home

Adakah saran agar artikel ini lebih baik?

close
chevron
Artikel ini tidak akurat
chevron

Mohon sampaikan saran Anda

wanring-icon
Anda tidak perlu mengisi secara detail bila tidak berkenan. Klik 'Kirim Opini Saya' di bawah ini untuk lanjut membaca.
chevron
Artikel ini tidak memberi cukup informasi
chevron

Tolong beri tahu kami bila ada yang salah

wanring-icon
Anda tidak wajib mengisi kolom ini. Klik "Kirim" untuk lanjut membaca.
chevron
Saya punya pertanyaan
chevron

Kami tidak memberi pelayanan kesehatan berupa diagnosis atau perawatan, tapi kami terbuka terhadap saran Anda. Silakan ketik di kotak berikut ini.

wanring-icon
Bila Anda memiliki kondisi medis tertentu, silakan menghubungi layanan kesehatan terdekat di sekitar rumah atau datangi IGD terdekat.

6 Efek Samping Kehamilan yang Sering Terjadi

6 Efek Samping Kehamilan yang Sering Terjadi

Untuk Anda yang ingin memiliki buah hati, kehamilan pasti menjadi hal yang sangat menyenangkan untuk Anda dan pasangan. Pada masa kehamilan tidak hanya bentuk badan Anda yang akan berubah. Mood Anda juga akan sering berubah karena adanya perubahan hormon pada tubuh. Selain dua hal itu, masih banyak efek samping kehamilan yang perlu Anda tahu. Simak artikel berikut ini.

Menghadapi efek samping kehamilan

Tidak masalah Anda hamil anak pertama, kedua, atau seterusnya, salah satu efek samping kehamilan di bawah ini pasti akan dirasakan saat Anda hamil. Efek samping yang mengejutkan ini akan menghampiri Anda dalam kondisi siap tidak siap. Berikut 6 efek samping kehamilan yang harus Anda hadapi.

1. Mual dan muntah

Istilah populer yang sering digunakan adalah morning sickness. Anda akan merasakan mual dan muntah di awal trimester pertama. Mual dan muntah ini biasanya Anda akan rasakan di pagi hari dan bisa berlanjut di sepanjang hari. Dalam beberapa kasus, mual dan muntah ini bahkan bisa berlanjut sampai masa persalinan.

Belum diketahui dengan jelas apa penyebab dari morning sickness, namun hal ini diduga karena perubahan hormon yang terjadi sehingga membuat penciuman dan perut Anda menjadi sensitif.

2. Kencing lebih sering

Ketika hamil, darah di dalam tubuh menjadi meningkat. Volume darah yang meningkat menyebabkan banyaknya cairan yang mengalir ke ginjal. Cairan ginjal bisa keluar dari tubuh ibu hamil dalam bentuk urin. Akibatnya, ibu hamil akan mengalami buang air kecil dalam intensitas yang sering.

Perkembangan janin yang semakin membesar di dalam rahim juga dapat menekan kandung kemih. Hal ini membuat volume air kencing yang bisa ditampung oleh kandung kemih semakin berkurang atau sedikit. Sehingga ketika kandung kemih terisi sedikit saja, ibu hamil akan merasakan ingin buang air kecil.

3. Cairan vagina

Jangan kaget jika cairan vagina atau keputihan Anda akan keluar lebih banyak. Hal ini disebabkan oleh meningkatnya jumlah hormon estrogen yang diproduksi oleh tubuh serta peredaran darah yang ada di dalam vagina. Ini adalah salah satu efek samping kehamilan.

4. Gas dan kembung

Kondisi ini tentu sangat tidak nyaman dan terkadang memalukan. Hal ini disebabkan oleh hormon progesteron yang menyebabkan jaringan otot polos dalam tubuh Anda termasuk saluran bernapasan menjadi lebih rileks.

Efeknya adalah pencernaan menjadi lambat yang memungkinkan lebih banyak nutrisi masuk ke dalam bayi Anda. Namun, hal itu juga menghasilkan banyak gas. Sering kentut menjadi efek samping kehamilan yang Anda akan sering rasakan.

5. Perut gatal

Bagian tubuh yang gatal cukup umum dialami oleh ibu hamil. Iritasi ini disebabkan peregangan kulit Anda selama kehamilan. Namun banyak ahli juga yang mengatakan hormon berperan membuat perut Anda menjadi gatal.

Meskipun ini tidak berbahaya, namun gatal akan cukup mengganggu untuk Anda. Untuk gatal sehari-hari, para ahli merekomendasikan untuk menghindari panas dan mengolesinya dengan pelembab.

6. Jerawat

Wanita hamil sering berjerawat karena hormon yang mendorong tubuh membuat lebih banyak sebum atau zat berminyak yang diproduksi kulit. Kelebihan sebum ini, dikombinasikan dengan sel-sel kulit yang melapisi folikel rambut dan menutup pori-pori.

Bakteri bisa berkembang biak dengan cepat saat hamil, jerawat juga bisa tumbuh di lokasi yang tak biasa selain wajah seperti di kaki. Belum ada cara yang pasti mencegah jerawat selama kehamilan. Namun untuk membantu mengurangi masalah, Anda bisa menjaga kebersihan kulit, tepuk-tepuk kulit kering bukan menggosoknya, dan jangan memencet jerawat.

Efek samping kehamilan akan Anda alami selama masa kehamilan. Jika efek samping yang Anda rasakan mengganggu, ada baiknya segera konsultasikan pada dokter.

Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Sumber

12 icky pregnancy side effects.

http://www.babycenter.com/0_12-icky-pregnancy-side-effects_10312447.bc?showAll=true. Accessed 07/02/2017.

15 Common Side Effects During Pregnancy. https://www.bellybelly.com.au/pregnancy/side-effects-during-pregnancy/. Accessed 07/02/2017.

Pregnancy side-effects. http://www.babycentre.co.uk/c529/pregnancy-side-effects. Accessed 07/02/2017.


Foto Penulis
Ditulis oleh Yuliati Iswandiari
Tanggal diperbarui 11/02/2017
x