Cara Menghindari Toksoplasma dari Kucing Saat Anda Sedang Hamil

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 5 September 2017 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Bolehkah main kucing saat hamil? Jawabannya, boleh. Jika Anda memelihara atau main kucing saat hamil, dan mitosnya akan berdampak buruk pada kehamilan Anda, baiknya Anda simak artikel berikut.

Toksoplasma pada kucing

Jika Anda mendengar main kucing saat hamil dapat membawa parasit yang menyebabkan bahaya bagi Anda dan bayi, memang benar adanya. Tetapi ada yang harus diluruskan, nyatanya parasit toksoplasma pada kucing, sumber utama penularannya berasal dari kotoran kucing. Memang terdapat risiko jika main kucing saat hamil dan terkena toksoplasma, ini dapat menyebabkan cacat lahir pada bayi secara serius. Cacat lahir yang dihasilkan bisa berupa kerusakan mata dan otak pada janin.

Parasit toksoplasma pada kucing sebetulnya menular jika Anda jorok dalam membersihkan kotoran kucing atau tidak kandang kucing Anda tidak higienis. Parasit ini menular lewat kontak tangan dengan kotoran, lalu terbawa ke mulut hingga masuk ke dalam tubuh, yang akan menyebabkan infeksi.

Jika Anda memelihara kucing dan bermain dengan kucing saat hamil, itu diperbolehkan. Hanya saja yang perlu mendapat perhatian ekstra adalah saat membersihkan kotoran kucing. Mintalah orang lain untuk membersihkan jika memungkinkan untuk pencegahan penularan. Namun jika tidak ada, dan Anda sendirilah yang harus membersihkan kotorang kucing Anda, setidaknya lakukan setiap hari.

Sebetulnya parasit ini akan menular pada jangka waktu selama satu sampai lima hari. Jadi jika Anda membersihkannya sebelum waktu 24 jam setelah tinja dikeluarkan, hal ini akan mencegah penularan ke manusia.

Seberapa besar risiko toksoplasma akibat main kucing saat hamil?

Hanya sekitar 15 persen wanita subur kebal terhadap toksoplasma, menurut Centers for Disease Control and Prevention (CDC), jumlah perempuan yang terkena infeksi toksoplasma selama kehamilan masih relatif kecil, dan tidak semua infeksi tersebut berdampak pada kehamilan.

Kenyataannya jika Anda terinfeksi toksoplasma pada trimester pertama, janin hanya akan berisiko terkena sekitar 15 persen. Jika Anda terinfeksi pada trimester kedua, risiko bayi terkena toksoplasama sekitar 30 persen, dan 60 persen berisiko pada trimester ketiga.

Ada juga risiko yang sangat kecil menginfeksi bayi Anda saat Anda terinfeksi beberapa bulan sebelum hamil. Jika Anda telah terinfeksi sebelum hamil, beberapa ahli menyarankan untuk menunggu selama enam bulan sebelum mencoba untuk hamil.

Bagaimana mencegah toksoplasmosis saat hamil jika saya memelihara kucing?

Bukan berarti Anda tidak boleh lagi main dengan si meong kesayangan saat Anda sedang hamil. Namun, untuk mengurangi risiko terkena toksoplasmosis, lakukan hal-hal berikut sebagai pencegahan.

  • Berkaitan dengan membersihkan kotoran kucing, mintalah orang lain untuk membersihkannya setiap hari. Jika Anda satu-satunya orang yang harus membersihkannya, lakukan dengan hati-hati. Gunakan sarung tangan sekali pakai ketika Anda membersihkan kotoran maupun kandang kucing. Jangan lupa untuk mencuci tangan dengan sabun antiseptik dan air sesudahnya. Beberapa ahli juga menyarankan untuk memakai masker untuk mencegah masuknya parasit masuk melalui pernapasan saat Anda membersihkan kotoran kucing.
  • Untuk mencegah kucing Anda terinfeksi tokso saat Anda sedang hamil, pastikan kucing Anda tidak makan sembarangan dan hanya makan makanan kucing khusus yang dibeli di toko, atau makanan sisa orang rumah yang sudah dimasak dengan benar. Hindari memberi makan kucing daging mentah.
  • Jaga kucing Anda supaya tetap di dalam rumah sehingga ia tidak akan berinteraksi dengan hewan liar di luar rumah seperti burung atau tikus. Jika di rumah Anda ada tikus, pastikan kucing Anda tidak berinteraksi dengan tikus-tikus rumah selama Anda hamil.
  • Jauhkan kucing dari meja makan dan dapur rumah Anda.
  • Meskipun parasit jarang muncul di bulu kucing, Anda tetap dianjurkan mencuci tangan segera setelah mengelus kucing, terutama sebelum Anda makan atau menyentuh mulut dengan tangan.
  • Jangan membeli atau mengadopsi kucing baru saat Anda hamil, dan hindari berinteraksi dengan kucing liar selama hamil, karena berbeda dengan kucing peliharaan yang bisa Anda jaga dan awasi kesehatannya, kita tak pernah tahu kondisinya dengan kucing liar.

Jika Anda khawatir Anda mungkin telah terkena toksoplasmosis, Anda dapat berkonsultasi pada dokter, lalu melakukan tes darah untuk mengetahui apakah Anda kebal terhadap infeksi virus toksoplasma.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Kenali Gejala dan Bahaya Tekanan Darah Tinggi Setelah Melahirkan

Hipertensi atau tekanan darah tinggi setelah melahirkan dikenal dengan istilah postpartum preeklampsia. Apa saja gejala dan bahayanya? Cari tahu di sini.

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Hipertensi, Kesehatan Jantung 13 Oktober 2020 . Waktu baca 6 menit

Muncul Garis Hitam di Perut Saat Hamil, Apa Sih Artinya?

Saat hamil, Anda mungkin akan menemukan garis hitam di perut pada usia kehamilan yang mulai besar. Tapi, tidak semua ibu hamil punya garis ini. Mengapa?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Arinda Veratamala
Kehamilan & Kandungan, Kehamilan 13 Oktober 2020 . Waktu baca 4 menit

Awas! Ini Bahayanya Jika Ibu Kekurangan Yodium Saat Hamil

Tidak sedikit wanita hamil yang belum mengetahui pentingnya yodium. Padahal, kekurangan yodium saat hamil memiliki dampak yang buruk bagi janin.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Kehamilan & Kandungan, Kehamilan 7 Oktober 2020 . Waktu baca 3 menit

Apa Penyebab Anak dan Tantrum dan Bagaimana Cara Mengatasinya?

Tantrum pada anak bisa terjadi kapan pun di manapun, termasuk di tempat umum. Berikut cara untuk mengatasi dan mencegahnya di kemudian hari,

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Lika Aprilia Samiadi
Anak 1-5 Tahun, Parenting, Perkembangan Balita 2 Oktober 2020 . Waktu baca 10 menit

Direkomendasikan untuk Anda

pekerjaan rumah tangga saat hamil

Pekerjaan Rumah Tangga Ini Dilarang Bagi Ibu Hamil

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Dipublikasikan tanggal: 21 Oktober 2020 . Waktu baca 3 menit
manfaat metode kangguru untuk bayi prematur dan berat lahir rendah

Metode Kangguru untuk Bayi Prematur atau Berat Lahir Rendah

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Arinda Veratamala
Dipublikasikan tanggal: 16 Oktober 2020 . Waktu baca 7 menit

Apa yang Terjadi Pada Bayi Jika Ibu Stres Saat Hamil?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Arinda Veratamala
Dipublikasikan tanggal: 15 Oktober 2020 . Waktu baca 5 menit
Konten Bersponsor
potret pasangan diskusi tentang persalinan normal dan caesar

Pahami Faktor Penentu Persalinan Caesar sebagai Persiapan Sambut si Kecil

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Willyson Eveiro
Dipublikasikan tanggal: 13 Oktober 2020 . Waktu baca 4 menit