Anda sedang hamil? Ayo ikut komunitas Ibu Hamil kami sekarang!

home

Apa keluhan Anda?

close
Tidak akurat
Susah dipahami
Yang lainnya

Mudah Diperoleh, Ini 10 Manfaat Ikan Kembung untuk Ibu Hamil

Mudah Diperoleh, Ini 10 Manfaat Ikan Kembung untuk Ibu Hamil

Tidak perlu jauh-jauh membeli ikan impor, ikan dalam negeri seperti ikan kembung pun ternyata kaya kandungan nutrisi yang baik untuk tubuh. Selain itu, ikan ini tergolong makanan laut yang aman dimakan selama kehamilan. Apa saja manfaat ikan kembung untuk ibu hamil?

Manfaat ikan kembung untuk ibu hamil

ibu hamil sedang melakukan persiapan operasi caesar

Berikut ini berbagai manfaat yang dapat diperoleh jika makan ikan kembung saat hamil.

1. Mencegah stunting sejak dalam kandungan

Stunting adalah gangguan tumbuh kembang yang menyebabkan anak memiliki postur tubuh yang lebih pendek dari anak seusianya.

Stunting dapat dicegah sejak dalam kandungan dengan mengonsumsi makanan kaya protein seperti ikan kembung.

2. Menjaga kesehatan otot bayi

Selain mencegah stunting, protein pada ikan kembung juga membantu mendukung kesehatan otot janin.

Otot yang sehat dapat membuat tubuh si kecil menjadi lebih padat, kuat, dan tidak rentan terkena penyakit.

3. Mencegah kenaikan berat badan berlebih saat hamil

Selain bagi janin, protein juga bermanfaat untuk mencegah kelebihan berat badan pada ibu hamil.

Hal ini menurut sebuah studi dari American Journal of Clinical Nutrition.

4. Mendukung perkembangan saraf bayi

Selain protein, ikan kembung kaya kandungan omega-3.

Jika dikonsumsi saat hamil, omega-3 baik untuk membantu perkembangan sistem saraf bayi.

Bahkan, kandungan ini juga bisa mencegah gangguan saraf dan meningkatkan kecerdasan anak.

5. Menjaga metabolisme tubuh

Selain omega-3, ikan kembung punya jenis asam lemak omega-6 yang berfungsi untuk menjaga metabolisme tubuh.

Dengan menyantap ikan kembung, ibu hamil dapat terhindar dari komplikasi kehamilan akibat gangguan metabolisme tubuh, seperti diabetes gestasional.

reaksi janin saat ibu berhubungan badan

6. Mendukung pertumbuhan tulang bayi

Manfaat ikan kembung untuk ibu hamil lainnya adalah sebagai sumber kalsium.

Kalsium sangat dibutuhkan untuk mendukung pertumbuhan tulang bayi saat berada dalam kandungan.

7. Mencegah tulang keropos pada ibu hamil

Tidak hanya untuk bayi, kalsium juga dibutuhkan oleh ibu guna mencegah tulang keropos atau osteoporosis.

Kebutuhan kalsium pada saat hamil sangat tinggi karena tidak hanya memenuhi kebutuhan gizi ibu hamil, tetapi juga diberikan pada janin yang sedang berkembang.

Nah, ibu hamil sebaiknya memenuhi memenuhi kebutuhan gizi dengan mendapatkan asupan nutrisi dari makanan tinggi kalsium, seperti ikan kembung.

8. Mencegah anemia

Dengan mengonsumsi ikan kembung, Anda dapat terhindar dari anemia atau kurang darah saat hamil.

Ini karena selain membuat tubuh ibu mudah lelah, anemia juga dapat menyebabkan janin tidak berkembang.

Hal ini tentu bisa berakibat buruk bagi kesehatan janin.

9. Memenuhi kebutuhan elektrolit tubuh

Saat mengalami mual dan muntah saat hamil, Anda berisiko kekurangan cairan elektrolit tubuh.

Untuk menjaga keseimbangan cairan, dibutuhkan asupan kalium. Salah satu sumber kalium secara alami dapat Anda peroleh dari ikan kembung

10. Menjaga kesehatan jantung ibu dan bayi

Berdasarkan studi dari Pakistan Journal of Pharmaceutical Sciences, ikan kembung mengandung zat antioksidan yang baik untuk menangkal radikal bebas penyebab penyakit jantung.

Hal-hal yang perlu diperhatikan jika makan ikan kembung saat hamil

Meskipun ikan kembung menawarkan sejumlah manfaat untuk ibu hamil, sebaiknya Anda tidak mengonsumsinya secara sembarangan.

Agar lebih aman, berikut beberapa hal yang perlu diperhatikan bila ingin mendapatkan manfaat ikan kembung untuk ibu hamil.

1. Pilih ikan yang segar

Meskipun harganya cenderung lebih murah, sebaiknya Anda tidak membeli ikan yang sudah busuk karena berisiko terkontaminasi bakteri penyakit.

Pilihlah ikan kembung yang segar dengan ciri-ciri seperti ini:

  • bermata jernih,
  • dagingnya padat dan tidak berair, serta
  • insang berwarna cerah.

2. Masak ikan sampai benar-benar matang

Melansir badan kesehatan dunia, WHO, ikan mentah berisiko terkontaminasi bakteri penyebab salmonellosis, listeriosis, dan toxoplasmosis saat hamil.

Penyakit-penyakit tersebut dapat membahayakan kesehatan janin.

Untuk mencegahnya, pastikan Anda memasak ikan sampai benar-benar matang. Suhu yang tinggi dapat membunuh bakteri-bakteri tersebut.

3. Hindari menggoreng ikan kembung

Selain mencegah konsumsi minyak berlebih, menggoreng ikan kembung juga dapat mengurangi kandungan omega-3 yang terdapat di dalamnya.

Hal ini berdasarkan studi yang dipimpin oleh G. Marichamy dari Anna University India.

Ketimbang menggoreng, Anda lebih disarankan untuk mengolah ikan dengan cara lain.

Anda bisa coba memasak dengan kuah, mengukus, memanggang di wajan grill, atau memanggang di microwave agar lebih sehat dan kandungan nutrisinya terjaga.

4. Hindari makan ikan kembung terlalu sering

Meskipun ingin memperoleh berbagai manfaat ikan kembung untuk ibu hamil, sebaiknya Anda tidak makan secara berlebihan.

Ini karena ikan tesebut kemungkinan mengandung merkuri yang diperoleh dari pencemaran di laut.

Meskipun kadar merkuri pada ikan kembung cenderung rendah. sebaiknya tidak dikonsumsi setiap hari.

WHO menyarankan agar ikan rendah merkuri dikonsumsi 2-3 kali saja dalam seminggu.

health-tool-icon

Kalkulator Hari Perkiraan Lahir-Hello Sehat

Gunakan kalkulator ini untuk menghitung hari perkiraan lahir (HPL) Anda. Ini hanyalah prediksi, bukan sebuah jaminan pasti. Pada umumnya, hari melahirkan sebenarnya akan maju atau mundur seminggu dari HPL.

Durasi siklus haid

28 days
Punya cerita soal kehamilan?

Ayo gabung dengan komunitas Ibu Hamil Hello Sehat dan temukan berbagai cerita menarik seputar kehamilan.


Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Sumber

Abdulazeez, S., Sundaram, B., Ramamoorthy, B., & Ponnusamy, P. (2014). Production and antioxidant properties of protein hydrolysate from Rastrelliger kanagurta (Indian mackerel). Pakistan Journal Of Pharmaceutical Sciences, 27(5). PMID: 25176365

Office of Dietary Supplements – Potassium. Retrieved 3 August 2021, from https://ods.od.nih.gov/factsheets/Potassium-HealthProfessional/

Leidy, H., Clifton, P., Astrup, A., Wycherley, T., Westerterp-Plantenga, M., & Luscombe-Marsh, N. et al. (2015). The role of protein in weight loss and maintenance. The American Journal Of Clinical Nutrition, 101(6), 1320S-1329S. doi: 10.3945/ajcn.114.084038

Mackerel – an overview | ScienceDirect Topics. (2015). Retrieved 3 August 2021, from https://www.sciencedirect.com/topics/agricultural-and-biological-sciences/mackerel

Marichamy, G., Raja, P., Veerasingam, S., Rajagopal, S., & Venkatachalapathy, R. (2009). Fatty Acids Composition of Indian Mackerel Rastrelliger kanagurta under Different Cooking Methods.

Beranda. (n.d.). Data Komposisi Pangan Indonesia – Ikan kembung. Retrieved 3 August 2021, from https://www.panganku.org/id-ID/view 

Advice About Eating Fish. Retrieved 3 August 2021, from https://www.fda.gov/food/consumers/advice-about-eating-fish

Pregnancy and fish: What’s safe to eat?. (2019). Retrieved 3 August 2021, from https://www.mayoclinic.org/healthy-lifestyle/pregnancy-week-by-week/in-depth/pregnancy-and-fish/art-20044185

Food safety. (2021). Retrieved 3 August 2021, from https://www.who.int/news-room/fact-sheets/detail/food-safety

Foto Penulisbadge
Ditulis oleh Indah Fitrah Yani Diperbarui 06/08/2021
Ditinjau secara medis oleh dr. Damar Upahita