Panduan Merawat Orang yang Menderita Tuberkulosis di Rumah

Ditinjau secara medis oleh: | Ditulis oleh:

Dipublikasikan tanggal: 09/02/2020
Bagikan sekarang

Penderita tuberkulosis (TB) diharuskan berada dalam ruangan yang tidak banyak melakukan kontak fisik dengan manusia agar mereka tidak tertular. Namun, jika hal ini terjadi pada keluarga Anda, bagaimana perawatan pasien tuberkulosis di rumah dilakukan?

Simak ulasan di bawah ini untuk mengetahui jawabannya. 

Panduan perawatan penderita Tuberkulosis di rumah

Cycloserine adalah

Tuberkulosis adalah penyakit yang disebabkan oleh bakteri Mycobacterium tuberculosis dan menyerang paru-paru penderitanya. Bahkan, bakteri ini juga dapat memengaruhi organ tubuh lainnya, sehingga cukup berbahaya.

Menurut WHO, para penderita tuberkulosis harus mendapatkan pengobatan yang intensif. Hal ini bertujuan agar penyakit mereka cepat disembuhkan dan tidak menularkannya kepada orang lain. 

Maka itu, diperlukan pengetahuan khusus seputar perawatan penderita tuberkulosis di rumah Anda, seperti:

1. Memastikan pasien tuberkulosis tidak sembarangan keluar ruangan

tata cara menjenguk orang sakit

Salah satu tips perawatan penderita tuberkulosis di rumah adalah memastikan mereka tidak sembarangan keluar ruangan isolasi. 

Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, hal ini bertujuan untuk mengurangi risiko penularan penyakit kepada orang-orang di sekitarnya. Selain itu, Anda juga perlu memperingatkan orang yang ingin menjenguk pasien untuk menggunakan masker selama berada di ruangan tersebut. 

Bahkan, tidak memperbolehkan anak kecil ikut menjenguk pun juga harus dilakukan. Dengan begitu, setidaknya Anda dapat mencegah penyebaran virus yang dapat terjadi pada siapa saja dan kapan saja. 

2. Mengingatkan mereka untuk minum obat

Kotak obat agar tidak lupa aturan minum obat TBC

Selain memastikan tidak ada yang keluar masuk ruangan isolasi sembarangan, perawatan pasien tuberkulosis di rumah dapat dilakukan dengan mengingatkan mereka untuk rutin minum obat.

Hal ini dikarenakan ketika obat tuberkulosis tidak dikonsumsi dengan benar, resistensi terhadap obat tersebut dapat berkembang. Maka itu, sebagai anggota keluarga yang baik, Anda perlu mengingatkan dan memastikan mereka minum obat sesuai jadwal yang sudah ditentukan

Mungkin Anda dapat membuat jadwal di kalender atau mengatur alarm di ponsel untuk mengingatkan diri sendiri dan penderita tuberkulosis. Dengan begitu, mereka mungkin tidak akan melewatkan sesi minum obat yang sangat berperan penting dalam proses penyembuhan. 

Selain itu, Anda juga perlu mengingatkan pasien agar tidak lupa untuk menghadiri sesi konsultasi rutin dengan dokter sesuai yang sudah dijadwalkan. 

3. Mendengarkan keluh kesah 

mendampingi pasangan sakit keras

Bagian dari perawatan pasien tuberkulosis di rumah lainnya ternyata memerlukan kesabaran yang cukup tinggi karena Anda mungkin akan sering mendengarkan keluh kesah mereka. 

Selama proses penyembuhan yang mungkin berlangsung selama 6-8 bulan ini, akan ada saatnya pasien merasa lelah dan ingin berhenti menjalankan pengobatan

Misalnya, suami Anda baru saja didiagnosis menderita tuberkulosis dan terkadang merasa sangat khawatir tentang hasil tersebut. Penyakit ini sering menimbulkan perasaan ditolak dan diisolasi, sehingga penting bagi Anda untuk membantunya memahami kondisi dan perawatannya sejak awal. 

Hubungan yang baik dapat dibangun dengan mendengarkan keluh kesah suami Anda. Pada awal pengobatan Anda mungkin dapat menjabarkan tentang kondisinya, pengobatan apa yang perlu dilakukan, dan apa saja yang akan berubah. 

Biasanya, hal tersebut dapat mendorong pasien untuk lebih bersemangat berkonsultasi dnegan dokter dan mengonsumsi obat-obatan. 

Menghabiskan waktu dengan pasien tuberkulosis sejak awal setidaknya dapat mengurangi risiko ketidakinginan mereka untuk menjalani pengobatan

Jika Anda merasa kewalahan, perawatan anggota keluarga yang menjadi pasien TB di rumah dapat dilakukan dengan bantuan dari orang lain. Dengan begitu, Anda bisa mendampingi dan mendukung mereka dengan baik.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Jangan Sampai Pengobatan Gagal, Ini 4 Tips Taat Aturan Minum Obat TBC

Jika tak mematuhi aturan minum obat TBC dengan benar, penderita bisa mengalami efek samping yang lebih merugikan. Ikuti tips ini agar tidak lupa!

Ditulis oleh: Fidhia Kemala

TBC Bisa Menular Melalui Aktivitas Seks, Tidak, Ya?

Penyakit TBC bisa ditularkan melalui udara. Namun, apakah TBC juga bisa menular melalui aktivitas seks? Temukan jawabannya dalam artikel berikut.

Ditinjau secara medis oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Annisa Hapsari

Cara Mendampingi Pasangan Saat Gangguan Mentalnya Kambuh

Mendampingi pasangan yang menderita gangguan mental tidaklah mudah, terutama ketika kondisinya kambuh. Inilah beberapa langkah yang dapat Anda ambil.

Ditinjau secara medis oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Diah Ayu

Kenali Perbedaan Penyakit TBC Pada Anak dan Orang Dewasa

Penyakit tuberkulosis (TBC) pada anak sedikit berbeda dengan TBC pada orang dewasa dalam beberapa aspek. Lantas, apa saja perbedaan tersebut?

Ditinjau secara medis oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Diah Ayu

Direkomendasikan untuk Anda

olahraga untuk pasien tuberkulosis

Pilihan Olahraga yang Aman untuk Pasien TBC

Ditinjau secara medis oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Winona Katyusha
Dipublikasikan tanggal: 24/04/2020
pantangan makanan bagi TBC

Kenali Pola Makan Sehat dan Pantangan Makanan Penderita TBC

Ditinjau secara medis oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Ihda Fadila
Dipublikasikan tanggal: 04/04/2020
mencegah tbc

Tips Sederhana Terhindar dari Penyebaran dan Penularan TBC

Ditinjau secara medis oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Roby Rizki
Dipublikasikan tanggal: 24/03/2020
mencegah tbc kambuh

Penyakit TBC Bisa Kambuh, Ini Ciri-Ciri, Penyebab, dan Cara Mencegahnya

Ditinjau secara medis oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Diah Ayu
Dipublikasikan tanggal: 04/01/2020