Cara Hamil Saat Berat Badan Kurang

Oleh

Diet yang tidak teratur, kondisi kesehatan, dan latihan fisik yang terlalu berat dapat menyebabkan Anda kekurangan berat badan. Anoreksia dan bulimia nervosa adalah gangguan makan yang sering dikaitkan dengan kekurangan berat badan. Berat badan yang terlalu rendah dapat menyebabkan kelelahan, osteoporosis, dan siklus menstruasi yang tidak teratur apabila tidak ditangani dengan tepat. Anda bisa dikatakan kekurangan berat badan apabila indeks massa tubuh (BMI) Anda kurang dari 18,5.

Kesulitan hamil saat kekurangan berat badan

Jumlah lemak dalam tubuh dapat mempengaruhi kesuburan Anda. Berat badan rendah sering kali mengakibatkan siklus menstruasi yang tidak teratur. Jika Anda melewatkan siklus menstruasi Anda (tidak mens), ovarium Anda tidak akan melepaskan sel telur pada setiap siklusnya.

Untuk mendapatkan siklus menstruasi yang teratur (normal) dan mampu berovulasi, paling tidak Anda harus mempunyai lemak tubuh sebesar 22%. Tentu saja, mengetahui jumlah lemak yang ada dalam tubuh itu bukan perkara mudah. Cara yang paling gampang untuk memperoleh jawaban dari pertanyaan “apakah berat badan kita sudah sehat (ideal) bagi tinggi badan kita?”, ialah dengan mengukur indeks massa tubuh atau BMI.

Suatu penelitian menunjukkan bahwa perempuan dengan BMI di antara 20-25 memiliki kesempatan lebih besar untuk hamil dibandingkan dengan perempuan yang memiliki BMI di bawah atau di atas rentang angka tersebut.

Bahkan ketika siklus menstruasi Anda normal, Anda masih membutuhkan jumlah lemak tubuh dalam skor tertentu supaya bisa berovulasi.

Jika lemak tubuh Anda terlalu rendah, hal itu dapat mengacaukan aliran hormon dari otak menuju kelenjar pituitari. Akibatnya, sinyal yang dikirimkan kelenjar pituitari pada ovarium untuk melepaskan sel telur tidak bisa tersampaikan. Jadi walaupun Anda memiliki banyak sel telur yang sehat, sel-sel tersebut akan tetap berada dalam ovarium.

Memperbesar peluang kehamilan saat kekurangan berat badan

Jika Anda kekurangan berat badan dengan siklus menstruasi tidak teratur, bahkan tidak mens sama sekali, konsultasilah dengan dokter. Setelah mengetahui apa yang terjadi dengan Anda, dokter mungkin  akan merujuk kepada pakar diet atau nutrisionist untuk membantu Anda mengatur pola makan yang cocok dengan kalori lebih tinggi, atau kepada spesialis kesuburan yang akan memeriksa apakah Anda memiliki kondisi kesehatan yang belum diketahui, seperti masalah pada kelenjar tiroid yang mempengaruhi siklus menstruasi Anda.

Jika Anda hanya perlu untuk menambah berat badan, lakukanlah hal tersebut secara bertahap dengan makan secara teratur dan diselingi kudapan yang sehat. Gunakanlah jurnal  makanan (food diary) untuk membantu Anda mengatur kalori ekstra yang perlu ditambahkan.

Banyak alasan lain, yang bagus tentunya, untuk menaikkan berat badan ke level ideal sebelum mencoba untuk hamil. Jika Anda memulai kehamilan saat berat badan masih rendah, risiko untuk melahirkan bayi dengan berat badan rendah pun juga semakin besar. Ada bukti yang mengatakan bahwa bayi yang lahir dengan berat badan rendah akan mempunyai risiko lebih besar untuk terkena obesitas, penyakit jantung dan tekanan darah, dan diabetes saat dewasa nantinya.

Terlepas dari berat badan, apabila Anda sedang mencoba untuk hamil, makanlah makanan yang sehat dan bervariasi, sebagai contoh:

  • sayur-sayuran dan buah-buahan
  • protein (daging, ikan, telur, biji-bijian)
  • produk olahan susu
  • makanan yang kaya akan zat besi (daging merah, biji-bijian, sayuran yang berwarna hijau, sereal)
  • makanan dari gandum utuh dan serat (sereal, pasta, roti)

Konsumsilah suplemen yang mengandung asam folat.

Apabila Anda mempunyai masalah dalam menambah berat badan, atau memerlukan penanganan medis untuk gangguan makan, hubungi dokter Anda untuk konsultasi lebih lanjut.

Share now :

Direview tanggal: April 29, 2016 | Terakhir Diedit: Oktober 1, 2019

Yang juga perlu Anda baca