Kapan Waktu Terbaik untuk Olahraga Menurut Otot Kita?

Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 8 Januari 2021 . Waktu baca 5 menit
Bagikan sekarang

Kapan biasanya Anda berolahraga? Apakah di pagi hari setelah bangun pagi? Atau di sore hari ketika sudah selesai melakukan semua aktivitas kemudian menyempatkan diri untuk berolahraga? Atau bahkan di malam hari? Untuk membuat olahraga semakin efektif dan berdampak bagi kesehatan, maka Anda harus mengetahui ‘alarm’ yang dimiliki otot untuk melakukan olahraga.

Sebuah penelitian yang dilakukan baru-baru ini menyatakan bahwa otot dan rangka tubuh mempunyai waktu dan alarm tersendiri dalam menentukan kapan harus olahraga dan kapan harus berhenti. Lalu mana waktu yang paling baik untuk melakukan olahraga dari 24 jam yang kita punya dalam sehari?

Otot memiliki jadwal tersendiri untuk melakukan olahraga yang efektif

Tahukah Anda jika semua sel yang ada di dalam tubuh mempunyai jam dan jadwalnya sendiri-sendiri untuk melakukan tugasnya masing-masing? Jam tubuh alami ini disebut dengan ritme sirkadian. Ritme sirkadian mengatur waktu tubuh kapan harus makan, tidur, bangun, atau melakukan berbagai fungsi lainnya. Sehingga, jika Anda memiliki waktu 24 jam dalam sehari, maka tubuh akan mengatur dan menentukan secara otomatis waktu makan dan kegiatan lainnya.

Semua sel memiliki ritme sirkadian, termasuk otot yang kita pakai untuk melakukan berbagai aktivitas. Sebuah penelitian yang dilakukan oleh para peneliti yang berasal dari Northwestern Unversity, menyatakan bahwa ritme sirkadian yang dimiliki oleh otot membuat semua gerakan yang dihasilkannya menjadi lebih efektif. Oleh karena itu penting untuk mengetahui jam alami otot.

BACA JUGA: Anda Malas Olahraga? Bisa Jadi Bawaan Lahir

Menurut penelitian: olahraga lebih baik jika di siang hari

Penelitian yang dipublikasikan dalam Journal Cell Metabolism ini melakukan percobaan pada tikus untuk mengetahui apakah otot mempunyai jam alami untuk melakukan aktivitas. Dari percobaan tersebut, diketahui bahwa tikus lebih aktif berlari di atas mainan yang berputar ketika melakukannya di malam hari. Tikus adalah hewan yang bersifat nocturnal atau lebih aktif di malam hari.

Para peneliti menyimpulkan bahwa gen berhubungan untuk mengatur ritme sirkadian tikus bekerja sangat efektif di malam hari. Gen yang dimiliki tikus tersebut juga dimiliki oleh manusia. Dan karena kebalikan dengan tikus, manusia lebih aktif di siang hari, para peneliti menganggap bahwa manusia akan lebih efektif melakukan olahraga di siang hari.

Bagaimana jam alami otot membuat olahraga menjadi lebih efektif?

Berdasarkan penelitian ini, peneliti juga menemukan bahwa ritme sirkadian pada otot mengatur respon dan efisiensi penggunaan energi. Ritme sirkadian yang diatur oleh gen khusus tersebut berhubungan dengan kemampuan sel untuk menghasilkan energi. Kemampuan ini adalah hal terpenting dalam terjadinya kontraksi otot.

Pada keadaan normal, saat otot beristirahat atau melakukan peregangan, maka otot akan mengambil oksigen yang dialirkan melalui pembuluh darah dan mengubahnya menjadi energi. Sedangkan ketika Anda mulai melakukan aktivitas yang berat, seperti berlari, maka tubuh akan memakai oksigen lebih banyak dan mengakibatkan oksigen cepat habis. Proses pembuatan energi yang tidak menggunakan oksigen akan menghasilkan asam laktat.

Ketika gen yang bekerja untuk mengatur ritme sirkadian tidak aktif – seperti saat malam hari – maka produksi oksigen yang seharusnya dilakukan oleh sel otot akan lebih susah dan berkurang. Hal ini tentu saja dapat menyebabkan penumpukan asam laktat pada tubuh. Penumpukan asam laktat yang berlebihan bisa menyebabkan seseorang merasa kram.

BACA JUGA: Waspada Ciri-Ciri dan Bahaya Kecanduan Olahraga

Berolahraga di pagi hari juga baik

Sebuah penelitian lain pernah melakukan penelitian terkait manfaat berolahraga di pagi hari. Penelitian ini menujukan bahwa melakukan olahraga dengan intensitas sedang selama 45 menit dapat menurunkan rasa lapar. Dalam studi ini, olahraga di pagi hari juga bisa meningkatkan aktivitas fisik selama satu hari penuh. Namun, perlu diperhatikan jika Anda melakukan olahraga di pagi hari, isilah perut Anda sekitar 2 jam sebelum melakukan olahraga. Hal ini akan mencegah terjadinya nyeri perut saat berolahraga.

Bagaimana dengan olahraga di sore dan malam hari?

Jika memang Anda sangat sibuk dan tidak mempunyai waktu di pagi hari untuk melakukan olahraga maka sebenarnya tidak masalah berolahraga di sore atau malanm hari. Sebuah studi yang dilakukan pada tahun 2011 menyatakan bahwa orang yang berolahraga selama 35 menit sebelum ia tidur, maka kualitas tidurnya akan lebih baik.

Penelitian lain juga menunjukkan hal yang sama, National Sleep Foundation menemukan sebanyak 83% orang yang melakukan olahraga sebelum tidur, mengaku bahwa tidur mereka lebih nyenyak dibandingkan yang tidak melakukan olahraga.

BACA JUGA: Olahraga Aerobik vs Anaerobik, Mana Yang Lebih Baik?

Normal Kah Detak Jantung Anda?

Kalkulator detak jantung kami bisa memperkirakan berapa target detak jantung saat olahraga yang perlu Anda capai.

Coba Hitung!
active

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Konsumsi Kayu Manis Berlebihan, Hati-hati Risikonya untuk Kesehatan

Meski memiliki manfaat, perhatikan jumlah asupan kayu manis. Terlalu banyak mengonsumsi rempah ini memiliki risiko kayu manis yang berbahaya.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Pengobatan Herbal dan Alternatif, Herbal A-Z 20 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit

Berbagai Cara Agar Pria Tahan Lama Saat Berhubungan Seks

Pria kadang suka "keluar" duluan. Adakah cara agar seks menjadi lebih lama? Yuk simak berbagai cara tahan lama pria saat berhubungan seks di bawah ini.

Ditulis oleh: Novita Joseph
Kesehatan Seksual, Tips Seks 19 Januari 2021 . Waktu baca 3 menit

7 Penyebab Hidung Meler serta Cara Mengatasinya

Hidung ingusan memang sangat menganggu Anda. Berikut tips yang bisa dilakukan di rumah untuk meringankan hidung meler, entah karena flu atau alergi.

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Kesehatan THT, Gangguan Hidung 19 Januari 2021 . Waktu baca 9 menit

6 Penyebab Urat Anda Menonjol dan Terlihat Jelas di Kulit

Urat menonjol pada permukaan kulit memang kerap ditemui pada orang berusia lanjut. Lalu apa artinya kalau masih muda sudah mengalami kondisi ini?

Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Kesehatan, Informasi Kesehatan 19 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit

Direkomendasikan untuk Anda

minum kopi sebelum olahraga

3 Manfaat yang Bisa Didapat dari Minum Kopi Sebelum Olahraga

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 21 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit
cara mengobati tipes

Berbagai Pilihan Pengobatan untuk Atasi Tipes

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Fajarina Nurin
Dipublikasikan tanggal: 20 Januari 2021 . Waktu baca 8 menit
buah zakar gatal

4 Penyebab Buah Zakar Anda Gatal dan Ingin Terus Digaruk

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Dipublikasikan tanggal: 20 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit
suplemen herbal yang harus dihindari menjelang operasi

Hati-hati, 8 Suplemen Herbal Ini Tak Boleh Dikonsumsi Sebelum Masuk Ruang Operasi

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Dipublikasikan tanggal: 20 Januari 2021 . Waktu baca 3 menit