4 Jenis Obat untuk Menghilangkan Bekas Luka, dari Krim Sampai Antibiotik

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Dipublikasikan tanggal: 20/01/2018 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Bekas luka bisa timbul dari jerawat, luka bakar, atau luka lainnya yang kemudian menyebabkan trauma pada kulit Anda. Untuk menghilangkan bekas luka pada dasarnya butuh waktu yang lama, tergantung dari keparahan luka yang Anda alami itu sendiri. Namun, Anda tidak perlu khawatir. Ada beberapa obat yang membantu menghilangkan bekas luka dan bisa didapat di apotek atau toko obat. 

Krim dan obat untuk menghilangkan bekas luka

Menurut American Academy of Dermatology, luka merupakan kondisi pembentukan jaringan parut pada kulit yang sebenarnya merupakan bagian dari proses penyembuhan kulit itu sendiri. Namun, terkadang ada beberapa bekas luka yang membandel sehingga mengganggu penampilan seseorang. Untuk menghilangkan bekas luka, ada baiknya Anda konsultasikan dulu ke dokter. Dokter akan meresepkan krim, perawatan atau obat minum mana yang cocok sesuai kebutuhan dan tujuan Anda,

1. Tretinoin

Tretinoin atau Retin-A merupakan salah satu krim obat yang dibuat dari vitamin A. Menurut University of Maryland Medical Center, vitamin A dapat membantu menyembuhkan bekas luka dan membantu pertumbuhan kulit baru.

Tretinoin juga sering diresepkan untuk mengatasi keriput, bintik-bintik penuaan, dan yang pasti bekas luka. Tretinoin bisa membantu kulit Anda menghasilkan kolagen, yang mana berperan penting untuk menutup jaringan parut bekas luka. Namun, kembali lagi pada ukuran, kedalaman, dan warna pada bekas luka yang Anda miliki.

Dokter mungkin akan menyarankan untuk krim yang mengandung tretinoin setidaknya dua kali seminggu atau lebih sering. Perlu diperhatikan juga, bahwa tretinoin dapat menyebabkan kulit jadi sensitif terhadap sinar matahari. Untuk itu, disarankan bagi Anda untuk menggunakan krim yang mengandung tretinoin di malam hari sebelum tidur guna mengurangi risiko pada kulit akibat paparan sinar matahari.

2. Maderma

Maderma adalah salah satu merek obat yang disetujui untuk dalam menghilangkan bekas luka oleh American Academy of Dermatology. Maderma ini mengandung PEG-4, lidah buaya, dan ekstrak bawang yang bermanfaat baik untuk kulit. Maderma juga bisa membantu melindungi kulit Anda dari sinar matahari, dengan formulasi dengan SPF 30.

Menurut American Academy of Dermatology, Maderma bisa melindungi kulit Anda secara efektif dari sinar matahari, oleskan ke kulit Anda setidaknya setengah jam sebelum pergi ke luar rumah. Jika Anda berada di luar untuk waktu yang lama atau terlibat dalam aktivitas air, American Academy of Dermatology merekomendasikan untuk mengoleskan kembali obat ini pada bekas luka atau bagian tubuh lainnya setiap dua jam untuk menghilangkan bekas luka secara cepat.

3. Obat yang mengandung hydroquinone

Hydroquinone adalah salah satu zat yang umumnya digunakan untuk memutihkan kulit. Selain itu, hydroquinone juga bisa meringankan munculnya bekas luka. Obat yang mengandung Hydroquinone, biasanya tersedia di apotek atau toko obat dengan takaran sebanyak 2 persen di tiap kemasan dengan merek yang berbeda.

Untuk luka atau kekuatan yang lebih kuat, dokter kulit Anda bisa memberi resep hydroquinone dengan takaran hingga 4 persen. Karena krim ini memiliki efek pencerah kulit, ia juga bisa berfungsi untuk memudarkan bintik-bintik bekas luka dan bintik-bintik penuaan. Saat menggunakan hydroquinone, hindari kontak dengan sinar matahari atau gunakan tabir surya jika beraktivitas di luar ruangan.

Perlu diingat juga, bahwa hydroquinone mengandung sodium metabisulphite, yang dapat menyebabkan reaksi alergi yang parah bagi orang dengan kulit sensitif. Saat memakai hydroquinone, hindari pemakaian produk yang mengandung hidrogen peroksida dan benzoyl peroxide karena dapat bereaksi dan menyebabkan noda gelap di kulit.

4. Obat antibiotik minum

Khusus untuk bekas luka yang disebabkan karena jerawat, mulai dari yang sedang sampai parah, Anda mungkin memerlukan obat antibiotik minum (oral) untuk mengurangi bakteri dan melawan peradangan dari dalam tubuh. Biasanya dokter akan mengobati jerawat dengan memberikan resep adalah tetrasiklin.

Perlu diingat, ketika minum obat antibiotik untuk menghilangkan bekas luka, Anda tidak boleh terus menerus mengonsumsinya dalam jangka panjang. Hal ini bisa menyebabkan tubuh mengalami resistensi atau kebal pada antibiotik.

Antibiotik paling baik digunakan dengan retinoid topikal dan peroksida benzoil. Studi telah menemukan bahwa menggunakan peroksida benzoil topikal bersama dengan antibiotik oral dapat mengurangi risiko pengembangan resistensi antibiotik. Antibiotik dapat menyebabkan efek samping, seperti sakit perut dan pusing. Obat ini juga meningkatkan kulit jadi sensitif pada sinar matahari.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Berbagai Penyebab Penyakit Infeksi Saluran Kencing yang Perlu Anda Ketahui

Anyang-anyangan alias infeksi saluran kencing membuat Anda sering kebelet dan terasa sakit saat buang air kecil. Apa saja penyebab infeksi saluran kencing?

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Novita Joseph
Urologi, Urologi Lainnya 06/08/2020 . Waktu baca 6 menit

Nokturia, Penyebab Sering Buang Air Kecil pada Malam Hari

Nokturia adalah kondisi yang membuat Anda sering kencing pada malam hari. Pelajari gejala, penyebab, dan cara mengatasinya di sini.

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Rizki Pratiwi
Urologi, Kandung Kemih 06/08/2020 . Waktu baca 6 menit

Bagaimana Cara Menjaga Kesehatan Kandung Kemih bagi Pria dan Wanita?

Hati-hati, tidak menjaga kesehatan kandung kemih membuat Anda rentan kena berbagai gangguan sistem kemih seperti infeksi saluran kencing hingga kanker.

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Diah Ayu
Urologi, Kandung Kemih 06/08/2020 . Waktu baca 6 menit

Ginseng Korea: Benarkah Ampuh Atasi Berbagai Masalah Seksual Pria?

Ginseng Korea diyakini bisa mengatasi masalah pria, dari impotensi hingga ejakulasi dini. Tapi apakah manfaat ginseng ini sudah terbukti dan teruji klinis?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Hidup Sehat, Seks & Asmara 05/08/2020 . Waktu baca 4 menit

Direkomendasikan untuk Anda

rileksasi tubuh

5 Cara Sederhana untuk Relaksasi Sehabis Olahraga

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Dipublikasikan tanggal: 07/08/2020 . Waktu baca 4 menit
mengobati infeksi saluran kencing obat cefixime antibiotik

7 Pengobatan Alami Mengobati Infeksi Saluran Kencing

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Rizki Pratiwi
Dipublikasikan tanggal: 07/08/2020 . Waktu baca 8 menit
cara menghilangkan varises dengan skleroterapi

Sering Menggoyang-goyangkan Kaki Saat Tidur? Ini Penyebabnya

Ditulis oleh: Novita Joseph
Dipublikasikan tanggal: 06/08/2020 . Waktu baca 3 menit
sering kencing di malam hari

7 Cara Mengatasi Sering Buang Air Kecil yang Mengganggu

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Adelia Marista Safitri
Dipublikasikan tanggal: 06/08/2020 . Waktu baca 6 menit