Apakah Boleh Minum Vitamin yang Sudah Kedaluwarsa?

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Dipublikasikan tanggal: 17 Agustus 2018 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Suplemen vitamin biasanya dibutuhkan untuk menjaga kekebalan tubuh setiap hari. Namun terkadang, vitamin ini langsung terlupakan begitu saja ketika Anda merasa sudah cukup fit untuk kembali beraktivitas. Alhasil, Anda sampai tak sadar bahwa vitamin tersebut sudah kedaluwarsa, padahal jumlahnya masih banyak. Lantas, apakah vitamin kedaluwarsa masih layak untuk dikonsumsi? Berikut penjelasannya.

Apakah vitamin bisa kedaluwarsa?

vitamin kesuburan

Obat-obatan yang sudah basi alias kedaluwarsa umumnya tidak boleh dikonsumsi lagi. Pasalnya, obat kedaluwarsa sudah mengalami perubahan komposisi kimia dan penurunan tingkat keampuhan. Tak lagi membuat tubuh jadi sehat, hal ini tentu justru dapat membahayakan kesehatan dan memperparah penyakit Anda.

Pada dasarnya, vitamin juga memiliki tanggal kedaluwarsa seperti jenis obat-obatan lainnya. Hanya saja, vitamin yang sudah kedaluwarsa sebenarnya tidak benar-benar basi.

Berbeda dengan obat, tanggal kedaluwarsa pada kemasan vitamin tidak menunjukkan batas akhir vitamin tersebut boleh Anda minum. Akan tetapi, tanggal tersebut menunjukkan waktu terakhir kandungan nutrisi dalam vitamin mampu bekerja secara optimal.

Ketika vitamin mulai kedaluwarsa, ini artinya kandungan nutrisi dalam vitamin akan mulai berkurang. Dengan kata lain, vitamin tersebut sudah tidak ampuh 100 persen untuk meningkatkan sistem imun Anda sehari-hari.

Kandungan vitamin dapat lebih cepat rusak bila tidak disimpan dengan benar. Misalnya, vitamin terkena paparan panas, cahaya, atau terkontaminasi udara yang dapat menyebabkan vitamin lebih cepat rusak.

Dilansir dari Livestrong, vitamin yang berbentuk tablet lebih cepat rusak atau kedaluwarsa daripada vitamin yang berbentuk kapsul. Maka itu, perhatikan tempat penyimpanan vitamin supaya efektivitasnya tetap terjaga.

Lantas, bolehkah minum vitamin kedaluwarsa?

suplemen vitamin D lansia

Kalau Anda tak sengaja minum vitamin yang sudah kedaluwarsa, tak perlu buru-buru panik dan berpikir kalau Anda akan keracunan obat. Kabar baiknya, vitamin kedaluwarsa itu aman untuk diminum, kok.

Ketika Anda minum vitamin yang sudah kedaluwarsa, hal ini tidak akan mengubah nutrisinya menjadi racun dalam tubuh. Akan tetapi, kualitas vitamin itu sendiri akan berkurang karena sudah melewati tanggal kedaluwarsanya.

Sebelum mencapai tanggal kedaluwarsa, vitamin yang Anda minum mengandung 100 persen nutrisi yang ampuh meningkatkan sistem imun Anda. Akan tetapi, begitu vitaminnya kedaluwarsa, kandungan nutrisinya akan semakin menurun. Alhasil, vitamin tersebut jadi kurang efektif untuk meningkatkan sistem kekebalan tubuh Anda.

Oleh karena itu, sebaiknya minum vitamin yang belum mencapai tanggal kedaluwarsa. Ini bertujuan supaya kandungan vitamin dapat bekerja secara optimal untuk kesehatan tubuh Anda.

Ini tanda-tanda vitamin kedaluwarsa yang tak boleh dikonsumsi

Walaupun vitamin kedaluwarsa masih boleh dikonsumsi, tetap perhatikan kondisi fisik vitamin Anda. Jika vitamin kedaluwarsa mulai dipenuhi oleh jamur, berubah warna, atau berbau menyengat, maka vitamin tersebut sudah tidak layak dikonsumsi.

Tumbuhnya jamur pada vitamin dapat menyebabkan kontaminasi bakteri yang bisa masuk ke dalam tubuh. Alih-alih mendapatkan manfaat vitamin, Anda justru akan terserang penyakit dari bakteri tersebut.

Maka itu, segera buang vitamin kedaluwarsa Anda dan dapatkan vitamin yang baru. Selain kandungan nutrisinya lebih efektif, hal ini juga dapat memperpanjang daya simpan vitamin.

Ingat, jangan sembarang membuang vitamin yang sudah kedaluwarsa. Caranya, campurkan vitamin lama dengan ampas kopi atau kotoran kucing, lalu masukkan ke dalam kantong plastik. Jika sudah, segera buang ke tempat sampah. Hindari membuang vitamin ke dalam toilet atau selokan karena dapat mengontaminasi air dan meracuni organisme-organisme air.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Sederet Bahan Herbal yang Berpotensi Sebagai Obat untuk Psoriasis

Lidah buaya dan cuka apel adalah dua obat alami yang sering digunakan untuk penyakit psoriasis. Seberapa efektif kerja obat herbal psoriasis ini?

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Adelia Marista Safitri
Penyakit Kulit, Psoriasis 25 September 2020 . Waktu baca 9 menit

Obat Paling Ampuh untuk Menghilangkan Cacing Kremi

Ada sejumlah pilihan obat cacing kremi yang bisa Anda coba, mulai dari obat kimia atau obat dari bahan alami. Baca selengkapnya dalam artikel ini.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Hidup Sehat, Tips Sehat 25 September 2020 . Waktu baca 5 menit

Ensefalopati Uremikum, Komplikasi Gangguan Ginjal yang Menyerang Otak

Hati-hati jika punya riwayat penyakit ginjal kronis atau akut. Komplikasinya bisa merambat sampai otak, disebut dengan ensefalopati uremikum.

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Nabila Azmi
Urologi, Ginjal 25 September 2020 . Waktu baca 4 menit

Apakah Posisi Kencing Berdiri Berbahaya untuk Kesehatan?

Kencing dengan posisi berdiri kerap dilakukan pria, tapi mereka yang mengidap gangguan saluran kemih justru dilarang. Apa alasannya?

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Novita Joseph
Urologi, Kandung Kemih 24 September 2020 . Waktu baca 5 menit

Direkomendasikan untuk Anda

gangguan pencernaan anak

Gangguan Pencernaan yang Sering Dialami Bayi dan Anak-Anak

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Riska Herliafifah
Dipublikasikan tanggal: 30 September 2020 . Waktu baca 10 menit
perut panas setelah makan; perut perih setelah makan; perut mulas

Perut Panas dan Ulu Hati Sakit Setelah Makan? Begini Mengatasinya

Ditulis oleh: Priscila Stevanni
Dipublikasikan tanggal: 29 September 2020 . Waktu baca 4 menit
cedera kaki pakai tongkat kruk

Begini Cara Menggunakan Tongkat Kruk yang Benar Saat Sedang Cedera Kaki

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Dipublikasikan tanggal: 28 September 2020 . Waktu baca 4 menit
psoriasis kuku

Penyebab, Gejala, dan Cara Mengatasi Psoriasis pada Kuku

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Dipublikasikan tanggal: 28 September 2020 . Waktu baca 7 menit