8 Penyebab Dada Terasa Sakit Saat Hamil (Normal Atau Tidak, Sih?)

Oleh Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum

Kehamilan merupakan salah satu masa paling membahagiakan dalam hidup seorang wanita. Bagaimana tidak, selama 9 bulan lamanya Anda bisa merasakan langsung bagaimana janin tumbuh dan berkembang di dalam perut. Meski demikian, tak ayal momen indah ini kadang juga diikuti oleh masalah yang mengganggu. Cukup banyak perempuan yang mengalami nyeri dada saat hamil. Lantas, apakah dada sakit saat hamil itu normal atau justru tanda bahaya?

Apakah dada sakit saat hamil pertanda bahaya?

Tiba-tiba merasa dada sakit saat hamil mungkin membuat Anda khawatir. Tenang dulu, jika mengutip dari laman Mom Junction, meski tampak menakutkan masalah ini tidak selalu menandakan suatu kondisi yang membahayakan.

Pada umumnya dada sakit saat hamil disebabkan oleh berbagai hal yang terkait dengan kehamilan dan perkembangan si janin.

Berikut ini adalah beberapa kemungkinan penyebab nyeri dada selama kehamilan, dari yang masih terbilang wajar sampai yang harus Anda waspadai:

1. Pelebaran tulang rusuk

Selama kehamilan berlangsung, tulang rusuk akan melebar sehingga membuat otot-otot di dada menjadi renggang. Tekanan pada diafragma, tulang rusuk, serta otot pada dada yang kemudian menimbulkan rasa nyeri dan sesak napas. Hal ini akan terus berlanjut seiring semakin berkembangnya bayi dalam kandungan.

2. Gangguan pencernaan

Makanan yang mengandung gas, pedas, atau yang tidak cocok dengan kondisi perut Anda kadang bisa menimbulkan gangguan pencernaan.  Gas yang dihasilkan oleh makanan tersebut akan naik dan berada di antara bagian dada dan perut, yakni ulu hati. Rasa nyeri dan tidak nyaman ini biasanya bisa naik sampai ke dada.

3. Heartburn

Heartburn adalah sensasi perih atau panas di bagian dada karena asam lambung naik kembali ke kerongkongan. Masalah pencernaan ini biasanya disebabkan oleh makanan tertentu. Namun saat hamil, kadar hormon progesteron meningkat sehingga melebarkan dan melemaskan otot kerongkongan. Inilah yang membuat asam lambung mudah kembali naik ke kerongkongan.

4. Tekanan dari bayi

Semakin tua usia kehamilan Anda, semakin besar pula ukuran bayi di dalam perut. Perubahan pada ukuran bayi dan perut Anda akan memberikan tekanan lebih pada tulang rusuk atau diafragma sehingga memicu dada sakit saat hamil.

5. Stres

Stres saat hamil tidak hanya memberikan pengaruh besar pada kondisi bayi dalam kandungan, tubuh Anda pun turut merasakan imbasnya. Salah satunya mengakibatkan dada terasa sakit karena otot dada menegang dan sesak.

6. Perubahan ukuran payudara

Banyak perubahan yang akan Anda alami selama masa kehamilan, satu diantaranya adalah ukuran payudara yang semakin membesar. Ini bisa berdampak pada munculnya sesak napas atau nyeri dada akibat ketegangan otot dan sendi di bagian dada.

7. Serangan jantung

Dada sakit yang rasanya seperti tertimpa benda berat, terutama jika terjadi di sebelah kiri, merupakan salah satu pertanda serangan jantung saat hamil.

Biasanya serangan jantung saat hamil akan juga disertai oleh gejala lain seperti pusing, sesak napas, mati rasa di beberapa anggota tubuh, serta keringat dingin.

8. Deep vein thrombosis (DVT)

Deep vein thrombosis atau trombosit vena dalam adalah istilah medis untuk menggambarkan adanya gumpalan darah di pembuluh darah vena. Kehamilan biasanya akan meningkatkan risiko gumpalan pembuluh darah yang terletak di panggul dan kaki.

Gumpalan darah ini bisa menjalar di dalam tubuh hingga mencapai dada. Itu sebabnya, Anda akan merasakan nyeri dada ketika bernapas, detak jantung cepat, sesak napas, hingga batuk berdarah.

cara menggugurkan kandungan

Kapan harus ke dokter?

Dalam beberapa kasus, nyeri dada selama kehamilan dapat menjadi tanda bahwa ada yang tidak beres dengan tubuh Anda. Hanya saja, Anda tidak bisa serta-merta langsung menebak apakah kondisi ini termasuk wajar atau tidak sebelum Anda mengetahui apa penyebab yang mendasarinya.

Maka, jangan ragu untuk berkonsultasi pada dokter tentang apa saja yang Anda rasakan selama kehamilan. Apalagi jika rasa sakit pada dada saat hamil tak kunjung membaik, bahkan malah semakin memburuk setiap hari.

Dokter dapat memastikan apakah penyebabnya perlu perawatan lebih lanjut agar tidak semakin mengkhawatirkan. Jika diperlukan, Anda juga akan diberi obat untuk mengurangi rasa nyeri yang sesuai dengan kondisi kesehatan Anda dan juga aman bagi bayi.

Sementara itu cobalah beberapa posisi tidur yang setidaknya juga dapat membuat kondisi Anda lebih nyaman.

Baca Juga:

Share now :

Direview tanggal: Desember 3, 2018 | Terakhir Diedit: November 27, 2018

Sumber
Yang juga perlu Anda baca