agar bisa hamil dengan satu indung telur

perkembangan janin minggu 1 kehamilan

Nah, sekarang Anda bisa sedikit bernapas lega karena Anda masih bisa hamil dengan satu indung telur. Yang terpenting, jaga kondisi tubuh Anda dan pasangan tetap sehat untuk mempermudah terjadinya kehamilan.

Berikut ini beberapa tips yang bisa Anda lakukan supaya bisa cepat hamil dengan satu indung telur.

1. Konsultasi ke dokter kandungan

Langkah pertama yang harus Anda lakukan agar bisa hamil dengan satu indung telur adalah periksa ke dokter kandungan sesegera mungkin. Dokter akan melakukan tes darah dan USG untuk melihat kondisi ovarium Anda.

Lewat pemeriksaan USG, dokter akan memberitahukan apakah ovarium Anda berfungsi dengan baik dan mampu melepaskan sel telur secara optimal atau tidak. Sejumlah pemeriksaan lain mungkin juga dilakukan, tujuannya untuk memastikan tidak ada masalah medis lainnya yang dapat mengganggu kesuburan.

2. Hitung masa subur

Setiap wanita memiliki siklus dan lama menstruasi yang berbeda-beda. Oleh karena itu, perhatikan dulu apakah Anda memiliki siklus menstruasi teratur atau tidak.

Jika siklus menstruasi Anda berlangsung selama 28 hari, maka ovulasi diperkirakan akan terjadi pada hari ke 12-14 atau pertengahan siklus menstruasi. Namun, ini bukanlah sesuatu yang pasti. Bisa saja ovulasi terjadi lebih cepat atau lebih lambat.

Rata-rata masa subur wanita mulai terjadi pada hari ke 10-17 setelah hari pertama menstruasi. Nah, pada rentang inilah, Anda dianjurkan untuk rutin berhubungan seksual untuk meningkatkan peluang terjadinya kehamilan.

Psstt.. Anda juga bisa tahu kapan masa subur Anda dengan kalkulator masa subur atau tautan berikut bit.ly/ovulasi.

3. Perhatikan tanda-tanda subur

Selain dengan menghitung masa subur, Anda sebetulnya juga bisa memperhatikan tanda-tanda subur pada tubuh. Biasanya, wanita yang sedang subur akan mengalami peningkatan suhu tubuh basal dan perubahan pada lendir vagina. Lebih mudahnya lagi, sekarang Anda juga bisa memastikannya dengan alat tes masa subur yang dijual di toko alat kesehatan terdekat.

Kalkulator Masa Subur

Ingin Cepat Hamil? Cari tahu waktu terbaik untuk bercinta dengan suami lewat kalkulator berikut.

Kapan Ya?
general

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Aborsi, Prosedur Medis untuk Menggugurkan Kandungan

Ada berbagai pertimbangan sebelum dokter melakukan aborsi. Apalagi, ini adalah keputusan yang cukup berat dilakukan. Simak dulu penjelasannya!

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Atifa Adlina
Persalinan, Melahirkan, Kehamilan 28 Desember 2020 . Waktu baca 8 menit

Sakit Pinggang Saat Hamil, Penyebab Hingga Cara Mengatasinya

Sekitar 50-80 persen wanita mengalami sakit pinggang saat hamil. Simak penyebab sampai cara mengatasi dan mencegah nyeri pinggang saat hamil.

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Atifa Adlina
Masalah Kehamilan, Kehamilan & Kandungan, Kehamilan 28 Desember 2020 . Waktu baca 8 menit

4 Masalah yang Sering Terjadi Saat Sedang Hamil Muda

Hamil muda merupakan masa-masa kritis di mana awal terbentuknya janin. Di masa ini, biasanya ibu hamil sering mengalami gangguan fisik. Apa saja?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Arinda Veratamala
Trimester 1, Kehamilan & Kandungan, Kehamilan 24 Desember 2020 . Waktu baca 4 menit

Mengapa Wanita Mudah Pingsan Saat Hamil?

Pingsan saat hamil terjadi pada sebagian wanita. Berikut beberapa penyebab dan cara tepat yang perlu dilakukan saat Anda mengalaminya.

Ditulis oleh: Arinda Veratamala
Masalah Kehamilan, Kehamilan & Kandungan, Kehamilan 23 Desember 2020 . Waktu baca 4 menit

Direkomendasikan untuk Anda

berat badan janin ideal

Pertumbuhan Berat Badan Janin dalam Kandungan di Setiap Trimester Kehamilan

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Dipublikasikan tanggal: 13 Januari 2021 . Waktu baca 12 menit
setelah kuret

Setelah Kuret, Kapan Bisa Menstruasi Lagi Seperti Biasa?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Dipublikasikan tanggal: 11 Januari 2021 . Waktu baca 3 menit
janin berhenti bergerak

Janin Berhenti Bergerak, Apakah Harus Periksa ke Dokter?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Arinda Veratamala
Dipublikasikan tanggal: 6 Januari 2021 . Waktu baca 3 menit
plasenta previa adalah

Plasenta Previa: Gejala, Penyebab, dan Pilihan Pengobatannya

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Dipublikasikan tanggal: 1 Januari 2021 . Waktu baca 10 menit