home

Adakah saran agar artikel ini lebih baik?

close
chevron
Artikel ini tidak akurat
chevron

Mohon sampaikan saran Anda

wanring-icon
Anda tidak perlu mengisi secara detail bila tidak berkenan. Klik 'Kirim Opini Saya' di bawah ini untuk lanjut membaca.
chevron
Artikel ini tidak memberi cukup informasi
chevron

Tolong beri tahu kami bila ada yang salah

wanring-icon
Anda tidak wajib mengisi kolom ini. Klik "Kirim" untuk lanjut membaca.
chevron
Saya punya pertanyaan
chevron

Kami tidak memberi pelayanan kesehatan berupa diagnosis atau perawatan, tapi kami terbuka terhadap saran Anda. Silakan ketik di kotak berikut ini.

wanring-icon
Bila Anda memiliki kondisi medis tertentu, silakan menghubungi layanan kesehatan terdekat di sekitar rumah atau datangi IGD terdekat.

Memilih Sepatu Olahraga yang Tepat Itu Penting, Apa Alasannya?

Memilih Sepatu Olahraga yang Tepat Itu Penting, Apa Alasannya?

Ketika berolahraga, tentu Anda umumnya akan akan menggunakan sepatu sebagai alas kaki. Sebagai orang awam, sering kali asal dalam memilih jenis sepatu tanpa mempertimbangkan aktivitas yang akan Anda lakukan dengan sepatu tersebut. Tidak jarang Anda memilih sepatu untuk olahraga hanya berdasarkan harga, warna, model, dan merk. Padahal setiap jenis sepatu-sepatu tersebut telah dirancang khusus untuk aktivitas tertentu.

Memilih jenis sepatu olahraga sesuai kebutuhan Anda

sepatu untuk olahraga

Setiap jenis olahraga memiliki karakteristik gerakannya masing-masing. Gerakan yang berbeda mengharuskan Anda untuk menggunakan jenis sepatu olahraga yang berbeda pula, mulai dari desain, bahan, dan berat sepatunya. Berikut adalah beberapa contoh sepatu yang ideal untuk sejumlah jenis olahraga tertentu.

1. Sepatu sepak bola

Saat bermain sepakbola, sepatu Anda akan mengalami banyak tekanan terutama saat bermain di permukaan yang keras, seperti lapangan dengan rumput artifisial. Sepatu dapat menambah tekanan yang terjadi pada kaki Anda. Tekanan pada kaki ini bisa mengakibatkan kapalan dan cantengan (ingrown toenails)

2. Sepatu basket

Jenis sepatu untuk permainan bola basket memiliki bagian sol yang tebal dan kaku. Hal ini akan memberikan Anda stabilitas ekstra saat berlari di lapangan. Sepatu basket biasanya memiliki model high-top yang bisa menopang pergelangan kaki selama perubahan arah yang cepat, serta saat Anda melompat dan mendarat.

3. Sepatu tenis dan squash

Olahraga tenis dan squash memerlukan banyak pergerakan ke samping. Sepatu lari biasa tidak memberikan stabilitas yang tepat untuk gerakan ini. Sepatu tenis dan squash lebih berat dan lebih kaku daripada sepatu lari biasa. Desain ini cocok untuk aktivitas stop-and-go, yang mengharuskan Anda untuk berhenti dan bergerak secara mendadak.

4. Sepatu untuk lari

Jenis sepatu ini baik dan hanya cocok untuk Anda gunakan saat berlari. Sepatu untuk lari bersifat fleksibel, sehingga kaki Anda dapat menekuk saat melangkah tapi tidak cocok untuk olahraga dengan banyak gerakan menyamping seperti tenis. Jenis sepatu ini sebaiknya terasa pas di kaki. Jika terlalu sempit, Anda bisa memiliki lepuhan dan memar di kuku kaki.

5. Sepatu untuk jalan

Berjalan kaki adalah olahraga yang siapa saja bisa melakukannya. Sepatu untuk olahraga jalan kaki harus memiliki bobot ringan, serta memberikan peredaman pada bagian tumit dan mata kaki Anda. Carilah jenis sepatu dengan bagian sol agak membulat, yang membantu Anda memindahkan berat badan dengan lebih mulus dari tumit ke jari kaki.

6. Sepatu olahraga aerobik

Sepatu yang Anda gunakan saat melakukan senam aerobik harus ringan untuk menghindari kelelahan saat olahraga. Jenis sepatu ini juga harus memiliki penyerapan guncangan ekstra untuk menghindari nyeri tumit dan mata kaki. Untuk mendukung senam aerobik, Anda juga disarankan untuk berolahraga di permukaan lembut, misalnya di atas matras olahraga.

7. Sepatu cross-training

Selain untuk lari, sepatu cross-training juga didesain untuk tetap efektif dalam melakukan lebih dari satu jenis olahraga lainnya, seperti tenis atau olahraga di gym. Sepatu ini harus memiliki fleksibilitas yang baik pada bagian depan kaki untuk berlari, sementara bagian sol juga bisa mendukung untuk melakukan gerakan menyamping (lateral).

Mengapa penting untuk menggunakan sepatu olahraga yang tepat?

Selain melindungi kaki dari bebatuan dan benda lain yang dapat melukai kaki, menggunakan sepatu yang tepat dapat melindungi Anda dari cedera saat berolahraga yang mungkin bisa terjadi. Dengan mengurangi risiko cedera tersebut, tentunya Anda akan bisa melakukan aktivitas fisik ini dengan lebih nyaman.

Beberapa cedera yang dapat Anda hindari dengan menggunakan sepatu yang tepat, antara lain adalah shin splints, tendonitis achilles, dan lepuhan pada kaki yang terasa menyakitkan ketika kaki melangkah. Menurut Mike O’Neill dari The College of Podiatry seperti dikutip dari NHS, terdapat setidaknya 65% olahragawan rekreasional yang menggunakan sepatu yang tidak sesuai dengan jenis aktivitas fisik yang mereka lakukan.

Bagaimana cara memilih sepatu olahraga yang baik?

masa kadaluwarsa sepatu olahraga

Sepatu olahraga yang sesuai bisa membantu Anda meningkatkan performa olahraga dan mencegah cedera. American Orthopedic Foot & Ankle Society merekomendasikan beberapa langkah dalam memilih sepatu yang baik seperti berikut ini.

  • Pertimbangkan untuk membeli sepatu olahraga dari toko khusus peralatan olahraga.
  • Coba sepatu setelah Anda berolahraga atau setelah berlari atau pada penghujung hari. Pada saat itu, kaki dalam ukuran terbesar sehingga mencegah sepatu kekecilan saat Anda gunakan beraktivitas.
  • Gunakan kaus kaki yang biasa Anda gunakan untuk berolahraga saat mencoba sepatu.
  • Pastikan bisa menggerakkan jari-jari kaki dengan bebas saat menggunakan sepatu.
  • Sepatu yang baik akan membuat Anda langsung merasa nyaman saat dipakai. Tidak perlu dibiasakan dulu untuk dipakai beberapa kali sampai terasa nyaman.
  • Cobalah berjalan atau berlari sejenak dengan sepatu Anda. Rasakan apakah sepatu terasa nyaman saat Anda pakai.
  • Atur ulang tali sepatu Anda mulai dari sisi paling ujung. Kencangkan dengan kekuatan yang sama pada sepanjang kaki Anda.
  • Saat Anda berlari, sepatu yang baik akan memberikan pegangan yang baik pada tumit Anda. Sehingga tidak mudah terpeleset saat berjalan atau berlari.

Sepatu yang Anda gunakan memiliki masa pakai, sehingga penting untuk menggantinya secara teratur. Masa kadaluarsa sepatu biasanya setelah 300 jam berolahraga atau lari 480 hingga 800 kilometer. Saat itu, kondisi sol sepatu biasanya sudah aus dan apabila Anda tetap memakainya bisa meningkatkan risiko cedera.

Anda tidak perlu memiliki sepasang sepatu untuk setiap jenis olahraga. Hal ini bisa Anda pertimbangkan jika melakukan olahraga yang sama sebanyak tiga kali atau lebih dalam seminggu, sehingga membutuhkan sepatu yang khusus untuk jenis olahraga tersebut.

health-tool-icon

Kalkulator BMI (IMT)

Gunakan kalkulator ini untuk memeriksa Indeks Massa Tubuh (IMT) dan mengecek apakah berat badan Anda ideal atau tidak. Anda juga dapat menggunakannya untuk memeriksa indeks massa tubuh anak.

Laki-laki

Wanita

Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Sumber

How to Select Athletic Shoes. American Orthopaedic Foot & Ankle Society. (2017). Retrieved 18 April 2017, from https://www.footcaremd.org/resources/how-to-help/how-to-select-athletic-shoes

Choosing sports shoes and trainers. NHS. (2015). Retrieved 18 April 2017, from https://www.ridgmountpractice.nhs.uk/syndication/live-well/healthy-body/choosing-sports-shoes-and-trainers

Shoes: Finding the Right Fit. American Academy of Orthopaedic Surgeons. (2019). Retrieved 18 June 2021, from https://orthoinfo.aaos.org/en/staying-healthy/shoes-finding-the-right-fit/

What Are the Different Types of Athletic Shoes?. WebMD. (2020). Retrieved 18 June 2021, from https://www.webmd.com/fitness-exercise/ss/slideshow-different-types-athletic-shoes

Foto Penulis
Ditulis oleh dr. Tania Savitri pada 21/04/2017
Ditinjau oleh dr. Tania Savitri
x