6 Masalah yang Mungkin Dialami Wanita Setelah Melahirkan

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 10 September 2020 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Tak hanya saat hamil, berbagai masalah juga bisa Anda alami setelah Anda melahirkan. Hal ini terjadi karena tubuh mengalami berbagai perubahan setelah tidak hamil lagi. Misalnya saja perubahan hormon. Beberapa faktor lainnya juga bisa memengaruhi kondisi Anda setelah melahirkan. Lalu, apa saja masalah setelah melahirkan yang umum terjadi?

Berbagai masalah setelah melahirkan yang mungkin terjadi

1. Perdarahan

Perdarahan merupakan salah satu masalah setelah melahirkan yang sangat umum terjadi. Namun, ini biasanya hanya terjadi sampai beberapa minggu setelah melahirkan. Awalnya, perdarahan berwarna merah terang dengan sedikit gumpalan darah, kemudian warnanya akan berubah menjadi lebih cerah sampai cokelat kemerahan, dan lama-kelamaan akan hilang. Pada minggu ketiga sampai keenam, perdarahan tersebut mungkin akan berhenti.

Namun, jika yang terjadi adalah perdarahan berat, sebaiknya segera periksakan diri Anda ke dokter. Perdarahan berat biasanya ditandai dengan banyaknya darah yang keluar (dibutuhkan lebih dari satu pembalut per jam untuk menampung darah), adanya gumpalan darah besar yang keluar, dan tercium bau busuk.

2. Inkontinensia urin

Masalah setelah melahirkan lain yang umum terjadi adalah inkontinensia urin. Inkontinensia urin umumnya terjadi pada ibu yang melahirkan normal. Hal ini membuat Anda tidak bisa mengontrol buang air kecil saat tertawa, batuk, bersin, dan gerakan mendadak lainnya yang “mengocok” perut.

Inkontinensia urin bisa terjadi karena otot dasar panggul yang menopang kandung kemih menjadi lemah. Namun jangan khawatir , otot akan normal kembali dalam beberapa waktu. Anda juga bisa melakukan latihan dasar panggul, seperti latihan kegel, untuk membantu memperkuat otot dasar panggul kembali.

3. Hemoroid

Hemoroid atau ambeien adalah pembengkakan pembuluh darah di rektum. Hal ini juga umum terjadi setelah melahirkan, terutama pada ibu yang melahirkan normal. Bila Anda mengalami hemoroid, Anda mungkin akan mengalami nyeri dan gatal pada anus, dan perdarahan saat buang air besar.

Untuk meringankan gejala tersebut, sebaiknya Anda makan banyak serat dan minum banyak air. Hal ini dapat memudahkan Anda saat buang air besar. Selain itu, Anda juga bisa berendam air hangat untuk meringankan nyeri dan gatal di anus.

4. Baby blues

Banyak ibu mengalami baby blues sekitar tiga sampai tujuh hari setelah melahirkan. Perubahan hormon dalam tubuh dan perubahan status serta tanggung jawab sebagai seorang ibu membuat banyak ibu merasa kaget. Untuk mengekspresikan perasaan yang mereka rasakan, mungkin mereka akan menangis, marah, merasa cemas, dan lainnya. Namun, ini biasanya hanya berlangsung beberapa hari.

Tapi, baby blues yang tidak bisa ditangani dengan baik dapat berkembang menjadi depresi postpartum. Biasanya kondisi ini terjadi pada tahun pertama setelah melahirkan. Gejala dari depresi postpartum adalah insomnia, tidak tertarik melakukan aktivitas apapun, nafsu makan berubah, merasa sedih terus-menerus, merasa gelisah, cemas, dan mudah tersinggung, merasa bersalah, kesepian, dan ketakutan.

Jika Anda atau orang terdekat Anda mengalami gejala tersebut setelah melahirkan, sebaiknya segera beri pertolongan medis.

5. Mastitis

Mastitis adalah peradangan pada payudara sehingga membuat payudara menjadi bengkak. Ini bisa disebabkan karena jaringan payudara luka atau terkena infeksi. Biasanya terjadi pada ibu menyusui di dua bulan pertama setelah melahirkan. Pada saat ini, ibu masih perlu adaptasi sebelum menemukan pola menyusui yang pas untuk bayinya.

Biasanya mastitis berkembang pada salah satu payudara. Awalnya, payudara hanya lecet, berwarna kemerahan, atau terasa hangat. Lama-kelamaan, ibu akan merasa demam, menggigil, tidak enak badan, dan gejala lain seperti flu. Jika Anda merasakan gejala tersebut, Anda bisa mengambil obat acetaminophen, seperti Tylenol, untuk menghilangkan rasa sakit. Anda juga bisa mengompres payudara Anda yang sakit dengan kompres dingin untuk meredakan nyeri dan perih.

6. Stretch mark

Ini mungkin menjadi masalah yang paling menjengkelkan bagi sebagian besar ibu setelah melahirkan. Stretch mark biasa terjadi pada payudara, paha, pinggul, dan perut ibu setelah melahirkan. Hal ini bisa disebabkan oleh perubahan hormon ketika sudah tidak hamil lagi dan peregangan kulit saat hamil. Namun jangan khawatir, tanda di kulit Anda ini bisa berkurang dengan pemberian krim, lotion, atau minyak tertentu, tapi mungkin dalam waktu yang agak lama.

Namun jangan khawatir. Dengan penanganan yang cepat dan tepat, semua masalah setelah melahirkan ini tidaklah permanen dan dapat Anda lewati dengan mudah.

Kalkulator Hari Perkiraan Lahir

Kalkulator ini dapat memperkirakan kapan hari persalinan Anda.

Cek HPL di Sini
general

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Ambeien Setelah Melahirkan: Penyebab dan Cara Mengatasinya

Ambeien setelah melahirkan merupakan masalah yang wajar, terutama bagi Anda yang melahirkan normal. Namun, jangan khawatir karena hal ini bisa diatasi.

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Riska Herliafifah
Perawatan Ibu, Perawatan Tubuh Ibu, Kehamilan 24 Januari 2021 . Waktu baca 5 menit

Panduan Merawat Luka Jahitan Perineum dan Vagina Setelah Melahirkan

Perawatan luka perineum yang tepat akan mempercepat proses penyembuhan. Sudahkah Anda tahu bagaimana cara merawat jahitan setelah melahirkan?

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Perawatan Ibu, Masa Nifas, Kehamilan 28 Desember 2020 . Waktu baca 9 menit

6 Penyebab Orang Dewasa Ngompol Saat Tidur

Penyebab ngompol pada orang dewasa bisa jadi adalah sebuah sinyal Anda mengalami gangguan kesehatan tertentu seperti efek obat, diabetes, dan lainnya.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Urologi, Kandung Kemih 26 November 2020 . Waktu baca 4 menit

Sering Merasa Kebelet Pipis Saat Berhubungan Seks, Normalkah?

Mengompol bukan cuma dialami oleh bayi dan balita. Tak jarang ada orang dewasa yang tak sengaja ngompol, terutama saat seks. Apa penyebab ngompol saat seks?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Ajeng Quamila
Kesehatan Seksual, Tips Seks 13 Oktober 2020 . Waktu baca 4 menit

Direkomendasikan untuk Anda

sakit perut setelah melahirkan

Penyebab dan Cara Mudah Mengatasi Kram Perut Setelah Melahirkan

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Dipublikasikan tanggal: 15 Februari 2021 . Waktu baca 7 menit
menstruasi setelah melahirkan

Tak Kunjung Menstruasi Setelah Melahirkan, Apakah Normal?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Arinda Veratamala
Dipublikasikan tanggal: 5 Februari 2021 . Waktu baca 4 menit
kb setelah melahirkan

Kapan Waktu yang Tepat untuk Pakai KB Setelah Melahirkan?

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Dipublikasikan tanggal: 2 Februari 2021 . Waktu baca 7 menit
menstruasi haid setelah melahirkan

Haid Setelah Melahirkan: Berbagai Hal Penting yang Perlu Ibu Tahu

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Dipublikasikan tanggal: 28 Januari 2021 . Waktu baca 7 menit