Panduan Lengkap Gaya Hidup Sehat untuk Mencegah Penyakit Ginjal

Oleh Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum

Penyakit ginjal merupakan salah satu penyakit kronis yang paling banyak menyerang warga dunia. Berdasarkan National Kidney Foundation, diperkirakan 1 dari 10 orang di dunia mengalami penyakit ginjal kronis. Penyakit ginjal menempati urutan ke-18 sebagai penyakit yang paling banyak menimbulkan kematian di dunia. Bahkan di Indonesia sendiri, total biaya yang digelontorkan BPJS untuk perawatan penyakit ginjal menduduki peringkat kedua terbesar setelah penyakit jantung.

Penyakit ginjal bisa berakibat fatal. Simak cara mencegah penyakit ginjal di artikel ini.

Apa yang terjadi jika kita mengalami penyakit ginjal?

Ginjal berfungsi untuk membersihkan darah dari limbah dan kelebihan cairan, menjaga keseimbangan garam dan mineral dalam darah, serta membantu mengatur tekanan darah. Adanya kerusakan pada ginjal menyebabkan organ ini tidak lagi dapat menjalankan fungsi-fungsinya. Akibatnya, produk-produk limbah dan cairan dapat menumpuk dalam tubuh yang lambat laun menyebabkan berbagai gejala.

Penyakit ginjal merupakan masalah yang berkembang. Siapapun dapat mengembangkan penyakit ginjal, tanpa memandang usia atau ras. Kerusakan ginjal bisa terjadi secara perlahan (lebih dari tiga bulan sampai bertahun-tahun). Ini disebut penyakit ginjal kronis, yang biasanya hadir sebagai komplikasi diabetes atau tekanan darah tinggi (hipertensi). Sebaliknya, jika kerusakan terjadi secara mendadak — misalnya karena sakit, cedera, atau karena efek samping obat tertentu — ini disebut penyakit ginjal akut.

Selain itu, adanya peradangan pada ginjal, kista pada ginjal, keganasan, penyakit yang menyerang sistem peredaran darah seperti lupus juga dapat menyebabkan terjadinya gagal ginjal.

Umumnya, penyakit ginjal dapat membuat Anda merasa lemas, letih, dan sering mual-muntah. Selain itu, penyakit ginjal juga dapat menyebabkan munculnya penyakit lain seperti hipertensi, anemia, gangguan pada tulang, dan gangguan keseimbangan elektrolit pada tubuh Anda.

Panduan pola makan untuk menekan risiko penyakit ginjal

  • Konsumsilah makanan yang sehat. Perbanyaklah mengonsumsi buah-buahan dan sayuran. Hindari mengonsumsi makanan yang banyak mengandung lemak dan purin, seperti jeroan. Makanan yang tinggi purin dapat meningkatkan kadar asam urat yang pada akhirnya dapat mengganggu fungsi ginjal.
  • Anda dapat menerapkan diet DASH yang bertujuan untuk mencegah atau menurunkan tekanan darah bila Anda mengalami hipertensi. Diet DASH menekankan pengurangan konsumsi lemak jenuh dan kolesterol, untuk digantikan dengan sumber protein, serat, serat vitamin dan mineral yang lebih banyak.
  • Bila Anda ingin mengonsumsi susu, keju atau produk sejenisnya, pilihlah yang rendah lemak.
  • Batasi asupan garam tidak melebihi 1 sendok teh, gula maksimal 4 sendok makan, dan lemak maksimal 5 sendok makan.

Panduan perubahan gaya hidup sehat untuk mencegah penyakit ginjal

Penyakit ginjal dapat terjadi pada orang yang memiliki ginjal sehat atau pada seseorang yang sudah memiliki masalah ginjal sebelumnya. Anak-anak pun juga dapat terkena penyakit ginjal. Meski pada anak-anak, penyakit ginjal lebih disebabkan oleh kelainan ginjal bawaan atau kerusakan saluran kemih saat lahir.

Maka selain mulai menyusun menu makanan harian yang lebih sehat dan bergizi, beberapa perubahan gaya hidu sederhana berikut ini juga dapat membantu Anda dan sekeluarga mencegah penyakit ginjal.

  • Hindarilah faktor-faktor yang dapat mencetuskan munculnya penyakit yang dapat membuat Anda mudah terkena penyakit ginjal, seperti diabetes dan hipertensi.
  • Cukupi kebutuhan cairan tubuh dengan mengonsumsi cairan yang cukup. Konsumsilah setidaknya 2 liter air per hari. Ingat, cairan tidak hanya bisa Anda dapatkan dari minuman saja, namun juga makanan seperti sup dan sayur serta buah-buahan segar yang mengandung banyak air.
  • Bila Anda termasuk aktif berolahraga, cukupi kebutuhan cairan dalam jumlah yang lebih banyak.
  • Lakukan olahraga secara teratur. Olahraga dapat menjaga berat badan anda stabil dan menurunkan tekanan darah anda.
  • Berhati-hatilah dalam mengonsumsi obat-obatan dan suplemen. Beberapa suplemen mengandung asam amino tinggi yang dapat mengganggu kerja ginjal. Bila anda ingin mengonsumsi suplemen, konsumsilah sesuai aturan pakai yang tertera pada kemasan. Pastikan pula obat-obatan yang Anda minum aman. Terutama bila Anda meminum obat herbal apalagi yang berupa racikan, pastikan obat tersebut terdaftar di BPOM.
  • Hindari rokok karena dapat menyebabkan kerusakan pada pembuluh darah dan meningkatkan tekanan darah anda. Tekanan darah yang meningkat dapat menyebabkan terganggunya fungsi ginjal.
  • Hindari stress dengan melakukan hal-hal yang dapat membuat Anda senang, seperti berolahraga, melakukan yoga, mendengarkan musik atau bahkan mengobrol dengan teman.

Baca Juga:

Sumber
Yang juga perlu Anda baca