Tidak Hanya di Luar Ruangan, Anda Juga Berisiko Terpapar Polusi di dalam Rumah!

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 17 September 2019 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Banyak orang mengira mereka akan aman dari polusi ketika berada di dalam ruangan atau rumah. Padahal, polusi udara juga dapat terjadi di dalam ruangan.

Lantas, bagaimana hal ini bisa terjadi dan bagaimana cara mengatasinya? Simak penuturan lengkap ketua Perhimpunan Dokter Paru Indonesia, dr. Agus Dwi Susanto, Sp.P (K). 

Mengapa polusi udara di dalam ruangan bisa terjadi?

cara mengobati tipes

Menurut dr. Agus Dwi Susanto ketika ditemui di kawasan Kuningan, Senin (5/8), polusi yang sudah tersebar di rumah maupun dalam ruangan sering disepelekan.

Padahal, polusi yang satu ini dapat menimbulkan berbagai penyakit tanpa Anda sadari.

Ia melanjutkan, ada beberapa faktor yang menyebabkan kondisi ini terjadi, yaitu:

  • Aktivitas pembakaran, seperti asap rokok atau penggunaan lilin
  • Kegiatan rumah tangga, yaitu memasak dengan minyak goreng dan kompor gas tanpa exhaust fan
  • Perabotan rumah tangga dan penggunaan gorden yang dapat menjadi sarang kuman, virus, dan bakteri. 
  • Binatang atau serangga yang menempel di karpet dan sofa
  • Kurang menjaga kebersihan ventilasi rumah dan barang elektronik, seperti pendingin ruangan. 

Berbagai aktivitas dan penggunaan barang harian tersebut ternyata dapat membuat kualitas udara di dalam rumah menurun.

Hal tersebut dapat memperbesar risiko gangguan pernapasan akibat menghirup udara buruk meskipun sedang berada di rumah. 

Akibat polusi udara di dalam ruangan

mencegah asma kambuh

“Sebenarnya, dampak kesehatan akibat polusi di dalam maupun luar ruangan hampir sama. Mulai dari iritasi saluran pernapasan akut (ISPA) hingga faringitis karena sistem mukosa yang terganggu,” tutur dr. Agus. 

Orang yang memiliki riwayat asma, juga bisa saja mengalami perburukan gejala apabila berada dalam ruangan yang dipenuhi polusi.

Berada di dalam ruangan dengan kualitas udara buruk dalam waktu lama, tentu akan memperburuk kesehatan Anda.

Kondisi ini bisa ditandai ketika Anda bersin-bersin saat memasuki ruangan. Hal ini terjadi saat polusi udara dalam ruangan itu sudah cukup buruk. 

Upaya pencegahan polusi udara di dalam ruangan

pekerjaan rumah tangga

Agar kondisi kesehatan tak terus-menerus memburuk akibat polusi yang terjadi di dalam rumah, Anda perlu mengatasi masalah ini.

Menurut dr. Agus, perlindungan dari polusi udara di dalam ruangan dapat dilakukan dengan menggunakan masker dan mengurangi sumber polusi, seperti:

  • Tidak merokok dan mengurangi penggunaan lilin
  • Rutin membersihkan ventilasi rumah agar debu dan udara dari luar tidak tercampur
  • Menjaga kebersihan di dalam ruangan, seperti menyapu, mengelap perabotan agar tidak berdebu, atau membersihkan pendingin ruangan setiap 3-6 bulan sekali. 
  • Meletakkan tanaman yang bisa menyerap polusi udara, seperti lidah buaya. 
  • Menggunakan air purifier untuk menjaga kualitas udara
  • Mengganti baju setelah pergi dari suatu tempat agar bakteri dan virus tidak menempel pada kasur dan tempat lainnya. 
  • Mengurangi penggunaan pengharum ruangan jika ada anggota keluarga yang sensitif atau mengidap gangguan pernapasan.
  • Menggunakan alat pelindung diri, seperti masker

Ketua Perhimpunan Dokter Paru Indonesia ini pun menambahkan bahwa membuka ventilasi pun perlu memperhatikan waktunya.

Ia menganjurkan untuk membuka jendela pada pagi hari dan membiarkan sinar matahari pagi masuk agar kuman dan bakteri berkurang. 

Walaupun demikian, jangan lupa untuk memantau kualitas udara di luar ruangan sebelum membuka jendela. Hal ini dilakukan mengingat belakangan ini udara pagi tidak lagi dapat dijadikan patokan sebagai udara paling sehat karena tingkat polusi yang semakin tinggi. 

Nah, untuk melindungi diri dan keluarga dari bahaya polusi udara dalam ruangan, jangan lupa konsumsi suplemen daya tahan tubuh yang mengandung vitamin C 1.000 mg, vitamin D, dan zinc. Kandungan-kandungan tersebut bisa membantu meningkatkan kekebalan tubuh terhadap serangan penyakit akibat polusi.

Sumber Foto: Zero Energy Project

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Keunggulan Nasal Spray Powder untuk Melindungi Hidung

Tak hanya baru, jenis nasal spray powder atau serbuk memiliki keunggulan dan manfaat lebih baikjika dibandingkan nasal spray pada umumnya.

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Roby Rizki
Konten Bersponsor
hidung
Hidup Sehat, Tips Sehat 24 April 2020 . Waktu baca 4 menit

Benarkah Udara Kotor Bisa Bikin Susah Tidur?

Selain memberikan dampak buruk untuk kesehatan paru-paru dan jantung, udara kotor ternyata juga dapat mempengaruhi tidur Anda.

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Winona Katyusha
Hidup Sehat, Gangguan Tidur 1 April 2020 . Waktu baca 4 menit

Cegah Polusi di Dalam Ruangan Dengan 5 Cara Ini

Polusi tidak terjadi di luar saja, melainkan juga dalam ruangan. Supaya kesehatan Anda terjaga, cari tahu cara mencegah polusi udara dalam ruangan di sini.

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Nabila Azmi
Hidup Sehat, Tips Sehat 3 Desember 2019 . Waktu baca 7 menit

Tips Mengurangi Polusi di dalam Rumah Agar Udara Lebih Berkualitas

Meningkatkan kualitas udara di rumah dengan mengurangi polusi udara di dalam ruangan sebenarnya bisa dilakukan dengan tiga prinsip. Temukan caranya di sini.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Nabila Azmi
Hidup Sehat, Tips Sehat 25 Oktober 2019 . Waktu baca 5 menit

Direkomendasikan untuk Anda

Polusi dapat Meningkatkan Risiko Gejala Berat COVID-19

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Ulfa Rahayu
Dipublikasikan tanggal: 9 September 2020 . Waktu baca 4 menit
membersihkan rumah sehat

5 Tips Membersihkan Rumah Agar Bebas dari Debu dan Kuman

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Annisa Hapsari
Dipublikasikan tanggal: 22 Mei 2020 . Waktu baca 6 menit
dampak polusi udara pada mata

Dampak Polusi Udara pada Kesehatan Mata dan Cara Mencegahnya

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Winona Katyusha
Dipublikasikan tanggal: 1 Mei 2020 . Waktu baca 4 menit
polusi udara meningkatkan risiko covid-19

Begini Efek Pandemi COVID-19 Terhadap Lingkungan Sekitar

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Nabila Azmi
Dipublikasikan tanggal: 28 April 2020 . Waktu baca 5 menit