home
close

Adakah saran agar artikel ini lebih baik?

close
chevron
Artikel ini tidak akurat
chevron

Mohon sampaikan saran Anda

wanring-icon
Anda tidak perlu mengisi secara detail bila tidak berkenan. Klik 'Kirim Opini Saya' di bawah ini untuk lanjut membaca.
chevron
Artikel ini tidak memberi cukup informasi
chevron

Tolong beri tahu kami bila ada yang salah

wanring-icon
Anda tidak wajib mengisi kolom ini. Klik "Kirim" untuk lanjut membaca.
chevron
Saya punya pertanyaan
chevron

Kami tidak memberi pelayanan kesehatan berupa diagnosis atau perawatan, tapi kami terbuka terhadap saran Anda. Silakan ketik di kotak berikut ini.

wanring-icon
Bila Anda memiliki kondisi medis tertentu, silakan menghubungi layanan kesehatan terdekat di sekitar rumah atau datangi IGD terdekat.

Segmentectomy, Prosedur Operasi Kecil untuk Mengatasi Kanker Paru

Segmentectomy, Prosedur Operasi Kecil untuk Mengatasi Kanker Paru

Salah satu prosedur medis yang dapat membantu mengatasi penyakit kanker paru adalah operasi. Ada beberapa jenis operasi yang bisa dilakukan oleh tim medis, mulai dari wedge resection, lobectomy, pneumonectomy, dan segmental resection atau bisa juga Anda sebut sebagai segmentectomy. Untuk mengetahui apa itu segmentectomy dan bagaimana prosedur pelaksanaannya, simak penjelasannya berikut ini.

Apa itu segmentectomy?

Salah satu prosedur operasi untuk pengobatan kanker paru ini dilakukan dengan mengangkat area yang cukup besar pada organ paru.

Meski begitu, dokter bedah beserta tim medis tidak akan mengangkat bagian organ paru yang lebih besar daripada saat Anda menjalani lobectomy.

Biasanya, prosedur operasi ini termasuk pengobatan untuk mengatasi penyakit stadium kanker paru tahap awal. Saat melakukan segmentectomy dokter dan tim medis akan mengangkat sebagian dari salah satu lobus paru.

Tujuannya adalah untuk mengangkat tumor penyebab kanker yang terdapat pada lobus tersebut. Prosedur ini mirip dengan wedge resection tetapi bagian lobus yang harus diangkat memiliki ukuran yang lebih besar.

Manfaat yang bisa Anda dapatkan dari menjalani segmentectomy biasanya tergantung pada beberapa faktor, seperti stadium kanker paru, lokasi tumor, usia pasien, dan kondisi kesehatan pasien secara menyeluruh.

Kapan harus menjalani prosedur ini?

Daripada lobectomy atau pneumonectomy, prosedur segmentektomi ini tergolong prosedur operasi invasif atau kecil. Namun, meski sudah menjalani prosedur ini, tidak menutup kemungkinan kanker akan muncul kembali.

Akan tetapi, menjalani pengobatan tentu lebih baik daripada tidak mencoba mengatasinya sama sekali. Nah, dokter biasanya akan merekomendasikan Anda untuk menjalani prosedur segmentectomy jika mengalami kondisi berikut:

  • Ukuran tumor sangat kecil, misalnya kurang dari 2 inci, seperti pada kanker paru stadium awal, dan berada pada paru-paru bagian luar.
  • Dokter mungkin akan melakukan prosedur ini sebagai biopsi untuk mencari tahu apakah adanya benjolan yang mencurigakan ini merupakan pertanda kanker.
  • Untuk mengatasi kondisi selain kanker, seperti tuberkulosis atau emfisema.
  • Untuk mengatasi kanker paru pada lansia atau orang yang memiliki masalah kesehatan tertentu.

Akan tetapi, dokter mungkin akan merekomendasikan Anda menjalani prosedur operasi lain yang lebih besar jika ukuran tumor sudah melebihi dua inci atau terletak pada lokasi yang membuatnya sulit dikeluarkan.

Apa risiko dan komplikasi dari segmentectomy?

Mengingat prosedur ini tergolong operasi kecil, hampir efek samping dan komplikasi sangat jarang terjadi. Namun, berikut ini adalah beberapa komplikasi yang mungkin muncul:

  • Masalah anestesi.
  • Infeksi.
  • Perdarahan pada rongga dada.
  • Perdarahan pada area jahitan operasi.
  • Gangguan paru-paru.
  • Adanya jalan nafas yang abnormal terbentuk antara paru-paru dan dinding paru-paru.
  • Kebutuhan penggunaan tabung oksigen dalam kurun waktu lama karena adanya kebocoran udara.
  • Kesulitan melepas respirator.

Persiapan sebelum menjalani prosedur segmentectomy

Sama halnya dengan prosedur medis lainnya, sebelum menjalani segmentectomy, biasanya dokter atau tim medis akan melakukan beberapa tes terlebih dahulu.

Hal tersebut penting untuk mengetahui kondisi kesehatan Anda secara menyeluruh. Dengan begitu, dokter dan tim medis akan lebih yakin untuk menjalankan prosedur medis ini dalam membantu mengatasi kondisi Anda.

Berikut ini adalah beberapa tes yang mungkin akan dokter lakukan sebelum segmentectomy:

  • Pemeriksaan fisik dan riwayat kesehatan.
  • Prosedur tes pencitraan (imaging tests) seperti CT scan atau MRI untuk menemukan lokasi dan ukuran dari tumor, serta mencari tahu apakah sudah tersebar atau belum ke bagian tubuh lainnya.
  • Tes darah untuk memeriksa kondisi serta fungsi ginjal dan liver.
  • Tes untuk mencari tahu fungsi dari organ jantung dan paru.

Jika kondisi Anda terbukti cukup sehat untuk menjalani prosedur ini, dokter baru akan memutuskan untuk melakukan segmentectomy.

Prosedur segmentectomy

Menurut Northwell Health, ada tiga cara atau metode yang dapat dokter lakukan untuk menjalankan segmentektomi, yaitu:

1. Operasi dengan bantuan robot (robotic-assisted surgery)

Operasi ini dimulai dengan dokter bedah akan melakukan beberapa sayatan kecil pada dada, kemudian memasukkan tangan robot dan kamera berukuran kecil ke dalam tubuh melalui sayatan tersebut.

Selama prosedur berlangsung, dokter bedah akan mengawasi dari layar komputer, sementara kamera yang masuk akan menyajikan gambar 3D dari paru-paru yang berukuran 10 kali lebih besar dari ukuran paru jika dilihat secara langsung oleh kedua mata.

Kemudian, tangan dokter bedah akan mengontrol tangan robot dari komputer. Komputer lalu akan menerjemahkan pergerakan tangan dokter ke dalam gerakan-gerakan yang lebih detail.

Dengan begitu, tangan robot akan mengikuti gerakan tersebut untuk melakukan prosedur operasi. Anda tak perlu khawatir karena tangan robot sudah terlatih untuk memahami setiap gerakan dengan baik dan akurat.

2. Operasi torakoskopik dengan bantuan video

Sama halnya dengan operasi dengan bantuan robot, operasi yang satu ini menggunakan teknologi kamera dan video. Tim medis akan memasukkan kamera melalui sayatan kecil yang terdapat pada dada.

Selama prosedur ini berlangsung, kamera akan menampilkan gambar pada monitor video yang dapat membantu dokter bedah melihat dan mengoperasi bagian dalam tubuh Anda tanpa harus melakukan operasi bedah pada dada.

3. Operasi bedah segmentectomy

Sementara itu, ini adalah operasi segmentectomy yang paling umum yang dokter lakukan dengan cara membuat sayatan yang besar pada dada Anda.

Selama prosedur ini berlangsung, dokter akan melakukan pembedahan pada dada. Nah, prosedur ini masih kerap dilakukan oleh dokter hingga saat ini. Pasalnya, tidak semua pasien bisa menjalani jenis operasi segmentektomi lainnya.

Apalagi, jenis operasi bedah yang satu ini lebih sesuai untuk pasien yang memiliki tumor dengan ukuran yang lebih besar, melibatkan kelenjar getah bening atau pernah menjalani operasi bedah dada sebelumnya.

Pemulihan setelah menjalani prosedur ini

Biasanya, setelah menjalani prosedur operasi yang satu ini, Anda harus menghabiskan 5-7 hari di rumah sakit. Selain itu, tim medis akan membatasi aktivitas Anda terlebih dahulu selama satu hingga dua bulan lamanya.

Mengingat prosedur ini tergolong operasi kecil, rasa sakit yang muncul biasanya tidak terlalu mengganggu. Bahkan, Anda tidak akan membutuhkan waktu yang lebih lama untuk menginap di rumah sakit atau kembali beraktivitas.

Akan tetapi, cepat atau lambatnya Anda menjalani masa pemulihan tergantung pada beberapa faktor, seperti usia dan kondisi kesehatan secara menyeluruh. Oleh sebab itu, untuk mengetahuinya dengan lebih jelas, lebih baik hubungi dokter Anda.

Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Foto Penulisbadge
Ditulis oleh Annisa Hapsari Diperbarui 2 minggu lalu
Fakta medis diperiksa oleh Abduraafi Andrian
x