Vitamin D Dapat Memperbaiki Kesehatan Mental

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 7 Juli 2020 . Waktu baca 5 menit
Bagikan sekarang

Di samping memelihara kesehatan kondisi fisik, menjaga kondisi mental adalah bagian yang tidak bisa dilupakan dalam menjalani hidup sehat. Vitamin D merupakan salah satu nutrisi yang diperlukan untuk menjaga kesehatan fisik dan kesehatan mental. Otak, sebagai organ yang mempengaruhi bagaimana seseorang berperilaku, memiliki beberapa reseptor vitamin D. Inilah kenapa, kecukupan vitamin D akan berpengaruh terhadap otak atau mental kita.

Pentingnya kesehatan mental

Kesehatan mental erat kaitannya dengan kondisi emosional dan psikologis. Kedua komponen ini menentukan menentukan bagaimana ia berpikir, merasakan, dan berperilaku dalam kehidupan sehari-hari.  Selain itu, kesehatan mental juga menentukan bagaimana seseorang menghadapi stress dan bersosialisasi dengan orang lain.

Meskipun kesehatan mental dipengaruhi banyak hal, mekanisme biologis seseorang seperti genetik dan kerja otak juga mempengaruhi berbagai proses mental seseorang. Selain itu, tidak jarang berbagai berbagai kondisi fisik pada diri kita menyebabkan kita berpikir dan berperilaku abnormal atau mengalami penyakit mental. Salah satunya adalah depresi.

Gangguan kesehatan mental: depresi

Depresi merupakan penyakit mental yang dapat disebabkan oleh berbagai faktor, salah satunya kondisi fisik seseorang. Meskipun tidak menyebabkan gangguan fungsi tubuh secara langsung, depresi tetap dikategorikan sebagai penyakit serius yang dapat memperburuk kondisi kesehatan fisik seseorang. Depresi dapat dipicu kondisi stress atau kesedihan yang disebabkan berbagai masalah sosial maupun kesehatan. Depresi ditandai dengan perubahan perilaku yang mudah dikenali, seperti tidak terlihat bahagia dan menarik diri dari lingkungan sosial.

Depresi juga merupakan jenis penyakit mental yang paling sering dijumpai karena memiliki faktor risiko yang beragam, di antaranya:

  1. Penyakit – kondisi gangguan hormonal dan penyakit kronis seperti diabetes, penyakit jantung atau kanker dapat menyebabkan seseorang mengalami kesedihan berlebih.
  2. Gaya hidup tidak sehat – kebiasaan seperti merokok, konsumsi alkohol berlebih, obesitas, dan kurang aktivitas fisik menyebabkan seseorang cenderung lebih sulit menghadapi stress.
  3. Perempuan – perempuan lebih sering mengalami gangguan emosi yang menyebabkan depresi.
  4. Usia lanjut – berbagai perubahan fisik dan kehidupan pada rentang usia 45-64 tahun menyebabkan seseorang mengalami kebingungan dan kehilangan rasa percaya diri dan menyebabkan depresi.

Bagaimana vitamin D dapat mempengaruhi kondisi mental seseorang

Manfaat vitamin D dalam menjaga kesehatan mental sudah diteliti lebih dari satu dekade terakhir. Hasil dari salah satu penelitian menyatakan rendahnya kadar vitamin D dalam tubuh berhubungan dengan munculnya gejala depresi pada lansia. Sedangkan penelitian lainnya juga menunjukkan bahwa pemberian vitamin D mengurangi jumlah gejala yang dialami oleh penderita depresi.  Kondisi depresi yang disebabkan Seasonal Affective Disorder (SAD) yang terjadi di musim dingin juga berkaitan dengan rendahnya kadar vitamin D dalam tubuh.

Vitamin D merupakan salah satu vitamin larut lemak yang dibutuhkan di setiap tingkatan fungsi tubuh. Setiap jaringan tubuh memiliki reseptor untuk vitamin D, termasuk otak. Pada otak, reseptor vitamin D terletak pada bagian yang sama dengan bagian otak yang memberikan efek depresi. Oleh karena itu, kekurangan vitamin D akan berdampak terhadap kesehatan fisik dan mental. Vitamin D juga berfungsi untuk mengaktifkan sistem imun dan melepaskan hormon dopamin dan serotonin yang berpengaruh pada fungsi dan perkembangan otak.

Selain itu, vitamin D kemungkinan memiliki efek anti-depresan yang berpengaruh terhadap otak. Vitamin D dapat mempengaruhi kadar hormon monoamine yang diperlukan oleh otak. Hal ini sama dengan cara kerja beberapa jenis obat anti-depresan yang berguna untuk meningkatkan hormon monoamine pada otak untuk mengatasi depresi.

Meskipun gangguan kesehatan mental seperti depresi disebabkan oleh berbagai hal, asupan vitamin D tetap dibutuhkan untuk memperbaiki fungsi otak. Kondisi depresi dapat diperburuk dengan adanya ketidakseimbangan hormon otak. Dengan konsumsi vitamin D maka akan mempercepat pemulihan kerja otak dan memperingan gejala depresi.

Dari mana kita bisa mendapatkan vitamin D?

Kebutuhan vitamin D dapat dipenuhi dengan mengonsumsi berbagai makanan, suplemen, dan sintesis dari sinar matahari. Namun, asupan alami seperti dari makanan dan sintesis matahari akan jauh lebih sehat karena memiliki risiko hipervitaminosis yang sangat kecil. Berbagai sumber makanan yang kaya vitamin D selain susu sapi, di antaranya:

  • Ikan berminyak: salmon, sarden, mackerel
  • Daging merah
  • Hati ayam
  • Telur
  • Makanan fortifikasi

Selain itu di Indonesia, tubuh Anda akan dengan mudah mensistesis vitamin D karena memiliki paparan cahaya matahari yang cukup banyak. Beraktivitas di luar rumah saat pagi hari akan membuat tubuh Anda dengan mudah mendapatkan vitamin D di hampir setiap hari sepanjang tahun.

BACA JUGA:

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Alergi Paracetamol

Paracetamol sering diresepkan untuk merdakan demam dan nyeri. Tapi tahukah Anda bahwa ada orang yang alergi obat paracetamol?

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Novita Joseph
Alergi, Penyakit Alergi Lainnya 22 September 2020 . Waktu baca 6 menit

Hati-Hati Minum Obat, Barangkali Anda Memiliki Alergi Terhadap Antibiotik

Selain makanan dan debu, ada pemicu reaksi alergi lain yaitu golongan obat antibiotik. Cari tahu penjelasan lengkapnya di sini.

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Novita Joseph
Alergi, Penyakit Alergi Lainnya 22 September 2020 . Waktu baca 7 menit

Cara Mengatasi Alergi Obat yang Tepat dan Perawatannya

Jangan biarkan alergi mengganggu aktivitas harian Anda. Ketahui cara cepat mengatasi alergi obat yang kambuh sekaligus perawatan kondisinya di rumah.

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Novita Joseph
Alergi, Penyakit Alergi Lainnya 22 September 2020 . Waktu baca 6 menit

Alergi Softlens: Tanda, Penyebab, dan Cara Mengatasinya

Pakai lensa kontak kadang membuat mata merah dan berair, terlebih bagi yang punya alergi. Cari tahu lebih jauh tentang alergi softlens di sini!

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Adelia Marista Safitri
Alergi, Alergi Hidung dan Mata 21 September 2020 . Waktu baca 6 menit

Direkomendasikan untuk Anda

kencing berdiri

Apakah Posisi Kencing Berdiri Berbahaya untuk Kesehatan?

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Novita Joseph
Dipublikasikan tanggal: 24 September 2020 . Waktu baca 5 menit
rematik kambuh akibat cuaca Etoricoxib obat

Kenapa Cuaca Dingin Bikin Rematik Kumat dan Bagaimana Mengatasinya?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Dipublikasikan tanggal: 24 September 2020 . Waktu baca 3 menit
osteoporosis

Osteoporosis

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Annisa Hapsari
Dipublikasikan tanggal: 23 September 2020 . Waktu baca 10 menit
efek samping paracetamol ibuprofen

Benarkah Terlalu Sering Minum Paracetamol Sebabkan Gangguan Pendengaran?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Dipublikasikan tanggal: 23 September 2020 . Waktu baca 3 menit