Terapi Pengganti Nikotin Manakah yang Tepat untuk Anda?

Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 11/05/2020
Bagikan sekarang

Tidak ada bukti yang menunjukkan bahwa ada satu jenis terapi pengganti nikotin atau Nicotine Replacement Therapy (NRT) yang lebih baik dibanding yang lainnya. Saat menentukan pilihan yang Akan Anda gunakan, pilihlah metode yang sesuai dengan gaya hidup dan pola merokok Anda. Apakah Anda memerlukan sesuatu di mulut Anda? Sesuatu yang membuat tangan Anda tetap sibuk?

Berikut beberapa poin penting yang dapat membantu Anda memilih:

  • Permen karet, lozenge, dan inhaler nikotin adalah pengganti nikotin yang dapat mengendalikan dosis untuk membantu Anda mengendalikan keinginan untuk merokok.
  • Permen karet dan lozenge nikotin umumnya bebas gula, namun jika Anda memiliki diabetes dan merasa khawatir, tanyakan dulu pada dokter.
  • Nicotine nasal spray bekerja dengan cepat saat Anda membutuhkannya.
  • Nicotine inhaler membantu Anda dengan meniru penggunaan rokok dengan menghisap dan memegang inhaler. Inhaler juga bekerja dengan cepat.
  • Nicotine patch mudah digunakan dan hanya perlu dipasang satu kali sehari.
  • Inhaler dan nasal spray memerlukan resep dokter.
  • Beberapa orang tidak dapat menggunakan patch, inhaler, atau nasal spray akibat alergi atau kondisi lainnya.
  • Permen karet nikotin dapat menempel pada gigi tiruan, membuatnya sulit untuk dikunyah.

Jenis apapun yang Anda gunakan, gunakan dengan dosis yang direkomendasikan. Jika Anda menggunakan dosis lainnya atau berhenti menggunakan terlalu dini, terapi tidak akan efektif. Baik jika Anda adalah perokok berat atau perokok ringan, Anda perlu berkonsultasi dengan dokter untuk menyesuaikan dengan kebutuhan Anda.

Dapatkah saya menggunakan lozenge dan nicotine patch bersamaan?

Menggunakan nicotine patch dengan produk yang bekerja dengan ringan, seperti permen karet, lozenge, nasal spray atau inhaler adalah metode lainnya dari terapi pengganti nikotin. Intinya adalah menggunakan dosis patch yang stabil, kemudian gunakan produk ringan lainnya saat Anda sangat sedang ingin merokok.

Terapi kombinasi meliputi dua jenis produk nikotin, seperti nicotine patch dan lozenge, di waktu bersamaan. Anda perlu berkonsultasi dengan dokter atau apoteker sebelum menggunakan terapi kombinasi. Terapi kombinasi dapat direkomendasikan jika Anda memiliki keinginan untuk kembali merokok atau jika Anda tidak berhasil berhenti merokok saat hanya menggunakan satu produk.

Riset menunjukkan bahwa menggunakan terapi kombinasi meningkatkan keberhasilan berhenti merokok dibanding dengan penggunaan satu produk saja. Beberapa ahli menyarankan perokok yang ketergantungan untuk menggunakan terapi kombinasi. Riset menunjukkan bahwa menekan perasaan mengidam akan meningkatkan kemungkinan sukses. Namun, tinggal di rumah yang penuh asap rokok dapat mempersulit proses berhenti.

Terapi kombinasi telah disetujui untuk penggunaan 15 mg 16 jam patch atau 21 mg 24 jam patch dengan 2 mg permen karet nikotin, 2 mg lozenge nikotin atau 1.5 mg mini lozenge. Setelah memasang patch untuk mengurangi gejala “sakau” nikotin, lozenge digunakan untuk mengurangi keinginan merokok, yang dapat dipicu oleh situasi dan emosi tertentu. Informasi produk merekomendasikan setidaknya 4 lozenge dan tidak lebih dari 12 lozenge per hari.

Dosis tinggi terapi pengganti nikotin untuk perokok berat

Pilihan lain adalah memberikan dosis nikotin yang lebih tinggi daripada dosis nikotin yang didapat dari rokok. Dosis tinggi nikotin dengan patch telah dipelajari pada pasien yang menerima 35 – 63 mg nikotin per hari. Penelitian menunjukkan bahwa gejala “sakau” menghilang setelah diberi dosis yang lebih tinggi tanpa efek berbahaya pada jantung dan sirkulasi. Pasien diawasi secara khusus untuk memastikan kondisi aman. Namun tidak banyak diketahui tentang pilihan ini dan hasil risetnya belum resmi. Dosis tinggi nikotin hanya boleh dilakukan dengan petunjuk dan pengawasan dokter. Kondisi akan memburuk jika Anda memiliki penyakit jantung atau masalah kesehatan lainnya.

Hello Health Group tidak menyediakan nasihat medis, diagnosis, atau pengobatan.

Baca Juga:

    Apakah artikel ini membantu Anda?
    happy unhappy"

    Yang juga perlu Anda baca

    Sakit Kepala Setelah Merokok? Ternyata Ini Penyebabnya!

    Sakit kepala ternyata bisa terjadi setelah merokok. Sakit kepala ini bisa berbentuk migrain atau sakit kepala lainnya. Tapi, tahukah Anda apa penyebabnya?

    Ditinjau secara medis oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Annisa Hapsari

    Setelah Berhenti Merokok, Kenapa Napas Jadi Terasa Sesak?

    Berhenti merokok bisa menimbulkan efek samping, seperti sesak napas. Kok bisa sesak napas saat berhentu merokok? Lantas, bagaimana cara mengatasinya?

    Ditinjau secara medis oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Aprinda Puji

    Sutopo Meninggal Akibat Kanker Paru, Ini Daftar Gejala Awal Sampai Menyebar

    Kepala Humas BNPB, Sutopo, meninggal dunia pada Minggu (7/7), di Guangzhou, China akibat kanker paru. Kenali gejala awal sampai penyebarannya berikut ini.

    Ditinjau secara medis oleh: Hello Sehat Medical Review Team
    Ditulis oleh: Lika Aprilia Samiadi

    Ternyata, Merokok Bisa Sebabkan Uban di Usia Muda

    Merokok tak hanya buruk bagi paru-paru, tapi juga rambut Anda. Bahkan, kebiasaan ini bisa menyebabkan munculnya uban di usia muda. Ini penjelasan ilmiahnya.

    Ditinjau secara medis oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Diah Ayu

    Direkomendasikan untuk Anda

    social smoker

    Menjadi Social Smoker Ternyata Sama Bahayanya dengan Perokok Aktif

    Ditinjau secara medis oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
    Ditulis oleh: Roby Rizki
    Dipublikasikan tanggal: 13/04/2020
    rokok kretek

    Rokok Kretek: Kandungan dan Bahayanya untuk Kesehatan

    Ditinjau secara medis oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Widya Citra Andini
    Dipublikasikan tanggal: 25/01/2020
    cara membersihkan paru-paru perokok

    5 Cara Mudah dan Efektif untuk Membersihkan Paru-Paru Perokok

    Ditinjau secara medis oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Widya Citra Andini
    Dipublikasikan tanggal: 24/01/2020
    cara berhenti merokok

    11 Cara Berhenti Merokok yang Terbukti Ampuh dan Bebas Risiko “Sakau”

    Ditinjau secara medis oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Widya Citra Andini
    Dipublikasikan tanggal: 04/12/2019