Apakah Demam Saat Hamil Bisa Menyebabkan Keguguran?

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 07/09/2017 . 4 menit baca
Bagikan sekarang

Demam kerap dianggap menjadi penyakit umum yang sering terjadi. Namun, hal ini ternyata berbeda saat Anda hamil. Demam saat hamil dapat mengindikasikan adanya masalah serius yang perlu Anda perhatikan.

Apakah demam saat hamil berbahaya?

Demam merupakan kondisi suhu tubuh di atas normal (suhu normal 36,5-37,5 derajat Celsius). Demam adalah gejala dari suatu penyakit, artinya demam diakibatkan oleh suatu faktor sebagai mekanisme pertahanan tubuh. Hal ini biasanya terjadi karena peradangan atau serangan virus, bakteri, atau yang lainnya.

Demam saat hamil merupakan salah satu tanda bahaya dalam kehamilan. Ibu dapat dikatakan demam, apabila panas tubuh ibu hamil mencapai lebih dari 38 derajat Celsius. Demam tinggi ini bisa jadi adanya gejala infeksi dalam kehamilan.

Karena merupakan salah satu dari tanda bahaya kehamilan, maka demam pada ibu hamil harus segera mendapatkan penanganan. Mengapa? Karena hal paling buruk ketika demam saat hamil adalah dapat menyebabkan keguguran.

Bagaimana demam saat hamil bisa menyebabkan keguguran?

Menurut beberapa penelitian yang salah satunya dilakukan oleh Universitas John Hopkins, hipertermia atau temperatur tubuh yang terlalu ‘panas’ dapat menyebabkan keguguran dan meningkatkan risiko terjadinya kerusakan tabung saraf pada janin sehingga janin tidak berkembang dan mengalami keguguran.

Tabung saraf adalah struktur embrio yang akhirnya berkembang menjadi otak, sumsum tulang belakang bayi dan jaringan yang menyertainya. Tabung saraf biasanya terbentuk pada awal kehamilan dan menutup pada hari ke-28 setelah pembuahan.

Demam saat hamil dapat mengakibatkan tabung saraf mengalami kerusakan atau juga disebut spina bifida. Demam saat hamil, juga dapat mempengaruhi masalah perkembangan anak, studi yang dilakukan oleh Journal of Autism and Developmental Disorder menemukan hubungan antara demam saat hamil yang meningkatkan risiko autisme pada anak.

Apa saja penyebab demam saat hamil?

Infeksi virus dan bakteri merupakan penyebab demam yang paling umum. Infeksi virus lebih berbahaya dibandingkan infeksi bakteri karena virus bisa menyebabkan risiko kecacatan dan janin yang meninggal dalam kandungan lebih besar. Namun, bukan berarti infeksi bakteri bisa diabaikan begitu saja. Keduanya tetap sama-sama berbahaya.

1. Infeksi virus dan bakteri

Pada kasus infeksi oleh virus TORCH (toxoplasma, rubella, cytomegalovirus, dan herpes) dapat menyebabkan kelainan otak, jantung, penglihatan, pendengaran, dan kelainan struktur tubuh. Sementara infeksi saluran kencing dan penyakit kelamin yang disebabkan oleh bakteri bisa menyebar sampai ke kandungan secara langsung maupun lewat sirkulasi darah.

Selain itu, infeksi saluran kencing yang disebabkan oleh bakteri e.coli, p.mirabilis, streptococcus, dan staphylococcus saprophyticus atau penyakit kelamin oleh bakteri chlamydia trachomatis, neisseria gonorrhoeae, gardnerella vaginalis dapat menyebar sampai ke kandungan secara langsung maupun lewat peredaran darah. Dapat pula menyebar naik ke kandungan secara langsung maupun lewat sirkulasi darah. Jika tidak ditangani dengan baik bisa menyebabkan keguguran atau kelahiran prematur.

2. Perubahan suhu

Sebuah studi mengatakan bahwa suhu tubuh ibu hamil yang terlalu sering berubah atau meningkat pada awal tanda kehamilan, akan berisiko menyebabkan janin terlahir cacat seperti perkembangan otak yang tidak maksimal atau tulang belakang yang lambat berkembang (neural tube defect).

Spina bifida dan anensefalus merupakan jenis dari neural tube defect (NTD) yang sering dijumpai. Spina bifida adalah kondisi di mana kolum tulang belakang yang tidak tertutup secara sempurna. Kebanyakan kejadian ini bisa bertahan sampai tumbuh dewasa.

3. Kekurangan asam folat

Sedangkan kejadian anensefalus (tulang tengkorak yang tidak menutup sempurna) umumnya ditemukan meninggal setelah bayi lahir. Selain disebabkan oleh suhu tubuh, NTD juga disebabkan oleh ibu yang kekurangan suplemen asam folat saat hamil dan terlalu banyak menghirup asap rokok.

Demam saat hamil tidak boleh disepelekan, apalagi jika suhu tubuh ibu hamil sampai mencapai lebih dari 38 derajat selsius. Segera konsultasikan hal ini kepada dokter.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Hal yang Harus Diketahui Jika Ingin Cepat Hamil Setelah Keguguran

Bukanlah hal yang mustahil jika Anda ingin segera kembali hamil setelah mengalami keguguran, tapi ketahui dulu beberapa hal berikut ini.

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Winona Katyusha
Kesuburan, Kehamilan 18/05/2020 . 5 menit baca

Menu Wajib Saat Puasa untuk Ibu Hamil

Puasa bukan menjadi alasan untuk membatasi ibu memberikan gizi yang tepat untuk janin.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Arinda Veratamala
Hari Raya, Ramadan 17/05/2020 . 4 menit baca

4 Kondisi yang Mengharuskan Ibu Hamil Membatalkan Puasanya

Ibu hamil boleh puasa. Meski begitu, meneruskan puasa bagi ibu hamil dengan kondisi-kondisi ini tak cuma membahayakan kesehatannya, tapi juga bayinya.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Hari Raya, Ramadan 14/05/2020 . 4 menit baca

6 Makanan Kaya Gizi yang Harus Ibu Hamil Penuhi Saat Sahur

Ibu hamil yang berpuasa tidak bisa makan sembarangan. Berikut beberapa contoh makanan sahur untuk ibu hamil yang bisa menjadi referensi Anda.

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Widya Citra Andini
Hari Raya, Ramadan 13/05/2020 . 5 menit baca

Direkomendasikan untuk Anda

cara memandikan bayi yang baru lahir

Agar Tidak Bingung, Berikut Cara Memandikan Bayi Baru Lahir

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Riska Herliafifah
Dipublikasikan tanggal: 25/06/2020 . 9 menit baca
kista saat hamil di usia tua

Apa yang Akan Terjadi Jika Muncul Kista Saat Hamil?

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 19/06/2020 . 5 menit baca
depresi pasca melahirkan ayah

Ternyata Ayah Juga Bisa Kena Depresi Pasca Melahirkan

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 14/06/2020 . 5 menit baca
tanda istri hamil

Hai Para Suami, Ini 15 Tanda Istri Anda Sedang Hamil

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 13/06/2020 . 6 menit baca