Dipercaya Bikin Cepat Hamil, 3 Makanan Ini Belum Terbukti untuk Kesuburan Wanita

Ditinjau secara medis oleh: | Ditulis oleh:

Dipublikasikan tanggal: 26/08/2019
Bagikan sekarang

Harvard Medical School menyebutkan bahwa wanita yang mencoba hamil, mendapatkan efek positif pada kesuburannya dari makanan. Namun, ada beberapa makanan yang dipercaya harus dikonsumsi agar cepat hamil, tapi sebenarnya belum terbukti alias mitos. Apa saja makanannya?

Mitos makanan yang dipercaya bikin cepat hamil

Bagi wanita yang memiliki rencana untuk hamil, pasti disarankan untuk memperbaiki pola makan. Biasanya mereka dianjurkan untuk makan makanan yang mengandung asam folat, B12, dan asam lemak omega 3 agar bisa cepat hamil.

Perubahan pola makan itu bisa bertujuan mengendalikan berat badan ataupun membantu meningkatkan kesuburan. Namun, tidak semua makanan dapat meningkatkan kesuburan.

Berikut ini beberapa makanan yang dianggap bisa membuat wanita agar cepat hamil, sayangnya masih belum terdapat penelitian yang cukup, alias mitos.

1. Taoge

makan toge

Taoge atau kecambah mungkin paling sering disebut-sebut sebagai makanan yang perlu Anda konsumsi agar cepat hamil.

Memang benar, taoge memiliki manfaat menyuburkan, tetapi sejauh ini efeknya baru ditemukan pada kesuburan pria. Belum ada penelitian yang membuktikan manfaat taoge pada kesuburan wanita.

Mitos makanan yang bikin cepat hamil ini, kemungkinan beredar karena nutrisi yang ada pada kacang hijau. Kacang hijau diketahui mengandung folat, yakni salah satu nutrisi yang sangat diperlukan bagi wanita yang berencana hamil. Folat nantinya akan dimanfaatkan tubuh untuk pertumbuhan dan perkembangan janin yang optimal.

Sayangnya, penelitian yang ada baru berfokus pada kacang hijau ketimbang kecambah. Penelitian itu juga baru dilakukan pada pria, bukan wanita.

Selain belum terbukti manfaatnya, wanita yang hamil justru perlu berhati-hati jika hendak makan taoge. Pasalnya, kecambah rentan terkontaminasi dengan bakteri karena tumbuh di lingkungan yang lembap. Ini bisa menyebabkan keracunan makanan dan berbahaya bagi janin.

Cara aman mengonsumsi taoge untuk ibu hamil menurut Academy of Nutition and Dietetic adalah dicuci hingga bersih dan dimakan dalam kondisi matang.

2. Kurma

kurma kering dan kurma segar

Selain taoge, kurma, terutama kurma muda, juga cukup dikenal sebagai makanan yang harus dimakan agar wanita cepat hamil, lagi-lagi ini masih mitos. Penelitian yang diterbitkan pada Journal of Obstetrics and Gynaecology menunjukkan bahwa kurma muda tidak memiliki potensi untuk menyuburkan kandungan.

Namun, peneliti dari Jordan University of Science and Technology justru menemukan bahwa rutin makan buah kurma selama hamil tua dilaporkan menjalani persalinan normal lebih lancar. Mereka melahirkan tanpa perlu diinduksi medis lebih dulu oleh dokter.

Sayangnya, tidak diketahui jenis dan kondisi kurma yang bagaimana yang bisa membantu persalinan lebih lancar. Masih dibutuhkan studi lebih lanjut untuk mengetahui fungsi kurma pada proses kehamilan dan kesuburan.

3. Daun singkong

manfaat daun singkong

Mitos selanjutnya terkait makanan yang harus dikonsumsi agar cepat hamil adalah daun singkong.

Bila berselancar di dunia maya atau mendatangi toko obat, mungkin Anda akan menemukan suplemen dari daun dan akar singkong. Ya, bagian dari tanaman singkong ini dipercaya memiliki potensi untuk menyuburkan kandungan.

Faktanya, belum ada penelitian yang mendukung mengenai khasiat daun singkong yang membuat wanita cepat hamil, sehingga makanan ini masih tergolong mitos.

Penelitian menunjukkan bahwa tanaman singkong memiliki sifat antiperadangan yang dapat digunakan sebagai pengobatan demam, diare, atau arthritis.

Perlu Anda ketahui, jika tak cermat mengolahnya menjadi makanan, tanaman singkong dapat melepaskan sianida, yakni zat beracun jika dikonsumsi secara utuh. Tanda-tanda keracunan sianida, meliputi sakit kepala, gelisah, dan kejang-kejang.

Ketimbang percaya dengan informasi seputar makanan agar Anda cepat hamil yang ternyata hanya mitos, lebih baik konsultasikan langsung pada dokter kandungan atau ahli gizi. Anda akan mendapat bimbingan lebih baik dalam merencanakan kehamilan.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Cari Tahu Penyebab Munculnya Jerawat Saat Hamil Sekaligus Cara Aman Mengatasinya

Jerawat rentan muncul pada wanita saat hamil. Namun, tahukah Anda apa penyebabnya dan cara aman untuk menghilangkannya? Baca di sini.

Ditinjau secara medis oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji

Bolehkan Ibu Hamil Makan Telur Setengah Matang?

Telur merupakan makanan yang bernutrisi. Namun, bolehkah ibu hamil mengonsumsi telur yang dimasak setengah matang? Baca jawabannya di sini.

Ditinjau secara medis oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Aprinda Puji

Selain Perubahan Hormonal, Ini 4 Penyebab Payudara Terasa Gatal Saat Hamil

Rasa gatal di payudara saat hamil, pasti menimbulkan kekehawatiran. Namun, apa saja penyebabnya? Simak ulasannya berikut ini.

Ditinjau secara medis oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji

5 Tips Menjaga Kesehatan Ibu yang Hamil di Usia Muda

Hamil di usia muda ternyata meningkatkan berbagai risiko kesehatan. Agar calon ibu dan janin sehat, ikuti panduannya berikut ini.

Ditinjau secara medis oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji

Direkomendasikan untuk Anda

hamil setelah keguguran

Hal yang Harus Diketahui Jika Ingin Cepat Hamil Setelah Keguguran

Ditinjau secara medis oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Winona Katyusha
Dipublikasikan tanggal: 18/05/2020
menu puasa untuk ibu hamil

Menu Wajib Saat Puasa untuk Ibu Hamil

Ditinjau secara medis oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Arinda Veratamala
Dipublikasikan tanggal: 17/05/2020
makanan sahur untuk ibu hamil

6 Makanan Kaya Gizi yang Harus Ibu Hamil Penuhi Saat Sahur

Ditinjau secara medis oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Widya Citra Andini
Dipublikasikan tanggal: 13/05/2020
puasa pengaruhi kesuburan

Apakah Puasa Memengaruhi Kesuburan untuk Hamil?

Ditinjau secara medis oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Yuliati Iswandiari
Dipublikasikan tanggal: 29/04/2020