Apa Sebenarnya Pengaruh Alkohol untuk Kesehatan Jantung?

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 8 Oktober 2020 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Selain kebiasaan merokok yang berpengaruh pada jantung, kebiasaan lain yang perlu diwaspadai adalah minum alkohol secara berlebihan. Lantas, seperti apa pengaruh alkohol untuk kesehatan jantung? Haruskah Anda berhenti dari kebiasaan minum alkohol seperti halnya merokok? Cari tahu jawabannya berikut ini.

Apakah pengaruh alkohol untuk jantung?

Penyakit jantung (kardiovaskuler) masuk dalam daftar penyakit yang bisa menyebabkan kematian. Ini karena penyakit jantung memengaruhi jantung dan pembuluhnya yang bertugas untuk memompa dan mengalirkan darah kaya oksigen ke seluruh tubuh.

Jika organ tersebut tidak bekerja dengan baik, gejala penyakit jantung akan timbul, mulai dari nyeri dada hingga sesak napas. Tanpa pengobatan penyakit jantung, komplikasi seperti serangan jantung dan stroke dapat terjadi.

Terjadinya penyakit ini dikaitkan dengan gaya hidup yang buruk, seperti terlalu sering makan makanan berlemak, malas olahraga, dan merokok. Di samping itu, beberapa ahli kesehatan juga menyebutkan bahwa konsumsi alkohol berlebih juga bisa meningkatkan risikonya.

Rokok memberikan pengaruh buruk sepenuhnya untuk kesehatan jantung, namun ini sedikit berbeda dengan alkohol. Efek buruknya ini ternyata muncul jika alkohol diminum secara berlebihan.

Situs John Hopkins Medicine menyebutkan beberapa studi menunjukkan minum anggur merah dalam jumlah sedang dapat meningkatkan kadar kolesterol baik karena kandungan antioksidan di dalamnya. Itu artinya, ada efek baik dari konsumsi alkohol untuk kesehatan jantung.

Pengaruh buruk alkohol berlebihan untuk kesehatan jantung

Selain efek positif, alkohol juga memberikan efek negatif pada kesehatan jantung jika diminum berlebihan. Pertama, alkohol dapat meningkatkan tekanan darah jadi lebih tinggi. Pada orang yang punya hipertensi (tekanan darah tinggi), kenaikan tekanan darah bisa meningkatkan risiko gagal jantung atau stroke.

Kedua, alkohol juga bisa memengaruhi otot-otot jantung sehingga meningkatkan risiko kardiomiopati, yakni kelainan otot jantung yang membuat jantung harus bekerja lebih keras.

Ketiga, minum alkohol berlebihan memungkinkan asupan kalori berlebihan. Hal ini bisa menyebabkan berat badan naik atau obesitas yang meningkatkan risiko penyakit jantung nantinya. Terakhir, alkohol juga bisa memicu jantung berdetak tidak beraturan.

Pada orang yang punya gangguan irama jantung (aritmia), alkohol bisa memperburuk kondisi yang dimiliki. Pengaruh buruk alkohol untuk kesehatan jantung ini akan muncul jika diminum melebihi batas asupan harian, yakni 59,1471 ml untuk bir dan 147.868 ml untuk wine.

Haruskah berhenti minum alkohol untuk menjaga kesehatan jantung?

Bagi orang yang sehat, minum alkohol boleh-boleh saja asal sesuai aturan. Tidak hanya sesuai batas asupan harian, tapi juga waktu minum alkohol. Anda tidak boleh minum alkohol ketika sedang stres, mengemudikan kendaraan, menggunakan obat-obatan lain, atau minum di malam hari menjelang waktu tidur.

Namun, bila Anda ingin sepenuhnya menerapkan gaya hidup sehat, konsumsi alkohol sebaiknya dihindari. Pasalnya, alkohol sama seperti rokok yang bisa menimbulkan kecanduan.

Jika diminum secara rutin, ada kemungkinan Anda minum melebihi batas yang dianjurkan. Sebagai contoh, ketika Anda sedang stres dan melampiaskan hal dengan minum alkohol berlebihan.

Di samping itu, pengaruh baik alkohol untuk kesehatan jantung juga bisa Anda dapatkan dengan cara lain yang lebih sehat. Anda bisa mengganti kebiasaan minum alkohol dengan makan buah segar atau minum jus buah tanpa gula. Anda bisa memilih jus buah yang baik untuk jantung karena kaya antioksidan, seperti anggur atau delima.

Jika Anda berniat membatasi atau berhenti dari kebiasaan ini, cobalah untuk mengurangi asupannya secara perlahan. Bila Anda mengalami kesulitan untuk terbebas dari alkohol, jangan ragu konsultasi ke dokter.

Sementara, pada pasien penyakit jantung kebiasaan minum alkohol juga sebaiknya dihentikan demi menjaga kesehatan jantung. Hal ini mengingat pengaruh alkohol yang tidak sepenuhnya baik untuk kesehatan jantung.

Tidak hanya efeknya pada tubuh, alkohol juga bisa mengganggu pengobatan penyakit jantung. Obat sakit jantung, seperti heparin dan warfarin dapat berinteraksi dengan zat-zat tertentu, termasuk alkohol.

Jika pasien penyakit jantung masih saja minum alkohol, obat sakit jantung yang diminum tidak bisa bekerja secara efektif. Akhirnya, pengobatan yang dilakukan akan sia-sia. Kemudian obat golongan statin jika diminum dengan alkohol bisa memicu kerusakan organ hati.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Daftar Makanan Penambah Darah untuk Orang Anemia (Plus Pantangannya)

Anemia umumnya bisa diatasi dengan mudah. Anda bisa mengonsumsi makanan penambah darah ataupun menjauhi pantangan untuk anemia. Apa saja?

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Novita Joseph
Anemia, Penyakit Kelainan Darah 2 Oktober 2020 . Waktu baca 7 menit

Ini Alasannya Kenapa Nasi Merah Jauh Lebih Sehat dari Nasi Putih

Apa yang membuat beras merah selalu diyakini lebih baik dari beras putih? Dan apakah benar beras merah dapat membantu menurunkan berat badan?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Yuliati Iswandiari
Nutrisi, Hidup Sehat, Fakta Unik 22 September 2020 . Waktu baca 4 menit

Jenis Makanan Sehat untuk Membantu Menyembuhkan Kanker Otak

Ada beberapa jenis makanan yang dapat membantu menyembuhkan kanker otak, ataupun meringankan gejala yang timbul. Berikut daftar makanan yang disarankan.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Ihda Fadila
Kanker, Kanker Otak 16 September 2020 . Waktu baca 5 menit

Panduan Diet Tinggi Serat, Cara Sehat untuk Turunkan Berat Badan

Salah satu diet yang dipercaya mampu menurunkan berat badan dengan aman dan sehat adalah diet tinggi serat. Seperti apa aturannya? Cari tahu di sini.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Widya Citra Andini
Nutrisi, Hidup Sehat 11 September 2020 . Waktu baca 5 menit

Direkomendasikan untuk Anda

makanan untuk penderita thalasemia

Panduan Makanan Bergizi untuk Orang dengan Thalassemia

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Rr. Bamandhita Rahma Setiaji
Dipublikasikan tanggal: 22 Oktober 2020 . Waktu baca 7 menit
makanan untuk yang kurang tidur

Berbagai Makanan yang Perlu Dikonsumsi Jika Anda Kurang Tidur

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Kemal Al Fajar
Dipublikasikan tanggal: 13 Oktober 2020 . Waktu baca 5 menit
sumber karbohidrat paling sehat

Nasi, Mie, Pasta, dan Roti: Sumber Karbohidrat Mana yang Paling Sehat?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 6 Oktober 2020 . Waktu baca 4 menit

8 Cara Ampuh Mencegah Penyakit Jantung dan Kekambuhannya

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Dipublikasikan tanggal: 5 Oktober 2020 . Waktu baca 10 menit