Kenali Pilihan Pengobatan Kanker yang Cocok untuk Para Lansia

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 6 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Tahukah Anda bahwa lebih dari 60% penderita kanker ternyata berusia lebih dari 60 tahun? Sayangnya, pilihan pengobatan kanker untuk para lansia tidak begitu banyak. 

Hal ini dikarenakan biasanya para lansia juga memiliki penyakit kronis lainnya, seperti diabetes dan penyakit jantung. Akibatnya, efek samping yang bisa muncul dari pengobatan lansia terbilang jauh lebih serius.

Apa saja jenis pengobatan yang bisa dijalani oleh para orang tua tersebut?

Jenis pengobatan kanker untuk lansia

ditanggung bpjs kesehatan asuransi lansia

Menurut ahli onkologi dari Memorial Sloan Kettering, Stuart Lichtman, para lansia yang menderita kanker mungkin membutuhkan konsultasi dengan ahlinya terlebih dahulu sebelum menjalani pengobatan.

Konsultasi tersebut bertujuan untuk membantu mereka menentukan jenis perawatan yang seperti apa yang cocok untuk orang yang sudah menginjak usia lebih dari 60 tahun. 

Ada beberapa pilihan pengobatan yang bisa dijalani oleh para lansia, yaitu:

  • Operasi
  • Kemoterapi
  • Terapi radiasi

Sama seperti pengobatan lainnya, ketiganya mempunyai risiko, terlebih lagi pada lansia. Hal ini dikarenakan tubuh mereka tidak lagi sama seperti saat mereka muda. 

Maka itu, ada beberapa pertimbangan yang harus mereka dan keluarga pikirkan untuk mendapatkan hasil yang maksimal. 

Efek samping operasi terhadap lansia

vaksin untuk lansia

Sebelum memilih jenis pengobatan kanker apa yang cocok untuk lansia, sangat dianjurkan untuk berkonsultasi dengan dokter terlebih dahulu. Jika kondisi lansia tidak mampu utnuk melakukan operasi, mungkin ada pilihan lain yang relatif lebih aman untuk membantu mengobati kanker. 

Hal ini dikarenakan ada beberapa efek samping yang mungkin terjadi setelah mereka melakukan operasi. 

  • Mengganggu fungsi jantung. Saat lansia yang juga punya masalah jantung melakukan operasi, ada kalanya tekanan darah tiba-tiba meningkat dan memperburuk keadaan. 
  • Membutuhkan ginjal yang berfungsi dengan baik. Beberapa fungsi organ pada lansia umumnya tidak optimal lagi pada usia senja, termasuk ginjal. Beberapa obat pascaoperasi bisa saja memperberat kerja ginjal untuk menyaring obat. 
  • Fungsi paru tidak dapat menampung udara. Lagi-lagi, masalah fungsi tubuh yang tak optimal menjadi tantangan tersendiri. Terlebih apabila lansia menderita penyakit paru obstruktif kronis (PPOK) menambah kesulitan mereka untuk pulih dari obat bius. 

Efek samping kemoterapi pada lansia

membujuk orang tua menggunakan perawat lansia

Tidak sama seperti operasi, kemoterapi akan membutuhkan waktu yang cukup lama sampai kondisi tubuh penderita kanker membaik. Normalnya, pengobatan ini akan berlangsung selama berminggu-minggu hingga berbulan-bulan. 

Bagi para penderita kanker yang masih berusia belia saja efek kemoterapi dapat terasa begitu jelas, apalagi untuk lansia.

Beberapa efek samping yang mungkin dirasakan antara lain:

  • Jumlah sel darah putih, sel darah merah, dan trombosit menurun sehingga meningkatkan risiko anemia, perdarahan, dan munculnya memar di tubuh. 
  • Gangguan pencernaan, seperti mual dan muntah, dehidrasi, dan diare.
  • Kerusakan sistem saraf yang dapat mengakibatkan cepat lupa, sering merasa lelah, dan gangguan lainnya. 

Sebenarnya, ada tips yang cukup efektif untuk mencegah komplikasi pengobatan kanker untuk lansia. Misalnya, membuat daftar semua obat Anda. Mulai dari obat tanpa resep, vitamin, suplemen, dan herbal. 

Memberikan daftar obat yang diminum pada dokter Anda akan lebih membantu mereka mendiagnosis kondisi Anda sebelum memulai kemoterapi. 

Efek samping radiasi terhadap lansia

pengobatan lansia

Pengobatan kanker untuk lansia yang mungkin dapat dilakukan adalah radiasi. Radiasi biasanya dilakukan di luar tubuh Anda atau dengan meletakkan benda kecil yang berisi radioaktif di dalam tubuh Anda, dekat dengan lokasi tumor. 

Efek samping yang ditimbulkan dari terapi radiasi ini tergantung pada jenis, dosis, dan lokasi kanker. 

Mengingat lebih besarnya risiko untuk pengobatan kanker lansia membuat Anda dan keluarga harus berkonsultasi dengan dokter untuk menentukan langkah yang paling tepat. Dengan begitu, Anda dan keluarga bisa mengambil jalan yang paling aman dan minim efek samping untuk kondisi lansia Anda. 

Sumber Foto: Aging in Places

Kalkulator BMI

Benarkah berat badan Anda sudah ideal?

Ayo Cari Tahu!
general

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Baca Juga:

    Yang juga perlu Anda baca

    Cara Mengobati Kanker, Mulai dari Minum Obat Hingga Prosedur Medis

    Cara mengobati penyakit kanker tidak hanya dengan minum obat. Tersedia juga prosedur medis lain yang dapat mengatasi kanker. Apa saja?

    Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Aprinda Puji
    Kanker 18 September 2020 . Waktu baca 12 menit

    Obat dan Jenis Pengobatan untuk Kanker Lambung (Perut)

    Kanker yang menyerang lambung atau lapisan perut bisa sembuh dengan minum obat atau mengikuti perawatan medis lainnya. Apa saja obat kanker lambung?

    Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Aprinda Puji
    Kanker, Kanker Lambung 25 Agustus 2020 . Waktu baca 7 menit

    3 Hal yang Harus Diperhatikan Lansia Saat Sahur dan Berbuka Puasa

    Usia tidak menghambat sebagian lansia untuk puasa. Agar tetap lancar dan kuat berpuasa, lakukan persiapan untuk lansia saat sahur dan puasa ini!

    Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
    Ditulis oleh: Roby Rizki
    Konten Bersponsor
    persiapan puasa untuk lansia
    Kesehatan Lansia, Gizi Lansia 5 Juni 2020 . Waktu baca 6 menit

    Kenali Kelebihan dan Kekurangan Panti Jompo untuk Lansia

    Istilah panti jompo untuk lansia mungkin sudah tidak asing, tetapi jarang diperbincangkan di Indonesia. Apa saja kelebihan dan kekurangan fasilitas ini?

    Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
    Ditulis oleh: Nabila Azmi
    Kesehatan Lansia, Masalah Kesehatan pada Lansia 30 April 2020 . Waktu baca 6 menit

    Direkomendasikan untuk Anda

    olahraga untuk mantan penderita sembuh dari pasien kanker survivor

    Panduan Olahraga untuk Mantan Penderita Kanker

    Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
    Dipublikasikan tanggal: 15 Januari 2021 . Waktu baca 5 menit
    kanker otak glioblastoma

    Glioblastoma

    Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Ihda Fadila
    Dipublikasikan tanggal: 10 Januari 2021 . Waktu baca 6 menit
    cara mencegah mata minus

    Tak Hanya Lansia, Orang Muda Juga Bisa Kena Katarak, Apa Penyebabnya?

    Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
    Ditulis oleh: Ajeng Quamila
    Dipublikasikan tanggal: 7 Desember 2020 . Waktu baca 5 menit
    penyakit pada lansia

    5 Penyakit yang Banyak Menyerang Lansia di Indonesia

    Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Arinda Veratamala
    Dipublikasikan tanggal: 12 Oktober 2020 . Waktu baca 5 menit