Jika Ibu Demam Saat Hamil, Apa yang Harus Dilakukan?

Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 5 November 2020 . Waktu baca 3 menit
Bagikan sekarang

Tidak hanya berbagai masalah kesehatan serius yang bisa terjadi saat kehamilan, tapi masalah kesehatan ringan, seperti demam, juga bisa terjadi saat Anda hamil. Demam saat hamil mungkin termasuk masalah ringan, bahkan mungkin bisa hilang dengan sendirinya. Tapi, tetap saja penanganannya harus diperhatikan saat Anda hamil. Tidak sembarang obat demam bisa Anda ambil saat hamil.

Apakah demam saat hamil berbahaya?

Demam bisa saja terjadi di awal kehamilan Anda. Dikatakan demam jika suhu tubuh Anda sudah mencapai 38 derajat Celcius atau lebih. Anda mungkin akan merasa tidak nyaman saat demam, suhu tubuh tinggi, berkeringat, kadang menggigil, sakit kepala, nyeri otot, kelelahan, dan bahkan dehidrasi.

Bagaimana dampak demam pada bayi dalam kandungan? Sebuah teori ada yang mengatakan bahwa demam yang sangat tinggi dapat menyebabkan cacar lahir, terutama demam yang terjadi pada awal kehamilan (lima sampai enam minggu setelah pembuahan). Namun, teori ini tidak benar-benar dapat terbukti. Banyak ibu hamil yang demam tapi bayi mereka baik-baik saja. Demam saat hamil mungkin bukan merupakan masalah serius tapi tetap saja butuh perhatian khusus.

Apa penyebab demam saat hamil?

Seringnya, demam merupakan tanda awal bahwa Anda sedang mengalami penyakit yang lebih serius. Oleh karena itu, jika demam Anda tak kunjung turun atau bertambah buruk, sebaiknya periksakan diri Anda segera ke dokter.

Demam merupakan salah satu cara tubuh dalam melindungi bayi Anda dari bahaya, seperti infeksi virus maupun infeksi bakteri. Beberapa hal yang dapat menyebabkan demam pada ibu hamil adalah:

Bagaimana mengobati demam saat hamil tanpa obat?

Saat demam, biasanya banyak orang yang langsung mengambil obat paracetamol, begitu juga dengan ibu hamil. Pemakaian obat paracetamol saat hamil sebenarnya aman bagi Anda dan janin, dengan catatan Anda memakainya sesuai dosis (total dosis dalam sehari tidak lebih dari dosis maksimal) dan tidak dipakai dalam jangka waktu yang lama. Sebaliknya, pemakaian obat aspirin saat hamil untuk meredakan demam tidak dianjurkan. Aspirin dapat menembus plasenta sehingga dapat membahayakan janin.

Jika Anda tidak ingin meredakan demam dengan obat, Anda bisa coba melakukan beberapa hal berikut ini.

  • Berbaring dan kompres kening Anda dengan air dingin.
  • Mandi air hangat, jangan air dingin. Air dingin justru dapat membuat Anda menggigil, sehingga demam Anda bisa meningkat.
  • Minum banyak air agar tubuh tetap terhidrasi dengan baik. Air juga dapat membantu mendinginkan tubuh Anda.
  • Pastikan sirkulasi udara di rumah Anda berjalan lancar agar Anda tidak kepanasan.
  • Hindari berpakaian yang terlalu tebal. Jika Anda kedinginan, sebaiknya selimuti tubuh Anda sampai Anda cukup hangat.

Kalkulator Hari Perkiraan Lahir

Kalkulator ini dapat memperkirakan kapan hari persalinan Anda.

Cek HPL di Sini
general

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Mengenal 4 Tahap Perkembangan Jantung Janin di Tiap Trimester

Mendengar detak jantung janin merupakan hal berkesan bagi calon orangtua. Tapi seperti apa perkembangan jantung janin dalam kandungan? Intip di sini, yuk!

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Prenatal, Kehamilan & Kandungan, Kehamilan 2 Maret 2021 . Waktu baca 7 menit

Kenapa Gerakan Janin Berkurang Menjelang Persalinan?

Memasuki minggu ke-16, janin akan semakin aktif bergerak. Namun, menjelang persalinan, gerakan bayi akan berkurang. Apa sebabnya, ya?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Trimester 3, Kehamilan & Kandungan, Kehamilan 1 Maret 2021 . Waktu baca 4 menit

Pengalaman 4 Kali Gagal Program Bayi Tabung, Kini Kami Dianugerahi 4 Bayi Kembar

Program kehamilan normal tak bisa kami jalani sebagaimana pasangan lainnya. Kami terpaksa mengikuti program bayi tabung.

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Ulfa Rahayu
Menanti Momongan 1 Maret 2021 . Waktu baca 8 menit

BAB Sering Berdarah? Hati-hati, Bisa Jadi Tanda Kanker pada Saluran Cerna

Penyebab BAB berdarah bukan cuma ambeien alias wasir saja. Darah pada feses bisa jadi pertanda adanya kanker pada salah satu organ saluran cerna Anda.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: dr. Ivena
Kanker, Kanker Lambung 24 Februari 2021 . Waktu baca 3 menit

Direkomendasikan untuk Anda

minum teh saat hamil

3 Hal Penting yang Wajib Diperhatikan Jika Suka Minum Teh Saat Hamil

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Dipublikasikan tanggal: 4 Maret 2021 . Waktu baca 4 menit
demam tanda hamil

Apakah Demam Dapat Berarti Salah Satu Tanda Kehamilan?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: dr. Jessica Yulianti
Dipublikasikan tanggal: 4 Maret 2021 . Waktu baca 6 menit
cara membaca hasil usg

Agar Lebih Akurat, Begini Cara Membaca Hasil USG Kehamilan

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Dipublikasikan tanggal: 3 Maret 2021 . Waktu baca 9 menit
minyak kelapa untuk bayi

Manfaat Minyak Kelapa untuk Bayi, Mulai dari Mengatasi Eksim Sampai Melebatkan Rambut

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 2 Maret 2021 . Waktu baca 5 menit