5 Upaya Pencegahan Kanker Paru yang Efektif

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 13 Oktober 2020 . Waktu baca 5 menit
Bagikan sekarang

Salah satu penyebab utama dari kanker paru adalah kebiasaan merokok. Namun, bukan berarti orang yang tidak merokok tidak memiliki risiko kanker paru. Selain merokok, ada beberapa hal lain yang bisa menjadi penyebab dari penyakit ini, termasuk menjadi perokok pasif, terpapar bahan kimia berbahaya, atau faktor riwayat kesehatan keluarga. Simak beberapa cara mencegah kanker paru yang bisa dilakukan berikut ini.

Cara mencegah kanker paru-paru

Sebenarnya, tidak ada cara pasti yang bisa dianggap sebagai pencegahan terhadap kanker paru. Akan tetapi, ada beberapa hal yang bisa dilakukan untuk mengurangi risiko dari penyakit ini, di antaranya: 

1. Tidak merokok

berhenti merokok

Bagi Anda yang belum pernah merokok, sangat dianjurkan untuk tidak mencobanya sama sekali. Ini karena rokok adalah salah satu penyebab utama dari kanker paru. 

Akan tetapi, jika Anda sudah terbiasa merokok, tidak ada kata terlambat untuk menghentikan kebiasaan tersebut. Bahkan, menurut penelitian dari New England Journal of Medicine, berhenti merokok sebelum mencapai usia 40 tahun dapat mengurangi risiko kematian akibat rokok hingga 90%. 

Selain itu, berhenti merokok juga dapat menjadi salah satu upaya pencegahan terhadap kanker paru dengan menurunkan risiko hingga dua pertiga bagi perokok yang berhenti di usia 54 tahun.

Oleh karena itu, tidak merokok masih menjadi solusi efektif untuk mencegah penyakit kanker paru-paru. Anda juga bisa melakukan skrining rutin untuk melihat risiko kanker paru pada tubuh Anda.

Ada banyak cara untuk menghentikan kebiasaan merokok. Jika Anda bingung, silakan tanyakan pada dokter cara apa yang paling tepat untuk benar-benar terlepas dari jeratan tembakau ini.

2. Jauhi asap rokok

perokok pasif wanita mandul

Setelah berhasil untuk tidak mengisap rokok dari mulut Anda sendiri, sudah saatnya untuk menjauhi asap rokok. Walaupun Anda sudah berhenti merokok, asap yang dihirup dari orang lain sama berbahayanya.

Maka itu, salah satu cara yang cukup efektif sebagai pencegahan terhadap penyakit kanker paru-paru adalah menjauhi asap rokok. Hal ini disebabkan asap yang dikeluarkan dan dihirup perokok pasif sama banyaknya dengan asap yang dihirup oleh perokok aktif. 

Artinya, risiko perokok pasif mengalami kanker paru sama besarnya dengan risiko yang dimiliki oleh perokok aktif. Apalagi jika Anda tinggal atau sehari-hari berada di lingkungan yang penuh dengan asap rokok.

Apabila Anda merasakan gejala kanker paru, jangan ragu untuk segera memeriksakan kondisi kesehatan Anda ke dokter. Berkonsultasi dengan dokter juga termasuk upaya pencegahan kanker paru-paru yang bisa dilakukan.

3. Periksa paparan radon di rumah

keracunan radon

Meski keluarga di rumah tidak ada yang merokok, Anda masih tetap berisiko terkena kanker paru-paru. Pasalnya selain rokok, salah satu penyebab kanker paru adalah radon.

Radon merupakan gas yang tidak memiliki bau dan dihasilkan oleh pembusukan uranium alami tanah tepat di bawah rumah Anda. Satu-satunya cara untuk melihat apakah Anda dan anggota keluarga lainnya berisiko atau tidak ialah dengan memeriksa kadar radon di rumah.

Dengan rutin memeriksa paparan radon di rumah, Anda telah melakukan satu cara untuk mencegah penyakit kanker paru-paru. Jika ternyata kadar radon di rumah tinggi, Anda bisa memasang exhaust fan untuk mengeluarkan gas ini dari rumah.

4. Waspadai paparan karsinogen

kesuburan pria

Beberapa pekerjaan memiliki tingkat risiko yang cukup tinggi untuk terkena kanker paru-paru karena adanya paparan karsinogen secara rutin.

Selain tempat kerja yang memang banyak terpapar bahan kimia, tidak jarang para pekerja ini bekerja sambil merokok dan tak memerhatikan aturan keselamatan pekerja.

Maka itu, ketika Anda bekerja di tempat yang rawan seperti ini, periksa dan ikuti aturan keselamatan yang ditetapkan di tempat kerja Anda. Jangan lupa untuk mulai berhenti merokok mulai dari sekarang sebagai pencegahan terhadap kanker paru-paru. 

5. Tambah asupan sayur dan buah

kulit sehat agar awet muda

Sama seperti berbagai penyakit lainnya, lebih baik melakukan pencegahan daripada harus menjalani pengobatan kanker paru. Maka, selagi Anda masih sehat, lakukan berbagai pencegahan terhadap penyakit ini.

Mencegah kanker paru dengan mengurangi risikonya juga harus dibarengi dengan diet sehat, yaitu banyak makan buah dan sayuran. Anda bisa memilih menu buah yang berbeda setiap harinya berdasarkan warna atau jenis buah dan sayuran favorit Anda.

Cobalah untuk mengurangi konsumsi daging olahan dan keju yang mengandung fosfat anorganik karena dinilai dapat meningkatkan potensi kanker paru-paru.

Walaupun pencegahan utama penyakit kanker paru-paru belum ditemukan, Anda bisa melakukan cara-cara pencegahan ini dalam keseharian. Jika Anda ragu, konsultasikan terlebih dahulu dengan dokter dan lakukan tes skrining untuk mendapatkan jawaban yang lebih pasti. 

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Angka Kematian Akibat Kanker Terus Menurun Setiap Tahun

Laporan tahunan terbaru menunjukkan bahwa angka kematian akibat kanker menurun dari tahun ke tahun. Apa saja jenis kanker yang termasuk di dalamnya?

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Diah Ayu
Hidup Sehat, Fakta Unik 14 Januari 2020 . Waktu baca 4 menit

11 Cara Berhenti Merokok yang Terbukti Ampuh dan Bebas Risiko “Sakau”

Selain kanker paru, ada banyak penyakit yang mengintai perokok aktif. Segera cari cara berhenti merokok yang paling pas agar tak menyesal di kemudian hari.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Widya Citra Andini
Berhenti Merokok, Hidup Sehat 4 Desember 2019 . Waktu baca 12 menit

Kenapa Berhenti Merokok Malah Membuat Sakit dan Tidak Enak Badan?

Berhenti merokok malah sakit, ternyata ini pertanda baik. Karena tubuh berusaha membuang racun nikotin dalam paru-paru Anda dan kembali memulihkan diri.

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Maria Amanda
Berhenti Merokok, Hidup Sehat 2 November 2019 . Waktu baca 4 menit

Setelah Berhenti Merokok, Kenapa Napas Jadi Terasa Sesak?

Berhenti merokok bisa menimbulkan efek samping, seperti sesak napas. Kok bisa sesak napas saat berhentu merokok? Lantas, bagaimana cara mengatasinya?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Berhenti Merokok, Hidup Sehat 21 September 2019 . Waktu baca 4 menit

Direkomendasikan untuk Anda

social smoker

Menjadi Social Smoker Ternyata Sama Bahayanya dengan Perokok Aktif

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Roby Rizki
Dipublikasikan tanggal: 13 April 2020 . Waktu baca 4 menit
hidup dengan sebelah paru

Manusia Hidup dengan Sebelah Paru, Kok Bisa?

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Ulfa Rahayu
Dipublikasikan tanggal: 25 Maret 2020 . Waktu baca 5 menit
obat berhenti merokok maag

4 Jenis Obat di Apotek untuk Membantu Anda Berhenti Merokok

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Widya Citra Andini
Dipublikasikan tanggal: 24 Januari 2020 . Waktu baca 6 menit
Kanker paru

Kanker Paru

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Annisa Hapsari
Dipublikasikan tanggal: 16 Januari 2020 . Waktu baca 11 menit