Panduan Memilih dan Menggunakan Birth Ball untuk Ibu Hamil

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 2 Oktober 2020 . Waktu baca 5 menit
Bagikan sekarang

Banyak wanita yang menggunakan birth ball selama masa kehamilan hingga persalinan. Meski secara umum birth ball dianggap aman dan nyaman digunakan oleh ibu hamil, namun sebaiknya memilih birth ball perlu dilakukan dengan cermat. Pasalnya, birth ball memiliki ragam ukuran. Lantas, bagaimana cara memilih birth ball dan apa yang harus diperhatikan saat menggunakannya?

Cara memilih birth ball untuk ibu hamil

Ada beragam manfaat birth ball yang berbentuk bola besar untuk ibu selama masa kehamilan dan menjelang persalinan. Bola ini dapat membantu mengurangi berbagai keluhan yang dirasakan ibu hamil, seperti sakit punggung, nyeri panggul, atau kesulitan tidur, serta dapat mempermudah proses persalinan.

Birth ball bisa menjadi salah satu alat bagi ibu hamil untuk berolahraga. American Pregnancy Association menyebut, olahraga sangat bermanfaat untuk kesehatan ibu hamil dan janin di kandungannya. Dengan olahraga, aliran darah ibu hamil, termasuk ke janin, dapat mengalir dengan lancar.

Birth ball memiliki ragam ukuran dan bahan. Untuk mendapatkan kenyamanan saat menggunakan birth ball, ibu hamil perlu mengetahui cara memilih birth ball yang tepat untuk dirinya.

Ukuran tinggi badan

Pada dasarnya, agar nyaman dan aman ketika menggunakan birth ball, kaki Anda harus rata dengan tanah saat duduk di atasnya. Lutut Anda pun harus lebih rendah sekitar 10 cm dari pinggul atau paling tidak sejajar dengan pinggul.

Untuk mendapatkan posisi yang tepat tersebut, Anda perlu mengetahui cara memilih birth ball sesuai dengan ukuran tinggi badan. Berikut ketentuan tinggi badan dan ukuran birth ball yang bisa Anda jadikan acuan:

  • Jika Anda memiliki tinggi 162 cm atau di bawahnya, pilihlah birth ball berukuran 55 cm setelah dipompa.
  • Jika Anda memiliki tinggi antara 162-173 cm, pilihlah birth ball berukuran 65 cm setelah dipompa.
  • Jika Anda memiliki tinggi di atas 173 cm, pilihlah birth ball dengan ukuran 75 cm setelah dipompa.

Meski demikian, jangan hanya terpaku pada ketentuan tersebut saat menentukan ukuran birth ball yang mau Anda beli. Anda juga perlu memerhatikan ketentuan yang tertera pada label birth ball Anda, seperti tinggi yang direkomendasikan serta berat badan maksimal.

Bahan yang sesuai

Cara memilih berikutnya yaitu dengan melihat bahan dari birth ball tersebut. Pada dasarnya, birth ball memiliki bahan antislip sehingga aman untuk digunakan ibu hamil. Namun, tidak semua bahan cocok untuk setiap orang.

Beberapa orang yang memiliki alergi terhadap lateks harus menghindari menggunakan birth ball dengan bahan tersebut. Gunakan jenis bahan lainnya yang juga sering digunakan untuk birth ball, tetapi tetap aman, seperti PVC (polivinil klorida) atau yang sering disebut dengan vinyl.

Hal yang perlu diperhatikan saat menggunakan birth ball

Selain cara memilih ukuran dan bahan, ada beberapa hal yang harus Anda perhatikan saat pertama kali menggunakan birth ball. Berikut adalah do’s and don’ts saat menggunakan bola tersebut untuk pertama kalinya.

  • Gunakan birth ball beberapa bulan sebelum persalinan karena dapat membuat ibu hamil terbiasa dan dapat mempermudah persalinan.
  • Jangan gunakan birth ball sendirian untuk mencegah tergelincir.
  • Bila Anda khawatir akan tergelincir atau terguling, Anda bisa memasukkan sedikit pasir ke dalam bola melalui lubang sebelum ditiup, agar birth ball lebih seimbang.
  • Anda juga bisa gunakan alas karpet agar tidak tergelincir dan lebih seimbang.
  • Lebih baik jangan gunakan alas kaki, seperti kaos kaki atau sepatu. Bila ingin gunakan kaos kaki saat pakai birth ball untuk ibu hamil, Anda perlu memilih kaos kaki yang memiliki antislip di bawahnya.
  • Sebelum duduk di atas birth ball, letakkan kaki Anda rata di lantai dengan rentangkan kedua kaki Anda dengan jarak sekitar 60 cm agar seimbang. Kemudian letakkan satu tangan di atas bola dan secara perlahan turunkan badan Anda dan duduk di atas bolanya.
  • Setelah merasa nyaman, letakkan tangan Anda di atas lutut dan cobalah gerakkan pinggul Anda ke berbagai sisi.
  • Jika merasa tidak stabil saat bergoyang atau sulit untuk bangkit, berpegangan pada orang yang menemani Anda atau letakkan kursi di depan Anda.
  • Saat menggunakan birth ball untuk berolahraga, lakukan dengan gerakan lambat dan terkontrol serta bernafaslah dengan normal.
  • Hentikan menggunakan birth ball bila merasa pusing, sakit, atau tidak nyaman.
  • Konsultasikan dengan dokter kandungan sebelum memilih dan menggunakan birth ball untuk ibu hamil.

Kalkulator Hari Perkiraan Lahir

Kalkulator ini dapat memperkirakan kapan hari persalinan Anda.

Cek HPL di Sini
general

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Yang Boleh dan Tak Boleh Dilakukan Saat Hamil Muda

Orang sekitar Anda mungkin merekomendasikan atau melarang Anda melakukan ini-itu saat hamil muda. Namun, apa saja yang boleh dan tidak boleh dilakukan?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Arinda Veratamala
Konten Bersponsor
boleh dan tidak saat hamil muda
Kehamilan & Kandungan, Kehamilan 9 Februari 2021 . Waktu baca 6 menit

Makanan Sehat untuk Ibu Hamil, Apa Saja yang Perlu Diketahui?

Saat hamil, ibu harus makan makanan yang sehat dan bergizi untuk janinnya. Apa saja makanan sehat untuk ibu hamil yang baik untuk dikonsumsi?

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Kehamilan & Kandungan, Kehamilan 5 Februari 2021 . Waktu baca 11 menit

Pekerjaan Rumah Tangga Ini Dilarang Bagi Ibu Hamil

Meski sedang hamil, ibu tetap direpotkan untuk melakukan pekerjaan rumah. Namun, apakah semua pekerjaan rumah tangga saat hamil aman untuk dilakukan?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Masalah Kehamilan 3 Februari 2021 . Waktu baca 3 menit

Perlukah Ibu Hamil Minum Tablet Tambah Darah?

Suplemen zat besi alias pil penambah darah sering kali diperlukan saat hamil untuk mencegah ibu terkena anemia. Jika ibu anemia, apa akibatnya?

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Kehamilan & Kandungan, Kehamilan 2 Februari 2021 . Waktu baca 8 menit

Direkomendasikan untuk Anda

pergerakan janin

Kapan Bisa Mulai Mendengar Detak Jantung Janin Dalam Kandungan?

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Ajeng Quamila
Dipublikasikan tanggal: 23 Februari 2021 . Waktu baca 7 menit
obat sembelit pencahar untuk ibu hamil

Pilihan Obat Sembelit yang Aman Diminum Ibu Hamil

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Arinda Veratamala
Dipublikasikan tanggal: 15 Februari 2021 . Waktu baca 7 menit
berat badan janin ideal

Pertumbuhan Berat Badan Janin dalam Kandungan di Setiap Trimester Kehamilan

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Dipublikasikan tanggal: 10 Februari 2021 . Waktu baca 12 menit
buah untuk ibu hamil

10 Buah yang Baik untuk Ibu Hamil dan Calon Bayi

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Dipublikasikan tanggal: 9 Februari 2021 . Waktu baca 10 menit