Bolehkah Ibu Hamil Minum Ibuprofen untuk Redakan Nyeri?

Oleh Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum

Ibuprofen adalah obat pereda nyeri yang efektif mengatasi sakit kepala, sakit gigi, nyeri haid, serta nyeri akibat pilek. Ibuprofen relatif aman dalam dosis kecil, tapi ibu hamil tidak disarankan untuk minum obat ini karena dapat berisiko terhadap masalah kehamilan.

Apa saja efek samping ibuprofen terhadap kehamilan? Lalu, apa jenis obat pereda nyeri yang lebih aman untuk ibu hamil?

Efek ibuprofen untuk kesehatan janin dan ibu hamil

Ibuprofen adalah obat pereda nyeri yang termasuk dalam golongan obat antiradang nonsteroid (NSAID). Obat ini bekerja dengan menghambat produksi hormon prostaglandin sebagai respons tubuh terhadap nyeri dan cedera.

Sekitar 30% persen ibu hamil minum ibuprofen selama trimester pertama kehamilan. Penyebab rasa nyeri biasanya berasal dari perubahan hormon, stres, peregangan otot perut, dan perut kembung akibat produksi gas berlebih.

Mengonsumsi satu dosis ibuprofen memang tidak berbahaya untuk janin ataupun ibu hamil. Namun, penelitian terbaru menemukan bahwa konsumsi ibuprofen secara rutin terbukti dapat mengganggu perkembangan janin.

Setelah dicerna, ibuprofen akan memasuki aliran darah ibu menuju plasenta. Obat ini mampu menembus plasenta dan berdampak langsung terhadap perkembangan tubuh janin.

Risiko kesehatan bervariasi pada tiap trimester, berikut di antaranya:

1. Trimester pertama dan kedua

Dokter kandungan biasanya tidak akan memperbolehkan ibu hamil untuk mengonsumsi ibuprofen pada usia kehamilan ini, kecuali terdapat kondisi kesehatan tertentu yang mengharuskannya.

Pasalnya, obat ini sudah bisa memengaruhi kehamilan sejak trimester awal. 

Konsumsi ibuprofen pada trimester pertama dapat meningkatkan risiko keguguran. Selain itu, janin juga berisiko mengalami kelainan jantung, kelainan posisi testis, serta kecacatan pada dinding perut.

Salah satu hasil penelitian yang dimuat dalam laman Bumps turut menemukan hubungan antara konsumsi ibuprofen dengan beberapa penyakit lain. Di antaranya spina bifida (kecacatan pada tulang belakang), bibir sumbing, dan kelainan plasenta.

Meski demikian, temuan ini masih perlu dikaji lebih lanjut karena efek ibuprofen untuk ibu hamil pada trimester awal cukup bervariasi dibandingkan trimester akhir.

Penyakit tertentu yang diderita ibu hamil juga bisa memengaruhi proses kehamilan.

minum melatonin saat hamil

2. Trimester ketiga

Ibu yang hamil pada trimester ketiga tidak disarankan untuk mengonsumsi ibuprofen, kecuali dokter menyarankan sebaliknya.

Hal ini disebabkan karena ibuprofen dapat mengganggu perkembangan plasenta dan janin selama periode tersebut.

Konsumsi ibuprofen secara rutin membuat salah satu jalur pada jantung janin menutup lebih awal. Dampaknya, jantung dan paru kekurangan pasokan darah kaya oksigen.

Kondisi ini dapat mengakibatkan kerusakan organ hingga kematian. Ibuprofen juga disinyalir menyebabkan kelainan yang disebut oligohidramnion jika digunakan untuk ibu hamil.

Kelainan tersebut ditandai dengan jumlah air ketuban yang sangat sedikit. Jika air ketuban kurang, janin dapat mengalami hambatan perkembangan yang berakibat fatal.

Selain membahayakan janin, ibu hamil juga tidak disarankan untuk minum ibuprofen karena dapat memengaruhi persalinan.

Konsumsi ibuprofen seminggu sebelum bersalin dapat memperpanjang proses persalinan dan meningkatkan risiko perdarahan.

Untuk ibu hamil, ibuprofen bukanlah pilihan obat pereda nyeri yang tepat karena efeknya begitu besar terhadap janin. Sebagai gantinya, Anda dapat memilih paracetamol yang lebih aman dengan efek samping ringan.

Gunakan dosis yang paling kecil dan perhatikan jumlah yang Anda minum. Jika rasa nyeri tidak kunjung hilang atau Anda merasakan efek samping lain, berkonsultasilah dengan dokter untuk menemukan obat yang lebih sesuai.

Baca Juga:

Sumber
Pantau Perkembangan Janin Anda Dapatkan update mingguan di email Anda
untuk memantau perkembangan janin dalam kandungan.
Error message goes here
Pantau Bayi Saya
Tak tahu kapan akan melahirkan? Hitung di sini! *Dengan mendaftar, saya setuju dengan Syarat & Ketentuan Hello Sehat.
Anda hamil [num] minggu! Kami siap memandu Anda dalam perjalanan sebagai orangtua. Email pertama untuk Anda akan segera dikirim. Silakan klik tautan yang sudah kami kirim ke email Anda sebagai konfirmasi bahwa alamat email Anda sudah benar.
Sebelum mulai, silakan baca ini dulu:
Kapan hari pertama menstruasi terakhir Anda?
Hitung!
Error message goes here
Anda hamil [num] minggu! Perkiraan Melahirkan: [num] Dapatkan info setiap hari, sesuai dengan kebutuhan pribadi Anda dan bayi.
Error message goes here
Pantau sekarang!
Hitung ulang!
Yang juga perlu Anda baca