Mengapa Wanita Mudah Pingsan Saat Hamil?

Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 23 Desember 2020 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Mungkin Anda sering melihat ibu hamil pingsan. Pingsan saat hamil mungkin disebabkan karena ibu hamil kelelahan, kepanasan, dan sebagainya. Tapi, sebenarnya pingsan saat hamil itu normal atau tidak, sih? Apa yang menyebabkan ibu hamil sering pingsan? Ingin tahu jawabannya? Simak penjelasannya berikut ini.

Apakah normal pingsan saat hamil?

Pingsan saat hamil merupakan hal yang normal terjadi. Ini disebabkan karena berbagai perubahan terjadi pada ibu hamil. Sistem kardiovaskular (jantung) Anda mengalami banyak perubahan, seperti detak jantung lebih cepat dan jumlah darah dalam tubuh bertambah 30-50%. Pembuluh darah Anda pun membesar, sehingga tekanan darah Anda akan menurun secara bertahap sementara waktu.

Tubuh Anda dapat menyesuaikan diri dengan semua perubahan ini. Sehingga, aliran darah ke seluruh tubuh (terutama otak) tetap terjaga. Namun, terkadang tubuh tidak dapat menyesuaikan diri dengan cepat pada kondisi tertentu. Akibatnya, Anda akan merasa pusing dan bisa membuat Anda pingsan saat hamil.

Apa yang menyebabkan ibu hamil pingsan?

Pingsan dapat terjadi saat otak Anda tidak cukup menerima aliran darah dan oksigen. Beberapa kondisi yang dapat menyebabkan Anda merasa pusing dan ingin pingsan adalah:

  • Berdiri dari duduk terlalu cepat. Saat Anda duduk, darah Anda banyak berkumpul di kaki. Sehingga, jika Anda langsung berdiri, aliran darah dari kaki kembali ke jantung tidak langsung dapat disalurkan dengan cepat karena perubahan yang terlalu cepat. Pada saat ini, tekanan darah dapat menurun, sehingga Anda merasa ingin pingsan. Hal ini juga bisa terjadi ketika Anda berdiri terlalu lama karena darah banyak berkumpul di kaki.
  • Vasovagal syncope. Kondisi ini bisa terjadi saat Anda sering batuk, sering kencing, atau buang air besar. Hal ini dapat menyebabkan turunnya tekanan darah dan detak jantung, sehingga Anda akan merasa pusing dan ingin pingsan.
  • Kurang makan dan minum. Saat Anda kurang makan, gula darah Anda menurun dan Anda bisa mengalami hipoglikemia (gula darah rendah). Keadaan ini membuat Anda merasa pusing dan ingin pingsan. Kurang minum atau dehidrasi juga dapat menyebabkan hal ini.
  • Anemia. Anemia saat hamil membuat Anda lebih mudah merasa pusing dan pingsan. Hal ini karena anemia dapat membuat sel-sel tubuh Anda tidak mendapatkan oksigen dalam jumlah cukup.
  • Kepanasan. Saat kepanasan, pembuluh darah Anda melebar sehingga tekanan darah menurun. Hal ini membuat Anda merasa pusing dan ingin pingsan. Mandi air panas juga dapat menyebabkan hal ini.
  • Hiperventilasi (napas berlebihan). Hiperventilasi dapat terjadi saat Anda melakukan olahraga berlebihan dan cemas. Walaupun olahraga memang baik untuk kesehatan dan kehamilan Anda, tapi olahraga berlebihan dapat membahayakan. Sebaiknya, ketahui batasan Anda ketika berolahraga.

Apa yang harus dilakukan jika merasa akan pingsan saat hamil?

Walaupun pingsan saat hamil adalah hal yang normal terjadi, tapi Anda tetap harus berhati-hati. Beberapa cara yang dapat Anda lakukan untuk mencegah pingsan saat hamil adalah:

  • Beranjak dari tempat duduk atau tempat tidur secara perlahan. Jika Anda tidur, sebaiknya duduk terlebih dahulu, baru berdiri secara perlahan. Hindari gerakan yang tiba-tiba.
  • Jika Anda berdiri terlalu lama dan tidak bisa bergerak atau duduk, sebaiknya goyang-goyangkan kaki Anda untuk meningkatkan aliran darah. Lebih baik lagi untuk menghindari berdiri terlalu lama. Cari tempat duduk jika Anda sudah merasa lelah berdiri.
  • Atur pola makan dengan baik untuk menjaga kadar gula darah Anda. Kurang asupan makanan dapat menyebabkan hipoglikemia yang membuat Anda lebih mudah pingsan saat hamil. Bawalah beberapa makanan ringan ke mana pun Anda pergi, sehingga Anda bisa memakannya kapan saja saat Anda lapar.
  • Banyak konsumsi makanan sumber zat besi tinggi.
  • Minum yang banyak untuk menjaga hidrasi tubuh.
  • Hindari tempat panas, ramai, dan pengap sehingga Anda tidak merasa kepanasan. Batasi juga frekuensi mandi air panas.
  • Pakai pakaian yang nyaman dan tidak terlalu ketat.
  • Hindari berbaring telentang. Jika Anda merasa pusing saat berbaring, sebaiknya berbaring ke sisi Anda. Tempatkan bantal tinggi di kepala Anda.

Saat Anda ingin merasa pingsan, Anda bisa melakukan hal berikut sebagai upaya untuk mencegahnya:

  • Segera duduk atau berbaring dan rendahkan kepala Anda
  • Ambil napas dalam-dalam secara perlahan
  • Longgarkan pakaian Anda jika terlalu ketat
  • Buka jendela atau cari tempat yang tidak ramai untuk mendapatkan banyak udara

Kalkulator Hari Perkiraan Lahir

Kalkulator ini dapat memperkirakan kapan hari persalinan Anda.

Cek HPL di Sini
general

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Vitamin E untuk Kesuburan, Benarkah Bisa Bikin Cepat Hamil?

Ingin mencoba suplemen vitamin E supaya cepat hamil? Eits, simak dulu penjelasan lengkap dari berbagai penelitian soal manfaat vitamin E untuk kesuburan.

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Atifa Adlina
Kesuburan, Kehamilan 22 Februari 2021 . Waktu baca 6 menit

Proses Terjadinya Kehamilan: Dari Hubungan Intim Hingga Jadi Janin

Anda pasti sudah tahu bahwa kehamilan terjadi ketika sel sperma bertemu dengan sel telur. Namun, apakah Anda pernah berpikir bagaimana proses ini terjadi?

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Atifa Adlina
Program Hamil, Kesuburan, Kehamilan 22 Februari 2021 . Waktu baca 7 menit

Usia 4 Bulan Kehamilan Janin Tidak Berkembang, Saya Harus Aborsi

Saya harus menggugurkan kandungan tersebut karena janin saya tidak berkembang, dalam bahasa medis disebut kehamilan kosong (blighted ovum).

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Ulfa Rahayu
Cerita Ibu 19 Februari 2021 . Waktu baca 6 menit

Bisakah Mencegah Autisme Sejak Anak dalam Kandungan?

Tentu kita tidak ingin memiliki anak autisme. Sebisa mungkin, kita ingin mencegahnya, bahkan sejak hamil. Apakah bisa mencegah autisme anak sedari hamil?

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Ihda Fadila
Prenatal, Kehamilan & Kandungan, Kehamilan 18 Februari 2021 . Waktu baca 4 menit

Direkomendasikan untuk Anda

pengalaman keguguran

Pengalaman Keguguran Berulang Membuat Saya Hampir Putus Asa

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Ulfa Rahayu
Dipublikasikan tanggal: 24 Februari 2021 . Waktu baca 7 menit
fungsi hormon fsh dan lh

Memahami Fungsi Hormon FSH dan LH pada Sistem Reproduksi

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Atifa Adlina
Dipublikasikan tanggal: 23 Februari 2021 . Waktu baca 7 menit
pergerakan janin

Kapan Bisa Mulai Mendengar Detak Jantung Janin Dalam Kandungan?

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Ajeng Quamila
Dipublikasikan tanggal: 23 Februari 2021 . Waktu baca 7 menit
DBD saat hamil menginfeksi bayi atau janin dalam kandungan

Demam Berdarah saat Hamil, Virusnya Menginfeksi Janin Saya

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Ulfa Rahayu
Dipublikasikan tanggal: 22 Februari 2021 . Waktu baca 8 menit