Efek Samping Statin atau Obat Penurun Kolesterol yang Mungkin Terjadi

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 14 Oktober 2020 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Statin dikenal sebagai obat penurun kolesterol. Orang dengan keluhan kolesterol tinggi mungkin mengandalkan statin untuk dapat mengontrol kadar kolesterolnya. Namun, menjadi ketergantungan dengan statin tentu tidak baik. Hal ini bisa menyebabkan Anda mengalami efek samping statin. Apa saja?

Apa itu statin?

Statin merupakan obat penurun kolesterol. Obat ini bekerja dengan cara menghalangi kerja enzim yang digunakan tubuh dalam menghasilkan kolesterol di hati. Perlu Anda ketahui bahwa sekitar 75% kolesterol tubuh dihasilkan oleh hati.

Banyak jenis obat statin yang bisa Anda dapatkan, seperti atorvastatin, fluvastatin, lovastatinpravastatin, rosuvastatin, dan simvastatin. Umumnya, mereka bekerja dengan cara yang sama dan menawarkan tingkat efektivitas yang sama dalam menurunkan kolesterol. Namun, beberapa jenis obat statin mungkin bisa bekerja lebih baik dibandingkan dengan obat statin jenis lainnya.

Apa manfaat statin?

Umumnya, statin bekerja dengan baik dalam membantu menurunkan kadar kolesterol jahat (kolesterol LDL) dalam darah. Hal ini tentu dapat menurunkan risiko Anda mengalami penyakit jantung, serangan jantung, dan stroke.

Tak hanya itu, statin juga bisa membantu Anda dalam menstabilkan lapisan pembuluh darah dan membantu mengendurkan pembuluh darah, sehingga penurunan tekanan darah bisa terjadi. Penelitian juga menunjukkan bahwa statin dapat membantu mengurangi risiko penyempitan pembuluh darah dan membantu melawan peradangan pada pembuluh darah.

Apa saja efek samping statin?

Walaupun memang statin memberikan manfaat bagi kesehatan Anda, namun statin juga bisa menimbulkan efek samping. Efek samping statin mungkin tidak dialami oleh semua orang yang mengambil statin, tapi risiko Anda mengalami efek samping statin bisa meningkat jika Anda mengambil statin dalam jumlah banyak, mempunyai penyakit ginjal atau hati, atau mempunyai postur tubuh yang kecil. Wanita dan lansia (lebih dari 65 tahun) juga mempunyai risiko mengalami efek samping statin lebih tinggi.

Beberapa efek samping statin yang bisa Anda alami adalah:

Kerusakan dan nyeri otot

Nyeri otot mungkin umum dialami oleh Anda yang menggunakan statin. Nyeri otot ini bisa terjadi dalam tingkat yang ringan sampai sangat parah hingga mengganggu aktivitas Anda. Sebuah penelitian menunjukkan bahwa orang yang menggunakan statin dapat mengembangkan nyeri otot pada tingkat yang sama dengan orang yang menggunakan plasebo. Nyeri otot mungkin akan lebih ringan jika Anda beralih ke jenis statin yang berbeda. Anda mungkin harus menemukan jenis obat statin yang cocok dengan Anda.

Statin juga dapat menyebabkan kerusakan otot yang disebut rhabdomyolysis, jika penggunaannya dikombinasikan dengan obat tertentu atau jika Anda menggunakan statin dalam dosis tinggi. Namun begitu, rhabdomyolysis karena statin sangat jarang terjadi. Jika terjadi, rhabdomyolysis dapat menyebabkan nyeri otot yang parah, kerusakan hati, gagal ginjal, dan bahkan kematian.

Kerusakan hati

Penggunaan statin dapat menyebabkan peningkatan kadar enzim yang menandakan peradangan hati. Jika peningkatan yang terjadi masih dalam tingkat yang ringan, Anda bisa terus menggunakan statin tersebut. Namun, jika menyebabkan peningkatan yang parah, Anda mungkin bisa mencoba statin dalam jenis yang berbeda. Tapi, biasanya ini jarang terjadi.

Dampak pada otak

Beberapa orang melaporkan bahwa mereka mengalami hilang ingatan atau kebingungan setelah mengambil statin. Dan, efek ini berkurang setelah mereka berhenti meminumnya. Namun, penelitian untuk membuktikan hal tersebut masih terbatas. Sebaiknya bicarakan dengan dokter Anda jika Anda mengalami kebingungan atau hilang ingatan setelah mengambil statin.

Meningkatkan risiko diabetes tipe 2

Kadar gula darah Anda mungkin meningkat saat Anda menggunakan statin, sehingga bisa meningkatkan risiko diabetes tipe 2. Namun, teori lain juga mengatakan bahwa statin dapat mencegah serangan jantung pada penderita diabetes. Artinya, penggunaan statin pada penderita diabetes aman saja dilakukan. Ya, hubungan antara statin dengan diabetes tipe 2 masih belum jelas. Manfaat dari statin mungkin masih lebih besar dibandingkan efeknya terhadap kenaikan gula darah.

Normal Kah Detak Jantung Anda?

Kalkulator detak jantung kami bisa memperkirakan berapa target detak jantung saat olahraga yang perlu Anda capai.

Coba Hitung!
active

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Stenosis Katup Mitral (Penyempitan Katup Mitral)

Stenosis Katup Mitral adalah penyakit. Cari tahu gejala, penyebab, diagnosis, dan pengobatan penyakit ini di Hello Sehat.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Kesehatan Jantung, Penyakit Jantung Lainnya 2 Januari 2021 . Waktu baca 5 menit

7 Minuman Penurun Kolesterol yang Baik untuk Kesehatan dan Nikmat Dikonsumsi

Ternyata tidak hanya makanan yang dapat menjadi penurun kolesterol, tapi minuman juga. Yuk, simak berbagai minuman sehat yang dapat menurunkan kolesterol.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Annisa Hapsari
Kesehatan Jantung, Kolesterol 31 Desember 2020 . Waktu baca 6 menit

Daftar Obat Pengencer Darah yang Paling Umum Digunakan, Plus Risiko Efek Samping

Banyak jenis obat pengencer darah ada di pasaran. Apalagi bagi penderita penyakit jantung dan stroke, wajib tahu cara kerja, jenis, dan efek sampingnya.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Kesehatan Jantung 28 Desember 2020 . Waktu baca 8 menit

Memahami Manfaat dan Risiko Angioplasti, Prosedur Medis untuk Serangan Jantung

Angioplasti adalah salah satu prosedur untuk orang yang mengalami serangan jantung. Yuk, ketahui manfaat dan risiko prosedur medis ini di sini.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Kesehatan Jantung, Serangan Jantung 28 Desember 2020 . Waktu baca 6 menit

Direkomendasikan untuk Anda

fakta jantung manusia

10 Fakta Unik tentang Jantung Manusia

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Dipublikasikan tanggal: 7 Januari 2021 . Waktu baca 5 menit
medical checkup

Perlukah Melakukan Medical Check Up secara Rutin?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Yuliati Iswandiari
Dipublikasikan tanggal: 7 Januari 2021 . Waktu baca 5 menit
angina adalah

Angina

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Lika Aprilia Samiadi
Dipublikasikan tanggal: 4 Januari 2021 . Waktu baca 7 menit
kolesterol ldl tinggi

Kolesterol Ldl

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Fajarina Nurin
Dipublikasikan tanggal: 2 Januari 2021 . Waktu baca 7 menit