Begini Cara Kerja PET Scan untuk Mendeteksi Risiko Kanker

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Dipublikasikan tanggal: 12/09/2017 . Waktu baca 5 menit
Bagikan sekarang

Kanker seringnya ditemukan saat sudah stadium lanjut. Padahal, semakin dini mendeteksi kanker, semakin besar peluangnya untuk sembuh total. Untuk itu jika dokter mencurigai Anda berisiko tinggi terkena kanker, ia akan merekomendasikan Anda untuk menjalani skrining kaknker. Skrining kanker dapat membantu dokter memantau keganasan kanker dan membuat detail rencana perawatan ke depannya. Salah satu metode skrining untuk mendeteksi kanker adalah lewat prosedur PET scan.

Apa itu PET scan?

Positron Emission Tomography atau biasa disingkat PET scan adalah alat yang memancarkan sinar radiasi untuk menunjukkan aktivitas sekecil apapun dalam tubuh manusia, bahkan hingga pada tingkat sel.

Hasil pemindaian PET pada umumnya berupa gambar berwarna dan multidimensi dari organ dalam tubuh manusia. Namun di samping itu, hasil pemindaian ini juga dapat memperlihatkan jalannya fungsi dari sel, jaringan, dan organ dalam tubuh.

Maka dari itu, PET dapat digunakan untuk mendiagnosis penyakit, menentukan jenis pengobatannya yang tepat, mencari tahu perkembangan kondisi penyakit dalam tubuh, hingga digunakan untuk melihat tingkat efektivitas dari satu pengobatan. Penyakit yang biasa dilacak dengan PET scan adalah kanker, epilepsi, Alzheimer, demensia, kanker, hingga penyakit jantung. PET Scan juga dapat digunakan sebagai persiapan operasi, misalnya operasi bypass jantung atau operasi otak untuk menyembuhkan epilepsi.

Bagaimana cara kerja PET scan mendiagnosis kanker?

PET scan mendeteksi sinar radiasi yang dikeluarkan oleh zat radiotracer. Zat yang biasa digunakan adalah fluorodeoxyglucose (FDG), yang mirip dengan glukosa. Zat radiotracer ini akan disuntikkan ke dalam tubuh melalui pemburuh darah vena. Kemudian zat ini akan diserap oleh jaringan dan organ tubuh.

Zat fluorescent ini bekerja mirip glukosa alami tubuh yang merupakan sumber energi utama tubuh hingga ke tingkat sel. Jadi baik itu zat radiotracer maupun glukosa alami akan otomatis terserap ke tempat di mana energi dibutuhkan. Semakin banyak kumpulan sel yang membutuhkan energi, semakin banyak pula glukosa yang pergi ke tempat tersebut. Zat radiotracer tadi akan “berenang” mengikuti arah arus ke mana ia dibutuhkan. Di dalam tubuh, zat radiotracer berfungsi sebagai semacam pelacak yang bisa dideteksi oleh mesin scan.

Kumpulan zat radiotracer akan muncul pada gambar yang telah diolah komputer. Sel yang aktif, berarti sel yang membutuhkan banyak glukosa, disebut hot spot. Sel-sel di titik ini akan terlihat berwarna terang pada PET scan. Di samping itu, ada pula sel yang cenderung tidak aktif, disebut cold spot. Sel-sel di titik ini berwarna lebih gelap. Metode ini bisa melacak sel kanker. Pasalnya, sel kanker sangat bergantung pada penggunaan glukosa, sehingga sel kanker akan terlihat menyala terang pada PET Scan.

Selain diinjeksi, zat tersebut juga bisa dimasukkan ke tubuh melalui napas, mulut, atau langsung disuntikkan tepat di organ yang dituju. Tenang saja, zat ini tidak berbahaya bagi tubuh karena berada dalam dosis yang sudah ditakar dengan akurat.

Seperti apa prosedur PET scan di rumah sakit?

Sebelum menjalani PET scan, umumnya dokter Anda atau teknisi lab yang bersangkutan akan mewanti-wanti Anda untuk berpuasa makan selama 4 hingga 6 jam sebelum pemindaian tapi harus minum banyak air putih.

Selama prosedur, Anda akan diminta  mengenakan gaun rumah sakit dan diminta untuk melepas semua aksesori atau perhiasan Anda. Lalu suster di rumah sakit akan mengukur tinggi badan, berat badan, dan tekanan darah Anda. Mungkin juga suster akan mengambil darah Anda untuk analisis lemak. Anda lalu akan diminta berbaring di meja scanner.

Kemudian teknisi lab akan menyuntikkan zat radiotracer melalui vena, dihirup lewat mulut dan saluran pernapasan, atau langsung diinjeksi ke organ yang dimaksud. Prosesnya penyerapan zat bisa memakan waktu sekitar 30-90 menit hingga sampai ke bagian yang dituju. Biasanya dalam proses itu, Anda diminta untuk tidak berbicara dan bersantai saja.

Setelah siap, meja scanner tempat Anda berbaring akan bergerak masuk ke dalam sebuah terowongan mesin. Anda tetap diminta untuk diam dan serelaks mungkin. Anda bisa mendengarkan musik sementara menunggu untuk menghilangkan bosan. Selama Anda di dalam mesin, scanner akan memindai tubuh Anda dan mengambil bukti gambar. Proses ini sendiri biasanya memakan waktu sekitar 30 menit.

Anda tidak akan merasa sakit selama menjalani PET scan. Namun jika Anda merasa tidak nyaman berada di ruang tertutup dalam waktu lama, Anda bisa menekan tombol emergency untuk memanggil staf.

Total waktu keseluruhan dari awal hingga PET scan selesai kira-kira selama 2 jam. Setelahnya pun Anda akan diminta minum banyak air putih untuk membilas residu zat radiotracer dari tubuh Anda. Jika ini berhasil, seluruh zat akan hilang dalam waktu 3 sampai 4 jam. Setelah dicetak, Anda akan langusng bisa mengetahui hasilnya dengan bimbingan dokter untuk lebih detailnya.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Endokarditis

Endokarditis adalah infeksi bakteri yang menyerang endokardium, bagian dari organ jantung. Ketahui lebih lanjut gejala, penyebab, dan pengobatannya.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Kesehatan Jantung, Penyakit Jantung Lainnya 30/06/2020 . Waktu baca 11 menit

Apakah Seseorang yang Mengalami Aritmia Jantung Bisa Sembuh?

Aritmia merupakan jenis penyakit kardiovaskuler yang mempengaruhi denyut jantung. Lantas, apakah Aritmia Jantung Bisa Sembuh?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Kesehatan Jantung, Aritmia 24/06/2020 . Waktu baca 5 menit

Obat Herbal untuk Penyakit Jantung Koroner, Aman atau Tidak?

Obat herbal untuk jantung koroner harus dilakukan dengan hati-hati. Apa saja obat herbal untuk penderita jantung koroner dan cara aman mengonsumsinya?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Annisa Hapsari
Kesehatan Jantung, Penyakit Jantung Koroner 22/06/2020 . Waktu baca 6 menit

6 Sumber Stres Utama dalam Pernikahan

Tanpa Anda sadari, pernikahan mungkin menjadi penyebab Anda stres dan tertekan. Ayo cari tahu berbagai sumber stres dalam pernikahan dan cegah dampaknya.

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Hidup Sehat, Psikologi 19/06/2020 . Waktu baca 5 menit

Direkomendasikan untuk Anda

penyebab cantengan; kuku cantengan

Mengapa Kuku Bisa Cantengan dan Bagaimana Mengobatinya?

Ditulis oleh: Ajeng Quamila
Dipublikasikan tanggal: 08/07/2020 . Waktu baca 5 menit
kelainan katup jantung bawaan pada bayi

Mengenal Kelainan Katup Jantung Bawaan dan Cara Mengatasinya

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Ihda Fadila
Dipublikasikan tanggal: 01/07/2020 . Waktu baca 7 menit
menjaga kesehatan anak dengan penyakit jantung bawaan

Panduan Menjaga Kesehatan Anak dengan Penyakit Jantung Bawaan

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Dipublikasikan tanggal: 01/07/2020 . Waktu baca 10 menit
gagal jantung akut

Gagal Jantung Akut, Apa Bedanya dengan Gagal Jantung Kronis?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Annisa Hapsari
Dipublikasikan tanggal: 01/07/2020 . Waktu baca 5 menit