Eksim (dermatitis) adalah kondisi peradangan kulit yang ditandai dengan kulit kering kemerahan dan terasa gatal. Kulit yang meradang juga mungkin terasa kasar dan pecah-pecah. Eksim merupakan penyakit kulit kambuhan sehingga tidak ada obat yang dapat benar-benar menyembuhkan secara total. Namun, ada beberapa pilihan obat eksim yang dapat meringankan gejalanya. Apa saja obat untuk eksim? Simak ulasannya dalam artikel ini.

Berbagai pilihan obat eksim

1. Obat kortikosteroid

Berbagai jenis obat kortikosteroid baik dalam bentuk salep, krim, tablet, ataupun pil sering diresepkan dokter untuk membantu mengurangi gatal dan peradangan kulit akibat eksim. Dosis obat eksim jenis ini umumnya disesuaikan dengan tingkat keparahan gejalanya. Misalnya, jika eksim menyebabkan kulit Anda menebal dan bersisik, dokter dapat meresepkan dosis yang lebih tinggi.

Yang perlu diingat, kortikosteroid tidak ditujukan untuk pengobatan jangka panjang melihat potensi efek samping dan komplikasinya. Efek samping yang paling umum dari obat kortikosteroid varian krim atau salep adalah penipisan dan perubahan warna kulit pada area yang sering dioles obat. Selain itu, rambut halus juga bisa bertumbuh makin banyak di area tersebut.

Itu sebabnya, penting untuk selalu mengikuti anjuran dokter dan baca petunjuk yang ada pada label kemasan sebelum Anda mulai menggunakannya

2. Salep antiradang NSAID

Beberapa jenis salep NSAID, seperti crisaborole (Eucrisa), yang dioleskan dua kali sehari dapat mengobati peradangan kulit akibat eksim ringan sampai sedang. Diskusikan dulu dengan dokter mengenai penggunaan obat eksim jenis ini untuk anak-anak di bawah usia 2 tahun.

3. Pelembap

Salah satu gejala khas dari eksim adalah kulit kering. Untuk menjaga agar tetap lembap dan tidak menjadi pecah-pecah, gunakan pelembap kulit. Namun sebaiknya diskusikan dulu dengan dokter untuk mencari pelembap yang sesuai dengan kondisi kulit Anda.

4. Antibiotik

Menggaruk kulit gatal akibat eksim lama-lama bisa menyebabkan infeksi. Untuk mengobati ini, dokter dapat meresepkan antibiotik guna mengurangi peradangannya. Antibiotik obat untuk eksim biasanya berbentuk krim, salep, tablet, atau kapsul. Untuk infeksi ringan biasanya menggunakan varian krim atau salep. Oleskan secara merata pada daerah yang terinfeksi.

5. Antihistamin

Gatal-gatal akibat eksim dapat ditangani dengan obat antihistamin, yang biasa digunakan untuk meredakan reaksi alergi seperti kulit gatal, ruam, dan bengkak.

Ingat, selalu konsultasikan ke dokter terlebih dulu apabila Anda ingin menggunakan obat untuk eksim agar Anda bisa mendapatkan dosis yang tepat sesuai dengan kebutuhan Anda.

Cara sederhana untuk mencegah eksim semakin parah

Selain menggunakan obat untuk eksim yang sudah dijelaskan di atas, ada beberapa cara sederhana yang nyatanya bisa Anda lakukan untuk membantu meredakan gejala ataupun mencegah eksim semakin parah, yaitu:

  • Menghindari segala hal yang menyebabkan iritasi, misalnya pakaian berbahan tebal dan kaku (seperti wol dan nilon) karena akan membuat kulit semakin gatal. Sebagai gantinya, Anda bisa menggunakan pakaian katun berbahan tipis.
  • Pakai pelembap. Menjaga kelembapan kulit adalah hal penting agar gejala eksim tidak semakin parah. Anda bisa menggunakan pelembap paling tidak dua kali per hari untuk melembapkan dan melindungi kulit Anda. pilihlah pelembap yang memiliki kandungan minyak tinggi, namun tidak mengandung banyak bahan kimia.
  • Potong kuku. Eksim selalu menimbulkan rasa gatal yang tak tertahankan pada kulit. Meski begitu, Anda disarankan untuk tidak menggaruknya. Pasalnya, menggaruk eksim bisa membuat kulit terinfeksi bakteri. Potong kuku jadi pilihan terbaik untuk mengurangi risiko kerusakan kulit. Apabila eksim terjadi pada bayi, berikan sarung tangan agar garukan tidak membuat kulitnya terluka.
  • Gunakan tabir surya. Meski sinar matahari bisa membantu meringankan gejala eksim, usahakan untuk menghindari kulit terbakar sinar matahari. Jadi, apabila Anda ingin keluar rumah pada siang hari, jangan lupa menggunakan tabir surya yang mengandung SPF untuk mencegah kulit terbakar matahari.
  • Jangan mandi terlalu lama. Orang yang memiliki eksim tidak disarankan mandi terlalu lama karena bisa membuat kulitnya semakin kering. Anda pun tidak disarankan untuk mandi lebih dari dua kali sehari.
  • Jauhi stres. Stres nyatanya bisa membuat ruam akibat eksim bertambah buruk. Itu sebabnya, usahakan melakukan aktiftas yang menyenangkan agar pikiran tetap sehat. Selain itu, jangan lupa perhatikan asupan makan Anda dan tidur yang cukup.

Baca Juga:

Sumber
Ingin hidup lebih sehat dan bahagia?
Dapatkan update terbaru dari Hello Sehat seputar tips dan info kesehatan
Yang juga perlu Anda baca