5 Pantangan Penderita Overactive Bladder Agar Tak Terus Bolak-balik ke Toilet

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Dipublikasikan tanggal: 21/09/2019 . 4 menit baca
Bagikan sekarang

Kandung kemih overaktif (overactive bladder/OAB) merupakan gangguan pada kandung kemih yang memicu keinginan tiba-tiba untuk buang air kecil. Selain dengan latihan otot panggul dan obat-obatan, mencermati pantangan tertentu juga penting untuk mengatasi gejala kandung kemih overaktif yang bisa muncul kapan saja.

Ragam pantangan bagi pemilik kandung kemih overaktif

Kandungan nutrisi dalam makanan dan minuman, kebiasaan tertentu, serta pola buang air kecil yang tidak terpantau dapat memperparah gangguan pada kandung kemih.

Berikut adalah beberapa pantangan yang perlu Anda cermati untuk mencegah timbulnya keluhan yang membuat Anda terus bolak-balik ke toilet:

1. Makanan dan minuman yang merangsang produksi urine

Jika Anda memiliki kandung kemih yang overaktif, cobalah membatasi diri untuk tidak makan makanan yang terlalu asam ,seperti nanas, jeruk, lemon, dan sejenisnya. Pola makan seperti ini bisa mengiritasi kandung kemih dan membuatnya menjadi semakin overaktif.

Hindari pula minuman yang bersifat, diuretik seperti alkohol dan kopi. Keduanya dapat merangsang produksi urine dan membuat Anda lebih sering buang air kecil. Sumber cairan terbaik untuk Anda adalah air putih, teh bebas kafein, dan jus buah yang tidak terlalu asam.

minum kopi setiap hari

2. Makanan dan minuman berpemanis buatan

Pantangan yang kerap terlewatkan oleh penderita kandung kemih overaktif adalah pemanis buatan. Padahal, pemanis buatan seperti aspartam, sakarin, dan acesulfame K adalah diuretik yang dapat meningkatkan produksi urine.

Berbagai pemanis buatan ini biasanya terdapat pada soft drink, minuman berenergi, puding, dan tepung kue instan. Cermatlah ketika memilih produk makanan dan minuman. Anda sebaiknya memilih sumber gula yang lebih alami seperti madu, buah, sirup maple, gula tebu, dan gula merah.

3. Makanan pedas

Makan makanan pedas dapat mengiritasi kandung kemih dan memperparah kondisinya yang overaktif. Ini sebabnya Anda perlu berhati-hati sebelum mengonsumsi makanan pedas, baik dalam bentuk makanan utuh, cabai, sambal, saus, salsa, ataupun merica.

Namun, perlu diketahui bahwa semua orang memiliki reaksi berbeda terhadap tiap jenis makanan pedas. Sebelum Anda menghindari makanan pedas sama sekali, coba cari tahu mana makanan pedas yang memicu reaksi kandung kemih dan mana yang tidak.

4. Selalu menuruti keinginan buang air kecil

Pantangan lain yang perlu dicermati oleh penderita kandung kemih overaktif adalah waktu buang air kecil. Alih-alih selalu menuruti keinginan buang air kecil, Anda justru perlu berlatih untuk menundanya.

Jika biasanya Anda buang air kecil setiap 1 jam sekali, coba tingkatkan menjadi 1 jam 15 menit. Setelah terbiasa, tingkatkan kembali menjadi 1 jam 30 menit. Teruslah berlatih sedikit demi sedikit hingga intervalnya mencapai 2-4 jam dan jadikan ini sebagai rutinitas.

Anda mungkin juga perlu memeriksakan diri ke dokter untuk mengetahui perkembangan penyakit Anda.

5. Menunda buang air besar

Jika sebelumnya Anda perlu berlatih menahan buang air kecil, kali ini Anda justru tidak boleh menunda buang air besar. Pasalnya, kebiasaan ini bisa mengakibatkan sembelit sehingga Anda akan lebih sering mengejan ketika buang air besar.

Mengejan terlalu keras dapat mencederai otot dasar panggul. Kerusakan pada otot ini akan memperburuk kesehatan kandung kemih yang sudah rentan. Akhirnya, Anda semakin sulit menahan keinginan buang air kecil.

Kandung kemih yang overaktif dapat menghambat kegiatan sehari-hari. Upaya paling sederhana yang bisa Anda lakukan untuk mengontrol kandung kemih overaktif adalah dengan mencermati pantangan yang ada.

Tidak ada pola makan ataupun kebiasaan khusus yang harus Anda ikuti. Yang terpenting, Anda tetap membatasi konsumsi apa pun yang bersifat diuretik dan berlatih mengendalikan pola buang air kecil.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

5 Penyebab Ingin Buang Air Kecil Terus Menerus (Overactive Bladder)

Merasa ingin kencing terus menerus tentu mengganggu. Apalagi jika sampai tidak tertahankan. Lalu, apa yang menyebabkan kondisi ini terjadi?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Hidup Sehat, Tips Sehat 19/10/2018 . 3 menit baca

ISK, Inkontinensia Urin, dan Kandung Kemih Overaktif: Apa Bedanya?

Kandung kemih overaktif serta infeksi saluran kencing dan inkontinensia urin sama-sama mengacaukan kebiasaan buang air kecil Anda. Ini dia perbedaannya.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Hidup Sehat, Fakta Unik 16/10/2018 . 4 menit baca

Kenapa Saya Mendadak Merasa Ingin Buang Air Kecil? (Bukan Kebelet!)

Mendadak merasa ingin buang air kecil terus, sehingga sibuk bolak-balik ke kamar mandi? Mungkin Anda punya kondisi overactive bladder. Apa penyebabnya?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Hidup Sehat, Tips Sehat 11/10/2018 . 4 menit baca

Apa Penyebab Tekanan di Kandung Kemih dan Bagaimana Mengatasinya?

Tekanan di kandung kemih normal terjadi untuk memberikan sinyal buang air kecil, dan akan hilang setelahnya. Namun, jika ini terus-menerus, ini tidak normal

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Andisa Shabrina
Hidup Sehat, Tips Sehat 08/10/2018 . 3 menit baca

Direkomendasikan untuk Anda

Anak Sering Buang Air Kecil, Mungkinkan Tanda Kandung Kemih Overaktif?

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Dipublikasikan tanggal: 01/10/2019 . 6 menit baca
kesehatan kandung kemih

5 Kunci Penting Menjaga Kandung Kemih Tetap Sehat Pada Wanita

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Adelia Marista Safitri
Dipublikasikan tanggal: 08/02/2019 . 5 menit baca
kebelet pipis terus

Panduan Diet Sehat Bagi Anda yang Sering Kebelet Kencing Tiba-tiba

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Dipublikasikan tanggal: 05/11/2018 . 4 menit baca
dokter urologi

Mulai Usia Ini, Pria Wajib Konsultasi ke Dokter Urologi Secara Berkala

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Adelia Marista Safitri
Dipublikasikan tanggal: 30/10/2018 . 5 menit baca