Yang Perlu Anda Tahu Tentang Operasi Penyakit Arteri Koroner

Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 04/03/2020 . 3 menit baca
Bagikan sekarang

Dalam operasi bypass arteri koroner—juga disebut coronary artery bypass grafting (CABG)—dokter bedah mencangkokkan arteri atau pembuluh darah sehat ke arteri koroner yang rusak, di luar area yang tersumbat oleh plak. Prosedur ini membuat darah melewati bagian arteri yang terkena, dan meningkatkan aliran darah menuju otot jantung.

Siapa saja yang harus menjalani operasi bypass arteri koroner?

Operasi bypass sangat efektif dalam memulihkan gejala angina jika Anda mengalami angina stabil.

Bila sebagian arteri koroner utama tersumbat, atau di sebelah kiri arteri koroner utama tersumbat (yang merupakan arteri koroner terpenting), atau otot jantung sangat lemah, operasi bypass mampu memperpanjang hidup dibandingkan dengan perawatan dengan angioplasti dan stenting, atau dengan terapi medis. Operasi bypass juga dapat bermanfaat bagi orang dengan sindrom koroner akut.

Bagaimana operasi bypass dijalankan?

Operasi bypass dijalankan di bawah pengaruh obat bius total. Dokter bedah membelah tulang payudara untuk membuka dada, lalu menghentikan jantung dengan zat kimia atau pendingin (disebut hipotermia) sehingga dokter mampu mencangkok dengan jantung tidak bergerak. Sirkulasi darah dipertahankan, saat jantung dihentikan, dengan mesin bypass kardiopulmonari. Sekali cangkokan selesai, jantung dimulai lagi.

Cangkokan yang digunakan selama operasi bypass biasanya berasal dari pembuluh darah kaki (pembuluh darah saphena), atau arteri dinding dada (arteri kelenjar susu internal).

Cangkok dengan arteri sering bertahan lebih lama daripada cangkok dengan pembuluh darah, dan cangkok arteri jarang menyebabkan stenosis, tidak seperti cangkok pembuluh darah. Jadi, cangkok arteri kelenjar susu internal umumnya harus digunakan kalau memungkinkan (seperti yang ditentukan oleh anatomi pasien). Cangkok pembuluh darah agak sering menyebabkan penyumbatan karena atherosclerosis dalam 10-12 tahun operasi.

Dalam beberapa tahun belakangan ini, teknik operasi bypass yang lebih baru sedang dikembangkan, yang disebut “operasi bypass invasif minimal”. Prosedur invasif minimal melibatkan sayatan yang lebih kecil, serta menghindari penggunaan mesin bypass. Sayangnya, operasi bypass invasif minimal hanya cocok bagi pasien yang arterinya yang rusak dapat dipulihkan dengan cara ini.

Apa saja komplikasi yang mungkin terjadi?

Operasi bypass arteri koroner adalah prosedur operasi utama, dan pasien sering tidak kembali “normal” selama berminggu-minggu atau bahkan berbulan-bulan setelah operasi. Wajar kalau pasien kehilangan nafsu makan, lemas, dan nyeri di bagian sayatan selama beberapa minggu. Depresi sering terjadi pada 1-3 pasien setelah operasi, dan jika depresi tidak ditemukan dan diobati, waktu pemulihan akan jauh lebih lama.

Komplikasi lain yang mungkin muncul setelah operasi bypass termasuk infark myokardia selama atau tepat setelah operasi (pada kurang dari 5% pasien), otot jantung melemah (yang seringkali sementara), aritmia (terlebih fibrilasi atrial), efusi pleura (penumpukan cairan di antara paru-paru dan dinding dada), infeksi daerah sayatan, dan kelainan kognitif (berpikir) yang disebut “kepala pompa” (sesudah “pompa” bypass kardiopulmonari yang menyokong peredaran selama prosedur cangkok, dan yang beberapa orang telah menduga bertanggung jawab sebagai penyebab perubahan kognitif).

Karena operasi bypass memiliki beberapa risiko, operasi ini biasanya terbatas pada pasien yang mungkin hidupnya dapat diperpanjang dengan operasi, atau yang gejala anginanya tidak kunjung hilang walaupun sudah menjalani perawatan medis berulang kali.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

    Apakah artikel ini membantu Anda?
    happy unhappy"
    Sumber

    Yang juga perlu Anda baca

    Apakah Seseorang yang Mengalami Aritmia Jantung Bisa Sembuh?

    Aritmia merupakan jenis penyakit kardiovaskuler yang mempengaruhi denyut jantung. Lantas, apakah Aritmia Jantung Bisa Sembuh?

    Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Aprinda Puji
    Kesehatan Jantung, Aritmia 24/06/2020 . 5 menit baca

    Hati-hati Serangan Jantung Saat Bersepeda Terutama untuk Pemula

    Bersepeda memiliki banyak manfaat bagi kesehatan. Tapi sebaiknya lebih berhati-hati karena bersepeda berlebihan bisa berisiko terkena serangan jantung.

    Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
    Ditulis oleh: Ulfa Rahayu
    Kebugaran, Hidup Sehat 24/06/2020 . 4 menit baca

    Obat Herbal untuk Penyakit Jantung Koroner, Aman atau Tidak?

    Obat herbal untuk jantung koroner harus dilakukan dengan hati-hati. Apa saja obat herbal untuk penderita jantung koroner dan cara aman mengonsumsinya?

    Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Annisa Hapsari
    Kesehatan Jantung, Penyakit Jantung Koroner 22/06/2020 . 6 menit baca

    6 Sumber Stres Utama dalam Pernikahan

    Tanpa Anda sadari, pernikahan mungkin menjadi penyebab Anda stres dan tertekan. Ayo cari tahu berbagai sumber stres dalam pernikahan dan cegah dampaknya.

    Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
    Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
    Hidup Sehat, Psikologi 19/06/2020 . 5 menit baca

    Direkomendasikan untuk Anda

    kelainan katup jantung bawaan pada bayi

    Mengenal Kelainan Katup Jantung Bawaan dan Cara Mengatasinya

    Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Ihda Fadila
    Dipublikasikan tanggal: 01/07/2020 . 7 menit baca
    menjaga kesehatan anak dengan penyakit jantung bawaan

    Panduan Menjaga Kesehatan Anak dengan Penyakit Jantung Bawaan

    Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Aprinda Puji
    Dipublikasikan tanggal: 01/07/2020 . 10 menit baca
    gagal jantung akut

    Gagal Jantung Akut, Apa Bedanya dengan Gagal Jantung Kronis?

    Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Annisa Hapsari
    Dipublikasikan tanggal: 01/07/2020 . 5 menit baca
    endokarditis adalah

    Endokarditis

    Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Aprinda Puji
    Dipublikasikan tanggal: 30/06/2020 . 1 menit baca