backup og meta
Kategori
Cek Kondisi
Tanya Dokter
Simpan

7 Tips Aman dan Sehat Jogging Saat Puasa

Ditinjau secara medis oleh dr. Andreas Wilson Setiawan · General Practitioner · None


Ditulis oleh Zulfa Azza Adhini · Tanggal diperbarui 25/03/2024

7 Tips Aman dan Sehat Jogging Saat Puasa

Membangun rutinitas olahraga saat puasa seperti jogging merupakan hal yang cukup menantang. Hal ini karena saat puasa tubuh biasanya menjadi lebih lemas. Namun, apakah boleh jogging saat puasa? Simak juga tips jogging saat puasa berikut ini.

Tips jogging saat puasa

Berolahraga saat puasa, seperti jogging sebenarnya boleh saja. Pasalnya, berolahraga dapat membantu menjaga tubuh tetap bugar dan tidak lemas saat puasa.

Namun, jogging yang dilakukan saat berpuasa tentu berbeda dari rutinitas jogging biasanya. Ada beberapa hal yang perlu Anda perhatikan agar puasa Anda tetap lancar. Nah, simak tipsnya berikut ini.

1. Pilih waktu jogging yang tepat

lari membakar berapa kalori

Saat puasa, Anda menahan lapar dan haus selama hampir 13 jam. Hal ini membuat tubuh Anda mungkin tidak memiliki energi yang cukup.

Oleh sebab itu, memilih waktu yang tepat untuk jogging saat puasa merupakan hal yang penting agar tubuh tetap bugar meskipun sedang berpuasa.

Waktu olahraga yang tepat saat puasa adalah 30 – 60 menit menjelang berbuka. Pasalnya, waktu tersebut mendekati jam berbuka, sehingga Anda bisa mendapatkan asupan energi kembali dari makanan setelah jogging.

2. Penuhi asupan nutrisi saat sahur dan berbuka

Selama puasa, Anda hanya berkesempatan untuk makan pada saat sahur dan berbuka. Nah, Anda perlu memaksimalkan waktu makan tersebut dengan mengonsumsi makanan bergizi seimbang agar tidak lemas saat puasa.

Coba perbanyak konsumsi makanan tinggi serat saat puasa seperti buah-buahan dan sayuran agar Anda merasa kenyang lebih lama.

Selain itu, hindari mengonsumsi makanan tinggi gula atau bertepung secara berlebihan karena makanan ini cepat dicerna oleh tubuh, sehingga membuat Anda mudah lapar nantinya.

3. Pastikan Anda terhidrasi dengan baik

Jika di hari biasa Anda bisa membawa sebotol minuman saat jogging, saat puasa Anda justru tidak diperbolehkan untuk minum.

Hal ini dapat membuat Anda berisiko mengalami dehidrasi saat jogging karena kurangnya asupan cairan ke tubuh.

Bagaimana agar hal ini tidak terjadi? Jika Anda berencana untuk tetap berolahraga meski sedang berpuasa, pastikan Anda terhidrasi dengan baik dari waktu berbuka puasa hingga sahur.

Selain minum air putih, asupan cairan bisa Anda dapatkan dari buah-buahan atau yoghurt.

4. Gunakan sepatu yang tepat

Selain memenuhi asupan cairan, tips lari saat puasa selanjutnya adalah memastikan untuk memilih sepatu yang tepat.

Gunakanlah sepatu lari yang nyaman dan pas di kaki Anda, jangan kebesaran ataupun kekecilan.

Anda disarankan untuk mengganti sepatu jogging setiap enam bulan. Hal ini untuk mengurangi risiko cedera akibat penurunan kualitas sepatu.

5. Lakukan pemanasan dan pendinginan

durasi olahraga untuk menurunkan berat badan

Melakukan pemanasan sebelum mulai jogging merupakan hal yang penting. Pemanasan bisa mempersiapkan tubuh Anda secara fisik dan mental untuk melakukan aktivitas fisik.

Pemanasan secara perlahan bisa meningkatkan detak jantung Anda dan meminimalkan stres pada jantung saat mulai berlari.

Sebelum jogging saat puasa, Anda bisa melakukan pemanasan dengan berjalan cepat dan diikuti lari-lari kecil keliling kompleks rumah.

Tidak kalah pentingnya dengan pemanasan, pendinginan juga perlu dilakukan untuk menurunkan detak jantung dan tekanan darah secara bertahap.

Saat Anda sudah selesai melakukan jogging, akhiri dengan berjalan kaki selama sekitar lima menit.

6. Jangan berlebihan

Jangan terlalu antusias untuk meningkatkan jarak tempuh Anda hanya karena berhasil melakukan jogging jarak jauh saat puasa kemarin. Latihan ini mungkin terlalu berat bagi tubuh.

Berolahraga dengan intensitas berat saat puasa dapat membuat Anda merasa cepat lelah dan meningkatkan risiko cedera.

Untuk itu, coba mulai jogging secara perlahan dan batasi waktunya paling tidak 30 menit saja agar Anda bisa mendapatkan manfaat jogging saat puasa.

7. Tidur yang cukup

Tips jogging saat puasa selanjutnya adalah dengan memperhatikan waktu tidur saat puasa. Saat berpuasa, Anda mungkin mengalami kurang tidur karena harus bangun di pagi hari untuk makan sahur.

Waktu tidur yang kurang dapat memengaruhi kerja metabolisme tubuh, sehingga Anda mungkin akan merasa lebih lemas dan tidak berenergi.

Pada dasarnya, tidur yang cukup saat puasa adalah selama 7 – 8 jam sehari. Anda bisa membaginya menjadi beberapa waktu. 

Misalnya, tidur selama 5 jam setelah salat Tarawih, dilanjutkan tidur selama 1 – 2 jam setelah sahur. Lalu, sempatkan tidur siang paling tidak 20 – 30 menit.

Tidur yang cukup dapat membantu tubuh memulihkan diri dan menjaga tubuh tetap bugar, sehingga Anda bisa memiliki cukup energi untuk jogging keesokan harinya.

Nah, itulah beberapa tips jogging saat puasa yang bisa Anda terapkan agar tetap bugar dan fit selama berpuasa.

Catatan akhir

Jogging saat puasa memang baik untuk dilakukan guna menjaga tubuh tetap sehat. Meskipun begitu, jangan memaksakan diri. Perhatikan juga kebutuhan tubuh Anda. Jika jogging terasa melelahkan, Anda bisa coba berjalan-jalan di sekitar kompleks agar tubuh tetap sehat.

Catatan

Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Ditinjau secara medis oleh

dr. Andreas Wilson Setiawan

General Practitioner · None


Ditulis oleh Zulfa Azza Adhini · Tanggal diperbarui 25/03/2024

advertisement iconIklan

Apakah artikel ini membantu?

advertisement iconIklan
advertisement iconIklan