6 Cara Ampuh Mengobati Anyang-anyangan di Rumah

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 07/11/2019 . 4 mins read
Bagikan sekarang

Anyang-anyangan adalah rasa tidak nyaman, sakit atau nyeri, hingga rasa panas seperti terbakar yang Anda rasakan setiap kali buang air kecil. Jika dibiarkan tanpa pengobatan yang tepat, kondisi ini bisa mengganggu aktivitas Anda sehari-hari. Kabar baiknya, ada banyak cara mengatasi anyang-anyangan yang bisa Anda coba di rumah. Hal ini termasuk obat anyang-anyangan yang ampuh dan aman untuk digunakan.

Pilihan obat anyang-anyangan yang ampuh

Dalam istilah medis anyang-anyangan disebut dengan disuria. Selain menimbulkan rasa tidak nyaman, kondisi ini juga menyebabkan Anda lebih sering buang air kecil. Beberapa orang bahkan bisa buang air kecil lebih dari dua kali dalam waktu satu jam.

Ada banyak hal yang bisa menyebabkan kondisi ini. Mulai dari infeksi atau iritasi di saluran kemih, hingga penggunaan sabun, parfum, ataupun produk perawatan organ intim lainnya yang tidak cocok.

Tergantung dari penyebab yang mendasarinya, berikut beberapa pilihan obat anyang-anyangan yang ampuh dan aman untuk digunakan:

1. Antibiotik

obat mata sensitif terhadap cahaya

Jika anyang-anyangan yang Anda alami disebabkan karena infeksi seperti uretritis atau vaginitis, maka minum obat antibiotik adalah pilihan terbaik.

Namun, sebelum minum antibiotik sebagai obat anyang-anyangan, pastikan Anda berkonsultasi terlebih dahulu ke dokter. Obat antibiotik harus ditebus dan diminum sesuai dengan resep dokter.

Sembarangan mengonsumsi antibiotik justru dapat menyebabkan resistensi obat yang memperburuk kondisi Anda.

2. Obat antijamur

salep obat bisul

Apabila anyang-anyangan Anda disebabkan karena pertumbuhan jamur yang abnormal di vagina atau saluran kencing, maka Anda harus minum obat antijamur. Sama seperti antibiotik, obat anyang-anyangan jenis ini harus digunakan sesuai dengan resep dokter.

Dokter dapat meresepkan obat antijamur dalam bentuk oral, supositoria, maupun krim yang dioleskan langsung ke vagina. Biasanya untuk obat antijamur yang berbentuk krim dan supositoria bisa didapatkan tanpa harus menggunakan resep dokter.

3. Obat pereda nyeri

Diazoxide adalah

Selain berbagai obat-obatan yang sudah disebutkan di atas, obat pereda nyeri seperti paracetamol dan ibuprofen dapat digunakan sebagai obat anyang-anyangan. Obat analgesik seperti phenazopyridine juga bisa Anda coba untuk membantu mengatasi anyang-anyangan.

Dua jenis obat anyang-anyangan tersebut banyak dijual bebas di apotek tanpa resep dokter, tapi pastikan Anda selalu menggunakan obat sesuai dengan petunjuk pemakaiannya. Jadi, baca dengan teliti petunjuk pemakaian obat yang berada pada kemasan obat tersebut, ya!

Cara mengatasi anyang-anyangan di rumah

Berikut beberapa cara mengatasi anyang-anyangan yang bisa Anda coba di rumah.

1. Berendam dalam air hangat

berendam di bath tub saat hamil

Salah satu cara mengatasi anyang-anyangan yang paling mudah adalah dengan berendam dalam air hangat. Cara mengatasi anyang-anyangan satu ini diyakani bisa membantu mengurangi rasa tidak nyaman di area organ intim Anda.

2. Banyak minum air

minum air putih

Dalam beberapa kasus, anyang-anyangan justru sering membuat penderitanya kesulitan untuk buang air kecil. Bahkan, kondisi ini juga bisa menyebabkan buang air kecil tidak tuntas. Nah, untuk mengatasi hal tersebut, ada bisa perbanyak minum air untuk merangsang Anda buang air kecil.

Selain itu, hindari pula menahan buang air kecil, apalagi dalam waktu yang lama. Sebaiknya, segera ke toilet jika Anda sudah merasakan kebelet untuk buang air kecil.

3. Membersihkan organ intim dengan cara yang benar

kebersihan vagina

Setelah buang air kecil, pastikan Anda selalu membersihkan organ intim dengan cara yang benar, yaitu dari arah depan ke belakang. Hal ini dilakukan untuk mencegah perpindahan bakteri dari anus (belakang) ke saluran kencing (depan). Bagi wanita, hindari melakukan douching atau membersihkan vagina dengan cara menyemprotkan cairan ke dalam vagina.

Jika berbagai cara yang sudah disebutkan di atas tidak juga membuat kondisi Anda membaik, jangan ragu untuk segera berkonsultasi ke dokter urologi. Dokter urologi mungkin akan melakukan serangkaian pemeriksaan fisik maupun laboratorium untuk memastikan diagnosis dan merencanakan pengobatan yang tepat sesuai dengan kondisi Anda.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Daftar Antibiotik yang Ampuh untuk Mengobati Jerawat

Jerawat ternyata bisa disembuhkan dengan antibiotik. Namun, apa saja antibiotik yang biasanya digunakan untuk mengobati jerawat? Lihat daftarnya di sini.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Penyakit Kulit, Jerawat 24/01/2020 . 6 mins read

Cepat-Tanggap Difteri, Ini Langkah Pengobatan Penyakit Difteri yang Tepat

Untuk menghindari komplikasi serius, difteri membutuhkan penanganan medis yang tepat. Seperti apa pengobatan difteri dan obat difteri apa yang efektif?

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Fidhia Kemala
Hidup Sehat, Tips Sehat 18/12/2019 . 7 mins read

4 Obat Herbal yang Efek Sampingnya Meningkatkan Risiko Penyakit Hati

Obat herbal digunakan sebagai alternatif untuk mengobati suatu penyakit. Namun, ada beberapa daftar obat herbal yang bisa meningkatkan penyakit hati.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Hidup Sehat, Fakta Unik 11/10/2019 . 3 mins read

Hati-hati, Sembarang Minum 4 Obat Ini Dapat Merusak Saraf Mata

Setiap obat harus diminum sesuai dosis dan aturan pakainya. Empat jenis obat ini efek sampingnya dapat merusak saraf mata jika digunakan sembarangan.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: dr. Laura Agnestasia Dj.
Hidup Sehat, Fakta Unik 31/08/2019 . 4 mins read

Direkomendasikan untuk Anda

pro kontra antidepresan

Pro dan Kontra Mengonsumsi Obat Antidepresan

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 18/06/2020 . 5 mins read
cara menyimpan obat padat

Jangan Sembarangan, Berikut Cara Menyimpan Obat Padat yang Benar

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Winona Katyusha
Dipublikasikan tanggal: 17/04/2020 . 4 mins read
penyebab resistensi antibiotik

Resistensi Antibiotik: Apa Penyebab dan Bagaimana Cara Mencegahnya?

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Roby Rizki
Dipublikasikan tanggal: 07/04/2020 . 4 mins read
vasodilator

Vasodilator, Obat untuk Memperlebar Pembuluh Darah

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Winona Katyusha
Dipublikasikan tanggal: 16/03/2020 . 4 mins read