Ini Tanda-tanda Wanita & Pria Sedang Dalam Masa Subur

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 07/08/2020 . Waktu baca 7 menit
Bagikan sekarang

Bagi Anda yang sedang menjalani menjalani program hamil, mengetahui kapan masa subur merupakan hal yang cukup penting. Tidak hanya itu saja, Anda pun jadi lebih memahami siklus menstruasi bulanan. Simak penjelasan mengenai tanda-tanda atau ciri-ciri masa subur wanita dan pria di bawah ini!

Tanda-tanda wanita sedang dalam masa subur

Salah satu cara agar cepat hamil yang bisa dilakukan adalah memerhatikan masa subur atau ovulasi. Hal ini diperlukan agar Anda dan pasangan bisa melakukan aktivitas seksual pada waktu yang tepat.

Dikutip dari American Pregnancy Association, tanda-tanda masa subur setiap wanita bervariasi. Bahkan, ada pula kemungkinan beberapa wanita tidak mengalami tanda atau ciri apapun

Untuk mengetahui kapan Anda sedang dalam masa subur, perhatikan tanda-tanda atau ciri-cirinya berikut yang umum terjadi:

1. Alat tes masa subur menunjukkan hasil positif

Salah satu tanda atau ciri dari masa subur adalah alat tes yang Anda gunakan untuk menghitung masa subur menunjukkan hasil positif.

Maka ini adalah waktu yang tepat untuk melakukan hubungan intim dengan pasangan demi mendapatkan momongan.

Namun, perhatikan apabila mempunyai kondisi polycystic ovarian syndrome (PCOS). Bisa saja Anda tetap mendapatkan hasil positif meski tidak mengalami ovulasi.

Bisa dikatakan alat ini mungkin tidak efektif bagi semua orang yang menggunakannya.

Tidak hanya menggunakan alat tertentu, tes kesuburan juga bisa Anda lakukan dengan kalkulator masa subur ini!

2. Lendir serviks seperti putih telur

Tanda-tanda atau ciri-ciri lainnya yang mungkin muncul saat Anda berada pada masa subur adalah kualitas lendir serviks.

Lendir serviks adalah cairan yang keluar dari serviks mendekati masa ovulasi.

Biasanya, cairan vagina yagn keluar masa subur ini memiliki tekstur dan warna yang serupa dengan putih telur. Artinya, cairan vagina ini akan warna cerah dan transparan, lalu basah, licin, dan juga melar.

Lendir serviks ini akan membantu sperma untuk lebih mudah berenang ke dalam rahim dan bertemu dengan sel telur sehingga mempermudah proses pembuahan.

Selain itu, lendir serviks juga membuat penetrasi saat berhubungan intim menjadi lebih mudah dan tidak sakit.

Berikut ini merupakan ciri tekstur lendir pada mulut rahim yang umum terjadi pada banyak wanita di masa subur:

  • Mendekati masa ovulasi: lendir lebih lengket, lebih banyak dikeluarkan, berwarna keruh, seperti keputihan
  • Selama masa ovulasi: lendir basah, licin, elastis, dan transparan, seperti putih telur. Ini biasanya berlangsung 3 atau 4 hari, yaitu saat Anda memiliki kemungkinan besar untuk hamil.
  • Setelah ovulasi: lendir lebih kering dan lebih sedikit keluar.

3. Gairah seks meningkat

Tentu Anda menyadari bahwa pada saat-saat tertentu, gairah seks yang meningkat. Ya, gairah seks yang lebih tinggi dari biasa bisa saja merupakan tanda atau ciri dari masa subur.

Meski mungkin bukan ciri yang akurat, hasrat seks yang lebih besar ini adalah tanda alami dari tubuh Anda.

Artinya, tubuh Anda sebenarnya mengerti kapan waktu yang tepat untuk melakukan hubungan seks.

Pada dasarnya, gairah seks seorang wanita akan meningkat menjelang ovulasi. Tidak hanya itu, wanita juga akan terlihat lebih menarik pada saat itu.

4. Perubahan suhu basal tubuh

Perubahan pada suhu basal tubuh juga bisa menjadi tanda atau ciri yang bisa Anda perhatikan ketika memasuki masa subur.

Suhu basal tubuh adalah suhu tubuh ketika beristirahat atau tidur. Rata-rata suhu tubuh basal berkisar antara 35,5 – 36,6°C.

Umumnya, suhu tubuh ditentukan berdasarkan kegiatan yang dilakukan, makanan yang dikonsumsi, hormon di dalam tubuh, kebiasaan tidur, dan masih banyak lagi.

Pada saat berovulasi, kadar hormon progesteron di dalam tubuh meningkat. Kadar hormon progesteron yang tinggi menyebabkan temperatur tubuh Anda mengalami peningkatan.

Jika suhu tubuh Anda naik sedikit, sekitar 0,4-0,8°C dari suhu biasanya, mungkin tubuh sudah melakukan ovulasi dalam 12 sampai 24 jam terakhir.

Saat itu, suhu tubuh Anda membuat rahim siap untuk melepaskan telur yang sudah matang dan siap dibuahi. Maka, setelah masa subur berlalu, suhu tubuh Anda akan lebih rendah.

Tanda-tanda atau ciri masa subur ini mungkin tidak akan terlalu efektif jika Anda terbiasa bekerja pada malam hari atau memiliki jam tidur yang tak menentu.

5. Perubahan posisi leher rahim

Serviks atau leher rahim akan mengalami perubahan saat Anda melalui siklus menstruasi. Perubahan ini menjadi salah satu tanda atau ciri dari masa subur yang Anda alami.

Mengapa? Tepat sebelum terjadinya ovulasi, serviks Anda akan berubah posisi menjadi lebih tinggi. Hal ini membuat Anda merasa kesulitan untuk menggapainya.

Bahkan, saat disentuh, serviks menjadi lebih lembut dan akan sedikit lebih terbuka. Sebaliknya, saat tidak dalam masa subur, serviks atau leher rahim terletak lebih rendah dan lebih keras apabila disentuh. Di samping itu, serviks akan lebih tertutup.

Apabila belum terbiasa memeriksa serviks, Anda bisa memeriksakan kondisi serviks ke dokter kandungan. Anda mungkin bisa bertanya kepada dokter bagaimana cara memeriksa kondisi serviks secara mandiri di rumah.

6. Payudara terasa nyeri

Rasa nyeri pada payudara juga bisa menjadi tanda-tanda atau ciri-ciri lain bahwa Anda sedang berada dalam masa subur. Kondisi ini biasanya disebabkan perubahan hormon yang terjadi saat ovulasi.

Sama halnya dengan ciri lainnya yang bisa menjadi penanda sedang dalam masa subur, kondisi ini tidak bisa menunjukkan secara jelas kapan Anda akan mengalami ovulasi.

7. Sakit ovulasi

Pernahkah Anda mendengar sakit ovulasi atau mittelschmerz? Sakit ini biasanya ditandai dengan rasa sakit yang amat kuat seperti ditusuk pada bagian bawah perut Anda.

Biasanya tanda atau ciri masa subur ini muncul tanpa sebab dan secara tiba-tiba.

Jika rasa sakit itu muncul di tengah siklus, maka itulah yang disebut dengan mittelschmerz atau sakit ovulasi.

Ini adalah salah satu tanda-tanda atau ciri terakhir yang mungkin bisa diidentifikasi saat memasuki masa subur. Rasa sakit ovulasi ini bisa saja dialami setiap bulan, tetapi tidak semua wanita akan mengalaminya.

Rasa sakit ini mungkin akan membuat Anda tidak bisa melakukan hubungan seksual saat masa paling subur.

Di samping itu, kondisi ini bisa jadi pertanda dari endometriosis. Maka dari itu, Anda harus segera memberitahu dokter jika Anda mengalaminya.

Tanda-tanda pria sedang dalam masa subur

Berbeda dengan wanita, pria tidak mempunyai tanda-tanda atau ciri ciri spesifik pada siklus masa subur . Hal ini karena sperma terus terbentuk, disimpan dalam testis, dan siap digunakan kapan saja.

Namun, ada kondisi yang bisa diperhatikan seperti bagaimana air mani pria di pagi hari. Dalam sebuah studi disebutkan bahwa kualitas sperma terbaik adalah pada waktu tersebut.

Maka dari itu, yang harus diperhatikan oleh pria adalah menjaga gaya hidup sebaik mungkin sehingga kualitas sperma pun tidak menurun.

Apabila dalam jangka waktu tertentu Anda dan pasangan belum mengalami perubahan, maka yang bisa dilakukan adalah mencoba tes kesuburan.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Ingin Segera Hamil? Coba Berhubungan Seks Saat Liburan

Sudah coba berbagai cara tapi belum hamil juga? Yuk, kemas koper dan cari tiket untuk liburan! Seks saat liburan rupanya bisa tingkatkan peluang hamil, lho.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Kesuburan, Kehamilan 17/04/2019 . Waktu baca 4 menit

Benarkah Kurma Muda Bisa Bikin Cepat Hamil? Cek Faktanya di Sini!

Bagi banyak pasangan yang ingin punya momongan, buah kurma muda dipercaya dapat meningkatkan kesuburan sehingga bisa membantu cepat hamil. Benar demikian?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Hidup Sehat, Fakta Unik 31/01/2019 . Waktu baca 5 menit

Madu Penyubur Kandungan Bikin Cepat Hamil? Cek Faktanya di Sini

Klaim manfaat madu penyubur kandungan yang dapat membuat wanita cepat hamil sebenarnya bukan lagi berita baru. Namun, benarkah hal tersebut?

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Annisa Hapsari
Kehamilan & Kandungan, Kehamilan 09/01/2019 . Waktu baca 7 menit

Kata Peneliti, Orang dengan Golongan Darah Ini Rentan Mengalami Masalah Kesuburan

Selain faktor genetik, masalah kesuburan ternyata mengintai orang dengan tipe golongan darah tertentu. Apakah ini termasuk golongan darah Anda? Cek disini.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Adelia Marista Safitri
Kesuburan, Kehamilan 10/11/2018 . Waktu baca 4 menit

Direkomendasikan untuk Anda

cek kehamilan dengan test pack

Kapan Saya Bisa Mulai Cek Kehamilan dengan Test Pack?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Arinda Veratamala
Dipublikasikan tanggal: 11/08/2020 . Waktu baca 6 menit
puasa pengaruhi kesuburan

Apakah Puasa Memengaruhi Kesuburan untuk Hamil?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Yuliati Iswandiari
Dipublikasikan tanggal: 29/04/2020 . Waktu baca 3 menit
tanda wanita subur

Agar Cepat Hamil, Penting untuk Mengetahui Tanda Kesuburan Wanita

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Maria Amanda
Dipublikasikan tanggal: 28/12/2019 . Waktu baca 4 menit
perokok pasif wanita mandul

Benarkah Wanita yang Jadi Perokok Pasif Berisiko Susah Hamil?

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Annisa Hapsari
Dipublikasikan tanggal: 16/09/2019 . Waktu baca 6 menit