Jantung bertugas memompa darah ke seluruh tubuh. Saat organ vital ini tidak bisa memompa darah secara optimal untuk memenuhi kebutuhan tubuh, itu artinya terjadi suatu kondisi yang disebut sebagai gagal jantung kongestif.
Jantung bertugas memompa darah ke seluruh tubuh. Saat organ vital ini tidak bisa memompa darah secara optimal untuk memenuhi kebutuhan tubuh, itu artinya terjadi suatu kondisi yang disebut sebagai gagal jantung kongestif.

Gagal jantung kongestif atau congestive heart failure (CHF) adalah suatu kondisi ketika jantung tidak memompa darah ke organ dan jaringan tubuh secara optimal.
Saat salah satu atau dua bagian jantung tidak memompa darah keluar, darah akan menumpuk dalam jantung atau pada organ dan jaringan tubuh.
Berdasarkan bagian jantungnya, gagal jantung kongestif terbagi tiga jenis seperti berikut ini.
Congestive heart failure bisa terjadi di segala usia, termasuk anak-anak yang memiliki kelainan jantung bawaan.
Namun, gagal jantung lebih sering terjadi pada orang tua karena mereka lebih berisiko terkena kondisi yang memicu kerusakan otot dan katup jantung.
Perubahan jantung seiring usia juga dapat menyebabkan kontraksi jantung kurang efektif untuk memompa darah. CHF adalah kondisi yang meningkatkan risiko penyakit jantung.

Gejala gagal jantung mungkin terjadi secara tiba-tiba (akut) atau berkembang perlahan (kronis).
Dikutip dari laman Cleveland Clinic, tanda dan gejala umum CHF meliputi:
Mungkin ada tanda dan gejala lain yang tidak disebutkan di atas. Konsultasikan dengan dokter bila Anda mengalami kondisi tertentu yang dicurigai sebagai gagal jantung.
Penyebab paling umum dari CHF ialah penyakit jantung koroner, yang terjadi saat aliran darah ke jantung terganggu akibat penumpukan plak dalam pembuluh arteri koroner.
Beberapa penyebab gagal jantung lainnya meliputi:
Beberapa faktor yang bisa meningkatkan risiko Anda untuk mengalami congestive heart failure adalah sebagai berikut.

Dalam mendiagnosis gagal jantung kongestif, dokter akan melakukan pemeriksaan fisik dan beberapa pemeriksaan penunjang berikut ini.
Dokter dapat meresepkan obat-obatan yang akan menurunkan penumpukan cairan di dalam tubuh dan membantu jantung memompa darah dengan lebih baik.
Beberapa jenis obat yang umum diresepkan untuk pengidap CHF adalah obat diuretik, beta-blocker, dan angiotensin-converting enzyme (ACE) inhibitor.
Penting untuk dipahami bahwa obat gagal jantung dapat menimbulkan efek samping, termasuk dehidrasi, batuk, pusing, pingsan, dan kelelahan.
Konsultasikan dengan dokter Anda mengenai obat mana yang paling sesuai. Jika terdapat efek samping yang mengganggu, segera bicarakan dengan dokter Anda.
Terkadang, kondisi ini harus ditangani melalui prosedur operasi. Contohnya, bila penyebab CHF adalah penyakit katup jantung, dokter akan menyarankan operasi perbaikan katup jantung.
Pemasangan implan pacu jantung (pacemaker) atau kejut jantung (defibrillator) ataupun bahkan transplantasi jantung juga dapat dilakukan, tergantung keparahan kondisi yang Anda alami.
Beberapa perubahan gaya hidup sehat di bawah ini dapat membantu Anda mencegah gagal jantung di kemudian hari.
Jika Anda mempunyai pertanyaan lebih lanjut tentang kondisi ini, konsultasikan dengan dokter untuk mendapatkan solusi terbaik atas masalah Anda.
Catatan
Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan. Selalu konsultasikan dengan ahli kesehatan profesional untuk mendapatkan jawaban dan penanganan masalah kesehatan Anda.
Cardiovascular diseases (CVDs). (2021). World Health Organization. Retrieved November 13, 2024, from https://www.who.int/news-room/fact-sheets/detail/cardiovascular-diseases-(cvds)
What is heart failure? (2018). American Heart Association. Retrieved November 13, 2024, from https://www.heart.org/en/health-topics/heart-failure/what-is-heart-failure
Heart failure. (2023). Mayo Clinic. Retrieved November 13, 2024, from https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/heart-failure/symptoms-causes/syc-20373142
Congestive heart failure: What does it mean? (2023). Cleveland Clinic. Retrieved November 13, 2024, from https://my.clevelandclinic.org/health/diseases/17069-heart-failure-understanding-heart-failure
Congestive heart failure: Prevention, treatment and research. (2022). Johns Hopkins Medicine. Retrieved November 13, 2024, from https://www.hopkinsmedicine.org/health/conditions-and-diseases/congestive-heart-failure-prevention-treatment-and-research
Malik, A., Brito, D., Vaqar, S., et al. (2023). Congestive Heart Failure. StatPearls Publishing. Retrieved November 13, 2024, from https://www.ncbi.nlm.nih.gov/books/NBK430873/
Inamdar, A., & Inamdar, A. (2016). Heart failure: Diagnosis, management and utilization. Journal of Clinical Medicine, 5(7), 62. https://doi.org/10.3390/jcm5070062
Versi Terbaru
11/12/2024
Ditulis oleh Satria Aji Purwoko
Ditinjau secara medis oleh dr. Tania Savitri
Diperbarui oleh: Edria